Tampilkan postingan dengan label airport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label airport. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Oktober 2019

[TRAVELLING] 5D4N , Jakarta - Yogya - Surabaya - Jakarta.


Halo semua, apa kabar ? Saya harap kalian selalu dalam keadaan sehat dan baik, amin... :)

Selamat datang di tulisan (read: bacotan) saya kali ini dan dari judulnya pasti kalian sudah bisa menebak ? Yup, tulisan ini adalah tentang trip report saya yang sudah saya laksanakan beberapa waktu lalu.

Well, tanpa berbasa-basi lagi, ini dia perjalanan saya, selamat membaca :).


DAY 1.
Soo..ditulisan ini saya akan bercerita tentang trip saya dibulan Agustus 2019 selama 5 hari yang dimulai dari Jakarta menuju Yogyakarta lalu bergeser ke Surabaya dan kembali lagi ke Jakarta. Di hari keberangkatan, saya memilih menggunakan moda Kereta Api sebagai transportasi saya memulai perjalanan kali ini.

Dimulai dari stasiun Gambir, saya memilih memakai KA TAKSAKA PAGI yang berangkat sekitar jam setengah 9 pagi. Dikarenakan saya berangkat hari sabtu, gerbong yang saya tumpangi saat itu full seat alias penuh, mantull... hehehe...




Perjalanan menuju Yogyakarta menggunakan kereta api akan memakan waktu 8 jam, cukup lama memang. Kelas yang saya ambil adalah kelas eksekutif yang memiliki kursi reclining, foot rest jadi lumayanlah tidak terlalu pegal badan ini karena kelamaan duduk, hehehe..

Untuk harga tiketnya sendiri saya tebus di kisaran Rp.400 ribu per orang sekali jalan. Syukurnya saya pesan via online travel agent dan mendapatkan potongan sekitar 50 ribu, jadi sedikit lebih murah deh, hehehe..

Selama di perjalanan tidak banyak yang bisa saya lakukan selain nongkrong di gerbong restoran, minum kopi susu sembari menikmati pemandangan yang tersaji dari jendela kereta, ahh...sempurna! :). Saya juga sempat merekam perjalanan saya saat kereta mulai sampai di stasiun Cirebon, berikut ini videonya :

Memasuki Stasiun Cirebon.

Selama di perjalanan menuju Yogyakarta kegiatan saya hanya makan, tidur, dengerin lagu, ngemil, tidur lagi, gitu aja terus sampai bosen, hahaha.. Saya sampai di Yogya sekitar jam setengah 6 sore, mundur 1 jam dari jadwal seharusnya dikarenakan sempat tertahan di beberapa stasiun di daerah jawa tengah. 

Setelah keluar stasiun, saya pun langsung naik taksi reguler untuk menuju hotel yang sudah saya booking jauh hari sebelumnya dan dapat diskon dong dari online travel agentnya, lumayan gaes, hahaha..

Selama 3 hari di Yogya, saya memilih Hotel Amaris di daerah Sagan, Yogya sebagai tempat menginap saya. Untuk harga per malam hotel Amaris saya dapat dengan harga yang terjangkau karena saya mendapatkan potongan harga dari online travel agent tempat saya booking hotel, dari harga normal sekitar 368 ribuan (include breakfast) setelah potongan hanya menjadi sekitar 306 ribuan per malam, cukup murah :).

Alasan saya memilih hotel ini adalah karena letaknya mudah dicapai dari Stasiun Tugu, tidak terlalu jauh jaraknya, dan di sekeliling hotel ini tuh banyak banget restoran yang menjual makanan khas Yogya seperti Gudeg, Magelangan, Bakmi Jawa dan lain-lain. For your information, setiap saya travelling saya selalu menginap di hotel yang disekitarnya banyak penjual makanan lokal sehingga bisa sekalian wisata kuliner, hehehe...

Sesampainya di hotel, gak pakai lama saya langsung mengurus proses check-in dan langsung masuk ke kamar kamu ehh maksudnya kamar saya, hehehe.. Kamarnya bersih, tidak berbau, toiletnya juga bersih dan tidak berbau, kasurnya rapi, bagus pokoknya :)






Setelah membersihkan diri, saya pun keluar hotel dikarenakan naga di perut saya sudah demo minta makan, hahaha.. Dan sekitar 100 meter dari hotel itu ada restoran yang menjual gudeg bernama Gudeg Rahayu, jadinya tanpa pikir 2x saya langsung masuk dan memesan 1 porsi Gudeg komplit (Lupa harganya berapaan, hehehe..). Laper cuy, hahaha....

Paket Gudeg Ati Ampela.


Perut kenyang, waktunya kembali ke hotel untuk istirahat. Lumayan berasa pegal badan ini setelah menempuh perjalanan lama, hehehe...


DAY 2.
Hari ke 2 saya di Yogya diisi dengan kegiatan pesta pernikahan. Bukan, bukan saya yang menikah, saya belum menikah, mohon doanya saja yaa gaes biar saya bisa cepat menikah, amiinn..( Loh kok malah curhat ?? Hahaha..) Saya berkunjung ke Yogya untuk menghadiri pesta pernikahan salah 1 saudara saya.

Oh iya, di hari ke 2 ini, saya menggunakan mobil sebagai alat transportasi yang saya sewa dari sebuah tour n travel di kota Yogya. Saya menggunakan jasa rental mobil dari Nagan Tour, yang menurut saya pelayanan yang diberikan sangat baik dan memuaskan, dan saya akan memakai jasa Nagan Tour kembali jika saya travelling di Yogya lagi :). Untuk harga sewa mobilnya sendiri, saya bayar seharga Rp. 450 ribu per 12 jam, harga itu sudah termasuk Mobil, Driver dan BBM. Terima kasih Nagan tour untuk rental mobilnya :).

Dikarenakan resepsinya itu siang hari sekitar jam 11, maka di pagi hari saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta adalah istana resmi dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan juga tempat tinggal sultan. Sebuah komplek istana yang setahu saya didirikan mulai tahun 1755. Dibawah ini beberapa foto saat saya berkunjung ke Keraton Yogyakarta:










Video Slide Show Saya di Keraton Yogyakarta.


Setelah sekitar 2 jam berkeliling di area istana Keraton Yogyakarta, saya pun segera meluncur ke venue pernikahan saudara saya, tidak banyak kegiatan yang saya lakukan di tempat pesta selain mencicipi makanan yang sudah disediakan sembari mengobrol bersama dengan saudara-saudara saya yang lain.

Setelah selesai pesta, saya pun kembali ke hotel untuk ganti pakaian dan melanjutkan kembali jalan-jalan saya. Saat di venue pesta, saya sudah buat janji dengan sepupu saya untuk mengunjungi Candi Prambanan. Dan setelah saya siap, saya pun menyusul ke hotel tempat sepupu saya menginap dan kami pun konvoi menuju Candi Prambanan. Selama di perjalanan arus lalu lintasnya tidak terlalu padat sehingga dalam waktu kurang dari 90 menit kami sudah sampai di Candi Prambanan.

Candi Prambanan sepengetahuan saya adalah sebuah kompleks candi agama Hindu yang dibangun pada abad ke 9 atau ke 10 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk 3 dewa utama Hindu (Trimurti) yaitu Brahma (Dewa Pencipta), Wishnu (Dewa Pemelihara) dan Siwa sebagai Dewa Pemusnah.

Komplek candi ini terletak di Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi Siwa adalah candi tertinggi yang ada di dalam kompleks Candi Prambanan dengan tinggi sekitar 47 meter. Dan berikut ini beberapa foto yang saya ambil selama mengunjungi Candi Prambanan:











Video Slide Show Saya Sewaktu Di Candi Prambanan.

Dan setelah puas mengelilingi kompleks candi Prambanan, saya dan sepupu kembali ke hotel masing-masing. Saat dalam perjalanan kembali menuju hotel, perut saya sudah tidak dapat diajak negosiasi lagi, mulai lapar, hahaha... Setelah mendapat rekomendasi dari bapak pengemudi, saya pun menepi di sebuah restoran yang letaknya dekat dengan Bandara Adi Sucipto Yogya, sebuah restoran bernama "Lombok Idjo". 

Dalam skala 1 sampai 10, maka saya akan kasih nilai 8 untuk rasa makanan di restoran Lombok Idjo, dan nilai 8.5 untuk harganya (fyi, harganya sangat terjangkau). Sayangnya saya tidak sempat mengambil gambar makanan yang saya pesan dikarenakan saya sudah lapar banget, hahaha..! Jujur, kalau lagi laper tuh bikin saya susah fokus, hahahaa...


DAY 3.
Di hari ke 3, setelah saya sarapan di hotel (oh iya, sarapannya hotel Amaris menurut lidah saya cukup enak :) mantab! ) saya siap-siap untuk check out. Enggak, saya enggak kembali ke Jakarta melainkan melanjutkan trip saya sampai ke timur pulau Jawa tepatnya kota Surabaya di Jawa Timur. Agar bisa sampai ke Surabaya, saya (kembali) menggunakan Kereta Api sebagai transportasi saya dari Yogyakarta menuju Surabaya.
KA yang saya pakai adalah KA LOGAWA kelas ekonomi, dengan rute Stasiun Lempuyangan (Yogya) - Stasiun Gubeng (Surabaya). Perjalanan dari Yogya menuju Surabaya akan ditempuh selama 6 jam menggunakan kereta api. Untuk harga tiket KA LOGAWA saya bayar sebesar Rp.70 ribu per orang sekali jalan. Kereta berangkat pada pukul 9 pagi dari Yogya dan dijadwalkan tiba di Surabaya pada pukul 15.00. 

Berbeda dengan kelas eksekutif KA TAKSAKA yang saya gunakan dari Jakarta menuju Yogya, KA Logawa ini punya konfigurasi kursi yang berhadap-hadapan dengan penumpang lain, 1 baris kursi diisi 2-3 penumpang dan kursinya fix alias tidak bisa reclining dan posisi sandarannya tegak. Syukurnya perjalanan menuju Surabaya tidak memakan waktu terlalu lama, sehingga tidak masalah bagi saya duduk tegak dan kaki ditekuk.

Tepat pukul 15.00 kereta yang saya tumpangi tiba ke Stasiun Gubeng, Surabaya. Welcome to Surabaya. :) Setelah keluar stasiun saya kembali memakai taksi reguler menuju hotel tempat saya akan menginap selama di Surabaya. Hotel ini juga saya booking jauh hari sebelumnya, saya pesan bersamaan waktunya dengan hotel yang di Jogja. Nama Hotel yang saya pesan di Surabaya adalah G Suites Hotel Surabaya By AMITHYA, jln. Raya Gubeng Surabaya.

Sampai hotel, check-in dan langsung masuk kamar buat bersih-bersih. Kamar yang saya dapat itu bersih, tidak berbau dan toiletnya juga bersih. Saya suka menginap di hotel ini karena letaknya strategis dan bersebelahan dengan sebuah food court, ahh..tidak susah buat beli makanan kalau lagi laper, hahaha... 

Harga per malam di G Suites Hotel menurut saya terjangkau, karena saya masih dapat potongan harga dari online travel agent saat memesan kamar hotel ini, hehehe.. Dari harga normal sekitar 280 ribuan per malam (room only, exclude breakfast) setelah potongan harganya menjadi hanya sekitar 230 ribuan per malam, cukup murah :).
Berikut ini penampakan kamar yang saya tempati selama berada di Surabaya:



Setelah bersih-bersih, saya pun keluar hotel untuk membeli makan malam. Seperti yang saya bilang di awal, hotel ini berdekatan dengan sebuah food court, bersebrangan juga dengan mini market. Inilah alasan saya pilih hotel ini dikarenakan sekelilingnya dekat dengan mini market, food court, tempat ngopi.


DAY 4.
Hari ini judulnya adalah explore Surabaya, hahaha... Iya, karena list tempat yang mau saya kunjungi tuh banyak. Di hari ini saya mau mengunjungi beberapa tempat seperti Tugu Pahlawan, Patung Soekarno Hatta, ambil gambar Hotel Majapahit atau yang dulunya bernama Hotel Yamato (Hotel yang menjadi saksi sejarah perobekan bendera Belanda pada 19 September 1945), Monumen Suro dan Boyo, Monumen Kapal Selam dan terakhir Toko Oleh-oleh.

Sebenarnya ada banyak lagi tempat yang ingin saya kunjungi di Surabaya namun karena keterbatasan waktu yang saya punya, saya sortir jadi hanya beberapa tempat yang saya sebutkan diatas tadi. Mungkin next time kalau ke Surabaya dan waktunya bisa lebih lama lagi, saya akan menyebrang ke Madura lewat jembatan Suramadu yang terkenal itu,hehehe...

Terima kasih juga saya ucapkan pada Bapak driver taksi Blue Bird yang sudah mengantarkan saya mengunjungi semua tempat di atas. Bapaknya ramah, tahu banyak jalan-jalan kecil menuju tempat-tempat wisata, membantu saya untuk foto-foto juga, hahaha.. Semoga bapak sehat selalu, murah rejeki, banyak dapat penumpang, amiin... :)


Berikut ini beberapa foto yang saya ambil sewaktu keliling-keliling Surabaya: 
TUGU PAHLAWAN

BALAI KOTA SURABAYA
SALAH 1 BANGUNAN PENINGGALAN BELANDA.

HOTEL MAJAPAHIT (Dulunya HOTEL YAMATO) 
PATUNG SOEKARNO HATTA 

PATUNG SURO DAN BOYO

SUROBOYO BUS. (Kalau mau naik bus ini bayarnya pakai sampah plastik).

MUSEUM SURABAYA (DULUNYA ADALAH MALL PERTAMA DI SURABAYA), "SIOLA". DIBANGUN PADA TAHUN 1877.

MONUMEN KAPAL SELAM.


Setelah seharian keliling ke berbagai spot wisata di kota Surabaya, perjalanan saya hari ke 4 ini pun diakhiri dengan membeli oleh-oleh di toko pusat oleh-oleh bernama "BHEK PUTRA". Di toko ini tersedia beragam jenis oleh-oleh Surabaya, lengkap! Buat yang ingin tahu lokasi toko oleh-oleh ini, dibawah ini titik lokasi toko oleh-oleh BHEK PUTRA di Google Maps:


Setelah membeli beberapa jenis oleh-oleh, saya pun minta diantar kembali ke hotel dikarenakan hari juga sudah sore plus capek juga keliling 1 harian, hehehe.. Malam harinya saya hanya makan di food court yang letaknya bersebelahan dengan hotel saya.


DAY 5.
Hari ini hari terakhir saya di Surabaya, karena saya harus kembali ke Jakarta. Kalau kalian pikir saya akan naik kereta api lagi, kalian salah besar,hehehe.. Karena untuk perjalanan kembali ke Jakarta, saya memilih moda transportasi udara alias pesawat terbang,hehehe.. Setelah menimbang dari segi harga tiket, akhirnya saya memutuskan untuk naik pesawat Air Asia untuk kembali ke jakarta.

Pada pagi hari setelah saya check out dari hotel, langsung meluncur ke Bandara Juanda untuk mengejar pesawat saya yang dijadwalkan take off 8.30 WIB pagi. Tiket Air Asia Surabaya - Jakarta saya bayar dengan harga kisaran Rp. 680 ribuan per orang sekali jalan. Perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta menggunakan pesawat akan menempuh waktu 1 jam 30 menit. Sekitar pukul 7 pagi kurang sedikit saya sudah berada di bandara Juanda.

Sebenarnya jika saya tidak ada bagasi, saya bisa check-in via web/apps atau on the spot di mesin self check-in. Berhubung saya ada bagasi (banyak bagasinya, hahaha...), maka saya tetap harus check-in di counternya Air Asia, syukurnya proses check-in tidak memakan waktu lama, sehingga saya masih bisa santai di ruang tunggu, hahaha...

Dan puji Tuhan, penerbangan saya hari ini berjalan lancar tanpa hambatan apa pun, sehingga pada pukul 10.00 WIB saya landing di Jakarta dengan selamat :). Well, dengan berakhirnya penerbangan saya juga menandakan berakhirnya jalan-jalan saya selama 5 hari ini, saatnya kembali ke dunia nyata, hahahaha.. Liburan usai, tagihan mengintai, hahahaha...

Terima kasih buat kalian yang sudah meluangkan waktu membaca tulisan (read: bacotan) saya ini sampai selesai. Saya doakan semoga kalian bisa liburan ke tempat yang memang kalian idam-idamkan yah, amiiiiinn... :) Sampai berjumpa lagi di tulisan (read: bacotan) saya berikutnya ya gaes, stay healthy, stay happy, jangan lupa liburan, heheheh... bye bye.... :)






Created By: Penulis Imajinasi.






Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.

Senin, 30 Januari 2017

[TRAVELLING] Explore Ho Chi Minh, Vietnam.

Hai Hai semuanya..


Apa kabarnya semua nih? wah..semoga semuanya selalu dalam keadaan baik dan sehat selalu yaa.. 
Fiuhh..setelah sekian lama tidak menulis yah sejak tulisan saya terakhir tentang trip saya ke Lampung bersama pacar saya, akhirnya saya kembali lagi ke hobby saya yang 1 ini, yakni menanam padi! 
*ehh??*  *loh kok??* hahahaa... :D

Have a seat and enjoy the story yaa....! :)


Dalam postingan kali ini, saya akan sharing tentang trip saya bersama kantor tempat saya bekerja. Sudah menjadi kebiasaan memang setiap akhir tahun kantor dimana saya bekerja mengadakan Gathering / Outing dengan seluruh karyawan. Daaaaannn.. untuk tahun 2016 ini, kantor saya mengajak seluruh karyawan Outing ke kota Ho Chi Minh, di negara Vietnam.

DAY 1.
Perjalanan dimulai pada tanggal 16 Desember 2016 dengan kantor sebagai meeting pointnya, saya dan seluruh tim kantor berangkat menuju Bandara Soekarno Hatta pada pagi hari, dikarenakan harus mengejar pesawat yang akan terbang pada pukul 9.15 pagi. 
Maskapai Jet Star Airways dipilih oleh kantor untuk membawa saya dan rombongan menuju kota Ho Chi Minh. Namun sebelum sampai ke Ho Chi Minh, saya dan tim harus singgah terlebih dahulu di Singapore untuk transit dan melanjutkan kembali penerbangan ke Ho Chi Minh (Jakarta - Singapore - Ho Chi Minh).

Sekitar 1 setengah jam terbang dari Jakarta, saya tiba di Singapore dan transit selama kurang lebih 2 jam sebelum melanjutkan perjalanan ke Ho Chi Minh. Diperlukan waktu 2 jam penerbangan dari Singapore menuju Ho Chi Minh, sehingga total waktu yang saya tempuh adalah kurang lebih 6 jam dari Jakarta menuju Ho Chi Minh.

Saya dan tim tiba di Ho Chi Minh sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Setelah semua rombongan selesai melalui proses imigrasi, rombongan pun melanjutkan perjalanan menuju Hotel Pullman yang letaknya persis di tengah kota Ho Chi Minh. Saya dan rombongan akan menginap di hotel ini selama berada di Ho Chi Minh. 

Oh iya, for your information, saya tidak membutuhkan Visa untuk dapat masuk ke Vietnam (Mungkin bagi pemegang passport Indonesia tidak membutuhkan Visa agar dapat masuk ke Vietnam). Well, ini kabar baik bagi kalian yang mau jalan-jalan ke Vietnam, lumayanlah tidak perlu urus Visa sebelum berangkat plus hemat juga kan, budget buat bayar Visa bisa dipakai untuk kulineran atau jalan-jalan di Ho Chi Minh,hehehe..

Kondisi jalanan di Ho Chi Minh ternyata sangat padat, ya boleh dibilang seimbanglah dengan Jakarta dan kebetulan pula pada saat itu adalah jam-jamnya orang pulang kantor. Nampaknya sih jumlah motor di ke 2 kota (Ho Chi Minh & Jakarta) seimbang kali yah, sama-sama buanyaaaaakk banget,hehehe....belum lagi jumlah mobilnya yang yah begitu deh, ruamenyaaa pooll..hehehehe.. 

Selama ini saya pikir jalanan Jakarta sudah cukup padat namun Ho Chi Minh ternyata lebih padat lagi dan umh.. sedikit beringas! (kalau saya boleh memakai kata ini yah! hahaha... :P :D ) but any way, Ho Chi Minh di malam hari cukup indah dengan lampu-lampu yang menghiasi gedung dan taman-tamannya,sebuah kota dengan arsitektur bergaya klasik yang indah.

Sebuah pengalaman berharga bisa travelling ke negara lain, dan berhubung ini merupakan suatu kesempatan langka bagi saya, tentu saja saya tidak lupa untuk mengabadikan indahnya Ho Chi Minh dalam photo,hehehe... Tidak ada aktifitas apapun pada hari pertama saya dan tim tiba, saya dan rombongan hanya makan malam di sebuah jalan yang bisa disebut "Backpacker Street".


DAY 2.
Pada Hari ke 2 ini, saya dan rombongan mengunjungi sebuah tempat atau pasar lebih tepatnya yang bernama Ben Thanh Market, yang merupakan tempat untuk mencari oleh-oleh di kota Ho Chi Minh.
Pasar ini boleh di bilang buka 24 jam dikarenakan para penjualnya jika malam hari menjajakan barang dagangannya di jalan sekitar gedung pasar. 

Jika ingin mencari segala oleh-oleh berbau Ho Chi Minh dapat ditemukan di tempat ini, mulai dari kaos, topi, gantungan kunci, kain khas Vietnam dan lain sebagainya. Harga yang di tawarkan pun termasuk murah di pasar ini dan uniknya beberapa penjual dapat berbahasa Melayu/Indonesia :) 
Setelah puas belanja,malam harinya saya dan rombongan kembali ke jalan "Backpacker Street" untuk makan malam dan bersantai di bar-bar yang memang banyak terdapat di area ini.


DAY 3.
Pada hari ke 3, saya tidak ikut rombongan kantor yang pagi-pagi sekali sudah berangkat mengikuti open trip salah 1 agen travel lokal di Ho Chi Minh (susah bangun tidurnya, kasur hotelnya bakalan ngambek kalau saya buru-buru bangun! hahaha.. :D :P). Dikarenakan saya tidak ikut rombongan, akhirnya saya membuat trip saya sendiri yaitu dengan melakukan City Tour keliling Ho Chi Minh seorang diri.

Pada awalnya sih sempat ragu yah mau jalan sendirian, karena ini baru pertama kalinya saya jalan sendirian di kota orang ehh di negara orang maksudnya,hahaha.. :D Hal yang membuat saya ragu adalah masalah bahasa, karena tidak semua orang lokal di Ho Chi Minh dapat berbahasa Inggris. Tapiiii...yang namanya pria itu harus berani bukan?? Jadilah saya beranikan diri untuk jalan sendiri keliling kota Ho Chi Minh,hehehe.. Antara penasaran sama ragu jadi satu deh.. :D

Saya mengunjungi beberapa tempat yang memang dijadikan spot wisata di kota Ho Chi Minh, seperti City Hall/Ho Chi Minh Statue, Ho Chi Minh Independence Palace, Saigon Opera House, Saigon Central Post Office, Notre-Dame Cathedral Basilica of Saigon, Saigon Centre, Vincom Centre. 

Setelah puas keliling sendirian, saya beserta teman dan juga bos saya yang tidak ikut open trip makan malam di sebuah Restoran Barbeque yang bernama "5ku Station". Konsep restoran ini adalah kita memasak sendiri makanan kita dan di restoran ini menyediakan beragam menu mulai dari Seafood, Beef sampai menu tidak halal seperti Pork. 

Oh Iya, yang menariknya lagi, di restoran ini jangan harap bisa menemukan kompor listrik sebagai alat memasak seperti kebanyakan restoran dengan konsep yang sama. Di restoran ini hanya disediakan arang untuk memasak makanan yang kita pesan so siap-siap bakalan bau asap yah badannya, hihihihi.. :D :P Umh..menurut kabar burung sih (gak tau burungnya siapa! hehe..) tempat ini cukup populer dikalangan turis yang berkunjung ke Ho Chi Minh.

Setelah puas barbeque-an dengan ditemani bir, saya beserta rombongan kembali mengunjungi spot-spot wisata yang sebenarnya sih sama saja dengan yang saya kunjungi pada siang harinya namun kali ini lebih cantik dikarenakan warna-warni dari lampu yang memang sengaja dipasang untuk mempercantik bangunannya. Setelah Puas foto-foto kita pun kembali ke Jalan "Backpacker Street" untuk menghabiskan malam terakhir di Ho Chi Minh sebelum besok kembali ke Jakarta pada sore harinya.


DAY 4.
Bangun pagi-pagi dan setelah sarapan selesai, saya pun packing barang-barang saya dikarenakan hari ini saya dan rombongan check out dari hotel. Sebelum check out, saya beserta bos saya menyempatkan diri untuk main di kasino hotel yang letaknya di basement hotel Pullman. Well, nampaknya dewi Fortuna sedang berpihak sama saya sehingga saya menang sewaktu bermain di kasino,hehehe.. :D

Tidak banyak kegiatan yang di lakukan di hari ini selain check out hotel, pergi ke bandara dan terbang kembali menuju Singapore sebelum akhirnya tiba di tujuan akhir yaitu Jakarta. Sebuah pengalaman berharga dan unik bisa mengunjungi sebuah negara yang indah dan cantik (buat yang jomblo happy deh datang ke Ho Chi Minh, wanita-wanitanya cantik loh.. hahaha.. :D :P).


Biar bacanya lebih menghayati, cek foto-fotonya dibawah ini yah..thank you..hehehe.. :)




Kondisi Jalanan di Kota Ho Chi Minh


Pullman Hotel.


Tempat Nongkrong Selama Di Ho Chi Minh! :D


Belanja Oleh-olehnya kakaa...boleh kaka.. :D


Oleh-Oleh Yang Saya Bawa Dari Ho Chi Minh.




Spot Menarik Di Ho Chi Minh.


Selfie dulu... Ini waktu City Tour sendirian.


Pho (Vietnamese Noodle), Sapporo Beer.


Ho Chi Minh Di Malam Hari.

Let's Play!


Terimakasih saya ucapkan kepada kantor saya atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk dapat mengunjungi Ho Chi Minh. 
Semoga Outing 2017 bisa mengunjungi negara lainnya, amin... :).





Created By: Penulis Imajinasi.




Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terimakasih.




Sabtu, 17 September 2016

[TRAVELLING] Short Holiday @Bandar Lampung.


Hai Hai.. Halooo semuaanyaa..
Apa kabar semuanya? 
Semoga semuanya dalam keadaan baik dan sehat selalu ya...

Di coretan saya kali ini saya akan sedikit sharing tentang pengalaman saya dan juga pacar saya saat kita travelling (sstt.. this is our 1st trip loch..hehehe *cuma info* *gak penting* *tapi tetap harus dibaca*  hahahahaa..) saat libur Idul Adha yang baru beberapa hari berlalu..

Setelah melalui diskusi yang alot (read: saking banyaknya destinasi yang mau didatangin akhirnya kita sampe bingung memutuskan mau kemana... :p ) terpilih lah kota Bandar Lampung sebagai destinasi kita di long weekend kali ini.. (by the way busway sih tadinya pengen ke Surabaya namun gagal karena 1 hal dan lainnya (cie cie bahasanya..) hahaha...


Kenapa kita akhirnya memilih Lampung sebagai destinasi kita pada long weekend kali ini dikarenakan jarak dari Jakarta yang tidak terlalu jauh, hanya butuh 30 menit naik pesawat dan kamu sudah sampai di kota Lampung plus juga harga tiket pesawat yang tidak terlalu mahal (bila dibandingkan dengan kota lainnya)
Selain itu dikarenakan kita juga belum pernah menginjakkan kaki di propinsi Bandar Lampung, jadi yaa sekalian jalan-jalan sekalian explore tempat baru gituuu,hehehehe... :D


DAY 1

Daaaannn... akhirnya pemirsahh.. setelah beli tiket dan booking hotel melalui salah 1 aplikasi travel online, ditentukanlah keberangkatan kita pada tanggal 10 Sept 16 sore hari.. Kenapa sore?? simple! karena harga tiketnya lebih murah, hahahaa...

Dengan cukup membayar 665ribuan/orang, kami sudah mendapatkan tiket PP Jakarta-Lampung, perginya dengan NAM Air dan pulangnya memakai Sriwijaya Air.

Meting point yang kita sepakati adalah terminal 2F Bandara Soetta, karena di terminal inilah pesawat yang akan membawa kita ke Lampung, parkir, hehehe...

Saya memilih menggunakan Bus Damri tujuan Bandara untuk meluncur menuju 2F,  (bus bandara ini tersedia di semua terminal bus di Jakarta maupun kota sekitar jakarta loh).. Hanya bayar 40ribu saja, saya sudah sampai di bandara,hehehe..




Tiket bus Bandara. 

Dengan menggunakan armada pesawat dari maskapai NAM AIR, pada pukul 17.00 kami pun bertolak menuju Lampung dan penerbangan ini adalah penerbangan tersingkat yang kami pernah rasakan, hanya 30 menit mengudara dan kami pun mendarat di Bandara Radin Inten II, Bandar Lampung. 


Foto sebelum terbang dan saat sedang di udara.


Sesaat setelah mendarat, poto dulu baru cuzz keluar bandara :p


Setelah mendarat, kami pun segera keluar bandara dan mencari driver dari rental yang sebelumnya telah kami minta untuk menjemput di bandara.


By the way, sekedar info aja gaes, Bandara di Lampung itu tidak berada di pusat kota Lampung, tetapi berada di Branti Raya, Lampung Selatan (kurang lebih 30-45menit dari pusat kota Lampung). 
Inilah perusahaan rental mobil yang kami sewa untuk antar-jemput bandara plus juga kami menyewa mobil sebagai alat transportasi kami selama di lampung, CV. Tsamania Lintas Usaha. Drivernya cukup ramah, cekatan dan sangat paham lokasi wisata di lampung plus jugak customer servicenya cukup fast respon, ramah dan kooperatif :).

So buat kalian yang ingin pergi ke lampung, bisa memakai jasa taksi (Loket taksi tersedia di dalam bandara) atau bisa juga meminta rental mobil untuk menjemput kalian di bandara.




Antar/Jemput Bandara + Sewa Mobil.


Setelah bertemu dengan driver, kami pun bergegas meluncur menuju hotel. Bukan apa-apa sih, cuma saya dan pacar sudah kangen sama benda bernama Bantal Guling, hahahaha....  
Hotel yang kita pilih kali ini adalah Whiz Prime Hotel yang terletak di jalan A. Yani,Bandar Lampung. (bai de wai, tepatnya sih pacar saya yang pilih ini hotel, sebagai pacar yang baik saya hanya menuruti keinginannya saja supaya dia bahagia, hahaha..  :p) 


Di hotel sembari menunggu lift, selfie sajahlah..  :p

Whiz Prime Hotel A. Yani, Lampung. 


Kamar yang kita pesan, csantikz! :p



Foto Kolase hasil bikinan sang pacar :D

Saat check-in, pacar saya ditanya oleh mba resepsionisnya,  "Tidak takut ketinggian kan bu?? " Saya dan pacar saya sempat kebingungan dengan pertanyaan itu dan ternyata tujuan dari pertanyaan itu karena kami mendapatkan kamar di lantai 16. 
Waw! Pasti viewnya bagooss! Dan inilah view dari lantai 16...


View Dari Lantai 16, Whiz Prime Hotel Lampung. 


Boleh dibilang kita itu beruntung yah, karena kami mendapatkan diskon dari aplikasi travel online saat pacar saya mem-booking hotel ini. Well bila mengikuti rate normal,  seharusnya kami dikenakan rate 700ribuan per kamar untuk 2 malam, tapi karena dapat diskon, cukup dengan 670ribuan saja per kamar untuk 2 malam,hehehehe...

Tidak ada aktifitas apapun di hari 1 kita di Lampung, kami hanya keluar hotel untuk menuju minimarket membeli cemilan dan juga air mineral, hehehe.. 


DAY 2
Pagi hari, setelah kita sarapan (um saya doang sih yang sarapan,  pacar saya mah jarang sarapan pagi, hahaha..  :p) sekitar pukul 9 lebih 60 menit (hah??  :p), kita pun memulai perjalanan mengunjungi beberapa tempat wisata seperti Pantai Mutun yang berdekatan dengan Pulau Tangkil, Vihara tertua di Lampung, Pusat oleh-oleh khas Lampung di Jalan Ikan Kakap (lokasinya bersebrangan dengan Vihara, sama-sama di Jalan Ikan Kakap).

Lalu kita juga mencicipi kuliner khas dari Lampung, Pindang Patin dan Pepes Ikan Sambal Tempoyak di RM. Rasa Palembang. Setelah kenyang, kita pun melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi Lembah Hijau, Area Taman Satwa(1 lokasi dengan Lembah Hijau) dan tak lupa pula mengunjungi Mall Boemi Kedaton,  salah 1 mall besar di kota Lampung. 

Well, tak perlu panjang Lebar lagi, berikut ini poto-poto kita keliling Lampung, cekidot yak!  :D


Poto kaki hasil request pacar saya!  Gak ada objek lain apa sayang??  hehehe.. 


Pantai MUTUN dengan Pulau Tangkil tepat berada di sebrang Pantai. 


Masih Tentang Pantai MUTUN,  LAMPUNG


Selfie di pantai?? Wajib coy!



Video saya saat berada di Pantai Mutun. 




Panorama Pantai Mutun, Bandar Lampung



Foto Di Vihara Tertua Di Lampung, sudah berdiri dari tahun 1850, saksi bisu dahsyatnya Letusan Krakatau tahun 1883.

Vihara Thay Hin Bio.  (Pacar saya fotonya ber 2, bikin jealous ajah! huh!  :p).



Pindang Patin & Pepes Ikan Baung Sambel Tempoyak.



Bon Makan Siang kita ber 3 (plus driver) di RM. Rasa Palembang.



Harga Tiket Masuk Lembah Hijau (NB: Untuk memasuki area Taman Satwa,  kamu wajib membeli tiket lagi seharga 25ribu rupiah).



Pose Di Depan Lembah Hijau. 


Poto bareng sepasang Kakak Tua saat masuk ke area Taman Satwa. 


Pacar saya pose sama Gajah Dari Way Kambas. 


Masjid Agung Al Furqon (Masjid Terbesar di kota Lampung) 


Salah 1 jalan di kota Lampung (Yang pasti sih bebas macet! Cihuyy banget deh?! :P). 


Tak ketinggalan mampir di Mall Boemi Kedaton hanya untuk nonton film, hihihi..  :p
 



Daaaaaann itulah setumpuk foto-foto kita saat city tour di kota Lampung pada hari ke 2. Mengunjungi kota yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya memang memiliki kepuasan tersendiri yah :).


Ada 1 hal menarik yang saya amati selama berada di Lampung, sejauh mata memandang, selama berada di Lampung, saya selalu melihat Mahkota Siger di pasang hampir di semua bangunan dan badan instansi pemerintahan dan swasta.


Bagi yang belum tau apa itu Mahkota Siger, saya akan jelaskan secara singkat. Mahkota Siger merupakan simbol dari propinsi Bandar Lampung. Mahkota Siger ini biasanya di pakai sebagai mahkota mempelai wanita dalam suatu acara pernikahan di Suku Lampung. Jaman dahulu, mahkota Siger terbuat dari emas asli dan tidak hanya di pakai saat acara pernikahan saja melainkan juga di pakai sebagai perhiasan sehari-hari.



DAY 3

Di hari ke 3 ini tidak ada kegiatan yang kami lakukan karena memang di hari ini kami menjadwalkan penerbangan pulang ke jakarta. Pada pukul 6.00 pagi kita sudah check out dari hotel dan langsung menuju airport karena pada pukul 8.10 kami akan terbang kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dan liburan long weekend kali ini pun berakhir sudah.



Bagi kamu-kamu yang ingin jalan-jalan ke Bandar Lampung juga, dibawah ini kisaran biaya (harga dapat berubah setiap saat) yang harus disiapkan:

(bisa lebih ataupun kurang tergantung gaya travelling masing2 yaa... )


-Tiket Pesawat Lampung - Jakarta (PP): Rp. 665ribu/org
-Hotel Whiz Prime Lampung: Rp. 670ribu/kamar/untuk 2malam
-Jemput Bandara/Drop ke Bandara: Rp. 135ribu/trip
-Sewa Mobil Toyota Avanza 1 hari (Mobil + Driver): Rp. 375ribu/hari (tidak termasuk BBM yaa)
-Wisata Kuliner di Lampung: Rp. 196ribu (3orang)
-Tiket masuk ke tempat wisata di Lampung: Rp. 150ribu (bisa lebih jika lebih banyak tempat yang dikunjungi)




Sampai jumpa di next trip saya dan pacar saya yah, bye-bye guys...




Created By: Penulis Imajinasi.









Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terimakasih