Tampilkan postingan dengan label 2019. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2019. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2019

[TRAVELLING] Explore Jakarta: Museum & Jakarta Old Town.




Haloooo semua.. apa kabar ? waah..semoga semuanya dalam keadaan sehat selalu yaa, amiin.. :) Di tulisan saya kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya mengunjungi salah 1 museum yang ada di Jakarta Barat, yaitu Museum Seni Rupa Dan Keramik. 


Museum Seni Rupa Dan Keramik ini letaknya bersebrangan dengan Museum Sejarah Jakarta yang ada di kawasan Kota Tua. Sebelum menjadi museum seperti sekarang ini, awalnya gedung museum yang dibangun tahun 1870 ini adalah Kantor Dewan Kehakiman Belanda lalu berubah fungsi saat Jepang menduduki Indonesia menjadi asrama militer dan barulah sekitar tahun 1990 gedung ini menjadi Museum Keramik Dan Seni Rupa. Di museum ini kalian bisa melihat banyak sekali koleksi lukisan dari berbagai macam bahan dan teknik yang berbeda seperti patung, totem kayu, grafis, sketsa dan batik lukis.


Dan sesuai nama museum ini, koleksi di museum ini bukan hanya lukisan saja, namun juga terdapat berbagai jenis koleksi keramik ataupun arca/kendi dari lokal maupun dari luar negeri. Keramik lokal berasal dari sentra industri berbagai daerah seperti Aceh, Palembang, Medan, Bandung, Yogyakarta, Bali, Lombok, Purwakarta dan daerah lainnya. Oh iya, sepengetahuan saya museum ini juga menyimpan berbagai jenis keramik dari Kerajaan Majapahit abad ke 14 yang sudah pasti memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.


Sedangkan untuk koleksi keramik dari luar negeri, museum ini menyimpan beragam jenis keramik dari negara Jepang, Thailand, Vietnam sampai negara di benua Eropa dari abad ke 16. Museum ini juga menyimpan koleksi keramik yang berasal dari negara Tiongkok namun saya kurang paham dari Dinasti apa keramik yang menjadi koleksi museum ini. Untuk dapat masuk ke museum ini kalian cukup membayar tiket masuk sebesar Rp. 5000,- saja.

Tampak Depan Museum Seni Rupa Dan Keramik.

Tiket Masuk Museum

Riwayat Museum Seni Rupa Dan Keramik.


Begitu masuk ke dalam area museum, kalian langsung akan melihat beragam koleksi lukisan yang tersimpan di museum ini. Dan pada saat saya berkunjung saya mengamati kalau lukisan ini tersimpan di beberapa ruangan yang diurutkan berdasarkan tahun pembuatan (jika saya tidak salah mengamati yaa, hehehe..). Dan berikut ini beberapa foto lukisan yang saya ambil saat saya berkunjung:









Itulah beberapa lukisan yang saya ambil gambarnya , sebuah maha karya yang luar biasa :). Buat yang penasaran seperti apa koleksi keramik yang ada di museum ini, ini dia gambarnya, silahkan dilihat :)



















NB: Foto-foto diatas hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan koleksi Lukisan dan Keramik yang ada di Museum ini :).



Museum ini cocok sekali bagi kalian yang memiliki minat di bidang seni rupa seperti melukis, memahat dan membuat keramik. Semua koleksi yang ada di museum ini tertata rapi, keramiknya disimpan di dalam lemari kaca dan dilengkapi dengan keterangan, sehingga memudahkan pengunjung untuk mengetahui informasi keramik yang sedang dilihat.


Berkunjung ke museum yang ada di area Kota tua Jakarta bisa menjadi pilihan disaat musim liburan seperti ini, karena selain kalian bisa menghabiskan waktu liburan kalian dengan jalan-jalan ke Kota Tua, kalian juga bisa belajar mengenai sejarah yang tersimpan di dalam setiap museum di area Kota Tua :). Selain Museum Seni Rupa, di area Kota Tua juga terdapat Museum Wayang, Museum Sejarah Jakarta, Museum Bank Indonesia dan Museum Bank Mandiri.

Museum Sejarah Jakarta


Setelah puas berkeliling di museum yang ada di Kota Tua, kalian juga bisa menikmati kuliner yang tersedia di sekitar kota tua. Kalian bisa memilih kuliner yang sesuai selera dan kantong kalian masing-masing, mulai dari jajanan yang ada di kaki lima, kafe yang ada di sekitaran Taman Fatahillah sampai kafe ikonik seperti Cafe Batavia.


Selamat liburan buat kalian semua, Selamat Natal bagi kalian yang merayakannya dan Selamat Tahun Baru 2020 :). Sampai ketemu lagi di tulisan saya selanjutnya, bye.. :)








Created By: Penulis Imajinasi






Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terima kasih.

Minggu, 24 November 2019

Hi...My Future Wife... :)



Hai sayang...kamu lagi apa sekarang?
Aku harap kamu dalam keadaan sehat yaa..:)
Gimana kerjaan kamu hari ini ? Lancarkan ? Tetap semangat yah dalam bekerja dan kalau kamu mau curhat, aku siap mendengarkan dan memberikan saran jika kamu butuhkan :).

Sayang...aku mau cerita boleh ? Hari ini kerjaanku lancar, puji Tuhan, cuma tadi pas aku keluar kantor ternyata hujan deras, jadinya nunggu dulu deh tadi,hehehe.. Tapi tenang sayang, aku bawa payung, begitu hujannya sedikit mereda, aku pakai payung kok sayang buat jalan ke halte busway.

Oh iya..kamu..jangan ilfeel yah sama aku sayang, soalnya aku belum punya kendaraan pribadi :( jadii..sementara ini kalau kita kencan aku ajak kamu naik busway, KRL atau taksi online dulu yah, tidak apa-apa kan cantik ? :)

Aku juga mau mohon banget, kamu jangan ilfeel juga kalau lihat aku pas lagi emosi/marah yaa.. soalnya aku suka nulis status buat melampiaskan kekesalan/amarah ku sayang, aku tahu mungkin kamu tidak suka tapi aku mohon yaa sayang, jangan sampai bikin kamu ilfeel.. Aku tidak ingin teriak atau membentak kamu saat aku lagi emosi makanya aku salurkan amarahku ke tulisan-tulisan itu sayang, aku harap kamu bisa mengerti yaa cantik.. :)

Sayang, cantik....aku tidak akan bilang kalau hidup ini akan jadi lebih mudah pada saat kita bersama nanti tapi setidaknya...apapun masalah yang ada di depan mata akan kita hadapi bersama-sama, kamu jangan khawatir, aku akan selalu ada disampingmu untuk terus mendukungmu karena aku sayang kamu :).

Cantik...sejak awal kamu kenal aku, kamu pasti tahu kalau kita itu punya pola pikir yang berbeda kan ? Karena kita berdua dibesarkan dengan latar belakang keluarga yang berbeda yang otomatis mempengaruhi pola pikir dan karakter kita masing-masing.

Dan sebagai pasangan normal, kita juga pasti tidak bisa menghindar dari yang namanya adu argumen/debat bahkan sampai adu mulut mungkin sayang, karena sebagai manusia, baik kamu dan aku itu punya emosi, ego masing-masing, itu wajar menurutku sayang :)

Pasti nanti akan ada momen dimana kita debat, debat karena masalah sepele misalnya debat tentang warna baju yang akan dibeli/dipakai, debat mau sarapan/makan apa, debat tentang nama anak kita nanti, debat pilihan warna cat rumah, debat warna sofa, debat bentuk meja makan atau debat masalah-masalah sepele lainnya. Belum lagi akan ada momen dimana kita akan debat serius seperti debat mau punya anak berapa, debat tentang pendidikan anak dan lain sebagainya, mau tidak mau kita harus menghadapinya sayang.

Debat/adu argumen menurutku adalah salah 1 cara untuk membangun komunikasi 2 arah yang baik, supaya kita semakin mengenal pola pikir masing-masing, kamu akan paham gimana pola pikir aku begitu juga sebaliknya, aku akan semakin mengerti apa kemauan kamu sayang :). Dan aku mohon banget ya sayang, kamu jangan sampai ilfeel yah, jangan sampai kamu merasa malas untuk berdebat sama aku, jangan sampai kamu malas untuk diskusi sama aku, jangan sampai kamu malas untuk mengungkapkan pendapat kamu, please..jangan sampai kamu malas ya baby :(

Karena bagiku itu sebuah hal yang tidak baik sayang, menurutku jika kita sudah malas berkomunikasi dengan pasangan itu sama saja dengan kita sudah malas berhubungan dengan pasangan. Karena menurutku hubungan yang baik itu akan tercipta dari komunikasi yang dibangun dengan baik juga, dan komunikasi yang baik itu adalah yang 2 arah, bukan hanya menuruti semua omongan 1 pihak saja. Kalau hanya menuruti salah 1 pihak saja justru itu menurutku tidak bagus sayang. Aku mohon ya sayang, kamu jangan sampai merasa malas debat sama aku.

Kalau seandainya ada hal yang tidak kamu sukai dari aku, aku harap kamu ngomong ya sayang,  biar aku bisa mengkoreksi diri aku :). Tidak apa-apa sayang, kamu bebas komplain mengenai hal apapun yang kamu kurang suka dari aku, dan aku berharap kamu juga mau bersedia menerima sifat buruk atau kekuranganku ya sayang, karena aku sebagai manusia masih jauh dari kata sempurna.

Dan perlu sayang inget bahwa aku juga akan belajar untuk memahami diri kamu sayang, aku akan menerima semua sifat buruk/kekurangan kamu, karena disaat aku meminta kamu untuk jadi istri maka disaat itu juga aku berkomitmen untuk menerima segala kekurangan kamu dan menerima segala masa lalu kamu :).

Eh iya sayang, kamu mau punya anak berapa ? 2? 3? 4? 5? Berapa sayang ? Wah, aku jadi tidak sabar mendengar kamu dipanggil "Mama" oleh anak-anak kita nanti, hehehe... Um..asal jangan 1 aja deh sayang, karena kasihan nanti anak kita tidak punya saudara kandung, kesepian nanti dia, hahaha...

Um kalau kamu tidak pintar masak tidak masalah kok sayang, kan bisa beli atau pelan-pelan belajar memasak atau sini, aku masakin, gini-gini aku pinter masak loh, hahaha... Aku tahu sayang, kamu ingin sekali rumah kita terlihat rapi dan bersih tapi tidak apa-apa kok jika rumah sedikit kotor, karena aku melamarmu untuk jadi teman hidupku, ibu dari anak-anakku bukan untuk jadi asisten rumah tanggaku, hehehe..

Yang terpenting bagiku adalah kamu merasa nyaman untuk terus hidup bersamaku sampai kita tua nanti, karena setelah anak-anak kita besar dan punya kehidupan masing-masing, yang tersisa hanyalah kau dan aku sayang, dan mengetahui bahwa kamu ada disampingku terus itu sudah membuatku bahagia :)

Sayang...um..maaf, aku tidak bisa menjanjikan apa-apa kepadamu, satu-satunya yang bisa aku janjikan adalah komitmen. Komitmen aku untuk terus menyayangimu dalam segala kondisi, komitmen aku untuk berusaha pantang menyerah demi menyejahterakan keluarga kita, komitmen aku untuk selalu mendampingimu kapanpun dan dimanapun, sekali lagi aku minta maaf ya sayang, mungkin aku tidak sehebat mantan-mantan kamu dulu yang bisa menjanjikan semuanya untuk kamu.

Dan kalau masalah jadi tulang punggung keluarga, kamu jangan khawatir sayang, aku sudah terlatih untuk jadi tulang punggung keluarga karena saat ini pun aku adalah tulang punggung buat orang tuaku sayang dan aku siap lahir batin untuk menjadi tulang punggung bagi kamu dan anak-anak kita nanti :)

Aku minta sama kamu untuk selalu percaya diri ya sayang, jangan merasa rendah diri, bangun semangatmu karena aku akan selalu membuatmu merasa bahwa kamulah wanita paling cantik di dunia ini dan aku beruntung bisa memilikimu :)

Oh iya, aku mau minta tolong boleh gak ? Tolong dong sayang, kamu jangan lama-lama tersesat di hati pria lain, ikutin GPS hati kamu yang akan menuntun kamu kepadaku, aku siap menyambutmu sayang :)

Sayang..cantik...aku ngantuk, aku tidur duluan boleh gak ? Boleh yaa...pleaseee, hehehe... Kamu juga istirahat ya sayang, jaga kesehatan kamu, jangan terlalu capek bekerja, selamat tidur yaa baby, sampai ketemu di mimpi ya, tidur yang nyenyak yah, I Love You :).






Created by: Penulis Imajinasi.

Minggu, 17 November 2019

"Miss Whatever Part 2..."

*tingting* *tingting* *ceritanya wa masuk*

*1 new message from Alexandra*
"Pagi baby.."

Yup, begitulah pesan yang gue terima setiap pagi, kalau bukan gue yang kirim chat duluan yaa cewek gue yang chat, dan jujur aja chat dia yang selalu gue nantikan, my mood booster :)

Oh iya, kenalin, gue Ray, gue pacar Alexandra, kita baru jadian dan kalau kalian penasaran dengan proses jadian kita, kalian baca aja di part 1 yaa, hehehe..

Semakin gue kenal lebih lama, gue semakin paham karakter Alexandra (Sandra), dan jujur aja sering banget kita debat mulai dari hal sepele. Karena gue juga tipikal orang keras kepala, jadi aja deh kita sering argumen.

Gue yang pernah punya pengalaman diselingkuhin mantan gue dulu membuat pribadi gue jadi insecure, masalahnya adalah gue jadi tidak bisa 100% persen percaya sama cewek lagi, that's my problem :( dan berulang kali Sandra selalu memohon agar gue percaya sama dia, dan gue pun mencoba untuk percaya sama dia.

Ada 1 hal yang gue ajukan ke Sandra yang membuat dia tidak nyaman yaitu saling berkabar satu sama lain. Bukan tujuan gue mengekang dia tapi gue hanya ingin tahu dia dimana, apakah dia baik-baik saja, keadaannya bagaimana, yaa di logika gue adalah "namanya pacaran harus saling update kabar".

Awal-awal Sandra mengakui kalau dia tidak terbiasa dengan gaya komunikasi seperti itu, bagi dia itu mengekang dan tidak nyaman dan gue juga tidak tahu bagaimana gaya pacaran dia dengan mantannya sebelum gue. Namun gue kasih pengertian dan akhirnya Sandra mau mencoba untuk mengikuti gaya gue, thank you Sandra, i love you :).

Sebenarnya gue tahu banyak sifat gue yang membuat dia kurang nyaman namun dia tetap berusaha menerimanya dan itupun juga yang gue lakuin ke dia, gue berusaha untuk selalu memenuhi segala permintaan dia karena gue sayang sama dia.

Karena kita 1 kota dan jarak kantor kita tidak terlalu jauh, kita jadi sering ngedate after office hour. Dulu gue pernah dengar orang tua gue ngomong begini "secapek-capeknya kita kalau ketemu orang yang kita sayang pasti capeknya hilang", dan itulah yang gue rasain setiap kali gue ketemu Sandra sepulang kantor, capek penat gue langsung sirna setelah melihat senyum dia :).

Gue suka cara dia memperlakukan gue, gue suka cara dia memperhatikan gue tapi terkadang gue juga bingung menghadapi sifat dia, salah 1 contohnya adalah saat dia marah besar karena gue gak bisa datang pada saat dia sakit. Padahal gue udah jelasin kondisi gue yang lembur pada saat itu, namun Sandra marah lewat chat dan membuat gue bingung dan sedikit tersinggung, tapi gue memaafkan dia, gue paham gimana gak enaknya sakit tidak dijenguk pacar, gue minta maaf Sandra :(

Dan untuk menebus salah gue, di hari berikutnya gue sempatkan mengantarkan sarapan untuk dia sebelum gue berangkat kantor karena gue gak mau dia kelaparan belum sarapan dan biar dia cepat sembuh. Dari semua wanita yang pernah gue pacarin, jujur Sandra yang paling manja ke gue dan gue tidak masalah dengan sikapnya itu, malahan gue senang bisa memanjakan wanita kesayangan gue :).

Setiap kita ngedate, dikarenakan gue tidak punya kendaraan pribadi (waktu mau beli kendaraan dilarang sama ortu dan pada akhirnya uang buat kendaraan gue alihkan untuk DP rumah sederhana di sekitar kota Jakarta), gue jadi sering ngajak dia naik transportasi umum mulai dari transjakarta, KRL hingga taksi online. Jujur sebenarnya gue sedih ngajak dia naik kendaraan umum karena mungkin dia sama mantan dulu tidak pernah naik kendaraan umum. Maaf ya Sandra kalau gue nyusahin :(.

Apalagi pernah waktu kita pulang dari Bogor, kaki dia bengkak karena jalan kaki yang cukup jauh, kurang lebih 1.5 km. Sebenarnya waktu itu gue sudah pesan taksi online dari stasiun Bogor namun karena situasi saat itu macet parah, tidak satupun taksi online terima orderan gue dan pada akhirnya dia sarankan jalan kaki namun gue tidak akan menyetujui usul dia kalau seandainya gue tahu kakinya bakalan jadi bengkak setelah pulang dari bogor, i'm so sorry baby :(.

Sandra itu anaknya periang dan selalu bisa bikin gue ketawa, bahagia dan itu yang bikin gue jatuh cinta sama dia. Dan jujur saja gue sudah membayangkan tahun depan dia jadi istri gue, bukan pacar lagi. Yang bikin gue semakin cinta sama dia, dia tidak pernah komplain waktu gue ajak naik transportasi umum.

Oh iya, gue sama Sandra itu sama-sama suka makan, jadi tidak jarang kita isi acara ngedate kita dengan wisata kuliner. Banyak tempat kita datangi untuk sekedar kulineran.

Hanya saja, namanya hubungan itu tidak selalu berjalan mulus, gue berulang kali debat atau argumen sama Sandra, yang gue tidak suka dari Sandra adalah saat dia lagi emosi, dia suka sekali berkata bukan kata kasar/kotor sih sebenarnya cuma bikin gue jadi tersinggung tapi gue maklumin itu karena namanya juga orang lagi emosi.

Hhmm..kalian pernah gak sih gaes, merasa kalau kalian tidak pantas buat pacar kalian ? Gue terkadang merasa begitu, gue merasa gue tidak pantas atau layak membahagiakan Sandra dikarenakan Sandra itu wanita yang spesial sekali di mata gue, dan gue selalu ingin memberikan yang terbaik untuk dia namun di 1 sisi gue juga punya batasan dalam hal apapun termasuk ekonomi, itu yang bikin gue sedih.

Dia wanita istimewa dan gue gak mau kehilangan dia. Tapi..gue juga bukan manusia sempurna terlebih saat gue lagi diliputi emosi juga, gue kadang suka ngomong sesuatu yang menurut Sandra itu kekanak-kanakan, contohnya seperti gue pernah meminta kembali barang yang dia pinjam dari gue saat gue sama dia lagi berantem, gue akuin itu salah 1 sifat buruk gue gaes, gue berpikirnya biarpun ada masalah tapi barang yang di pinjam ya harus dikembalikan dong!. Sifat begini tuh buruk sih memang gaes, jangan ditiru! Hehehe..

Mungkin, karena sudah terlalu sering kita debat dan membuat Sandra lelah, akhir-akhir ini Sandra sering sekali bilang malas dalam hal argumen, debat dan lain-lain. Jujur sebenarnya gue tidak suka dia omong begitu karena menurut gue kalau sudah malas begitu sama saja dengan malas berhubungan karena namanya pacaran pastilah ada debat/argumen walaupun sebabnya karena hal sepele.

Hal sepele yang gue maksud adalah ketika gue sakit, gue berharap dia menunjukkan sedikit perhatian dia, ya gak perlulah datang ke tempat gue tapi setidaknya chat gue tanya udah makan belum atau ngingetin udah minum obat belum, hal yang mungkin sepele tapi berarti buat gue yang lagi tepar sakit, hehehe.. Karena dia tidak chat sama sekali, keesokan harinya gue komplain ke dia dan dia menjawab dengan hal lain lagi dan ujung-ujungnya kita argumen dan keluar lagilah omongan malas itu, karena gue juga lagi diliputi emosi akhirnya gue balas dengan bilang "kalau sudah malas, ngapain lagi dilanjutin hubungan ini" dan kita pun semakin ribut.

Gue itu hobby menulis di media apapun, entah itu blog atau sekedar status wa. Menulis adalah salah 1 cara gue meluapkan isi hati atau apapun yang gue rasakan, termasuk saat gue emosi, gue pasti menulis, walaupun setelah gue post langsung buru-buru gue hapus karena gue tidak mau orang banyak membaca tulisan gue, karena sebenarnya menulis itu cuma media gue menyalurkan kekesalan gue. Gue berpikiran, daripada gue lampiaskan kemarahan gue dengan membentak dia lebih baik gue diam dan salurkan amarah gue dengan menulis kekesalan gue.

Tapi memang 1 kebiasaan gue ini tidak disukai Sandra, ya gue maklum saja kalau dia berpikiran gue seperti cewek yang lagi nyindir dengan tulisan yang gue tulis. Dan gue sadar tidak semua orang bisa menerima kebiasaan gue ini, maaf ya Sandra kalau hal ini bikin kamu tidak nyaman.

Karena beberapa kali kita ribut dan dia selalu bilang malas, gue juga selalu bilang kalau sudah malas ya putus saja, hal ini membuat dia semakin marah sama gue bahkan sampai telepon gue juga direject sama dia. Padahal gue ingin kita baikan karena tetap saja semarah-marahnya gue sama dia, gue sayang dia, gue cinta dia. Tapi sepertinya Sandra sudah benci sama gue sampai telpon gue pun di reject. Akhirnya gue pun menganggap kalau dengan telepon gue direject berarti dia sudah tidak mau berhubungan sama gue lagi.

Iya gaes, akhirnya gue sama dia putus padahal kalau boleh gue ngomong jujur, gue masih sayang dengan dia, tapi sepertinya dia sudah benci sama gue.

Dear Sandra, aku minta maaf dengan semua kekuranganku padamu, aku cuma manusia biasa yang punya kekurangan dan aku memahami bila kamu tidak bisa menerima kekuranganku. Terima kasih sudah hadir di dalam hidupku, terima kasih sudah memberi tahu aku rasanya dicintai, terima kasih sudah mengajarkan aku tentang wanita. Aku berdoa semoga kamu menemukan pria yang lebih baik dan lebih mapan dari aku, tetaplah menjadi Sandra yang ceria yang disukai banyak orang, tetaplah menjadi Sandra yang pernah membuatku bahagia walau kini kamu bukan pacarku lagi. Dan bila hati ini boleh jujur, aku masih sayang sama kamu dan berharap kita balikan lagi jadi pacar seperti dulu. With Love, Ray.

Demikianlah gaes kisah cinta gue sama Sandra, walaupun singkat tapi membekas manis buat gue dan gue harap juga membekas manis di ingatannya Sandra. Terima kasih buat kalian yang sudah mengikuti dan membaca cerita ini mulai dari part 1, gue doakan semoga kalian langgeng selalu dengan pasangan kalian saat ini, dijaga baik-baik yah pasangannya, jangan melakukan hal bodoh seperti yang gue lakukan ini, gue sekarang kehilangan orang yang gue sayangi dan buat yang masih single/jomblo, gue doakan semoga cepat dapat pasangan yah, amiiin... :)





Created By: Penulis Imajinasi





Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.


Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Kamis, 24 Oktober 2019

[TRAVELLING] 5D4N , Jakarta - Yogya - Surabaya - Jakarta.


Halo semua, apa kabar ? Saya harap kalian selalu dalam keadaan sehat dan baik, amin... :)

Selamat datang di tulisan (read: bacotan) saya kali ini dan dari judulnya pasti kalian sudah bisa menebak ? Yup, tulisan ini adalah tentang trip report saya yang sudah saya laksanakan beberapa waktu lalu.

Well, tanpa berbasa-basi lagi, ini dia perjalanan saya, selamat membaca :).


DAY 1.
Soo..ditulisan ini saya akan bercerita tentang trip saya dibulan Agustus 2019 selama 5 hari yang dimulai dari Jakarta menuju Yogyakarta lalu bergeser ke Surabaya dan kembali lagi ke Jakarta. Di hari keberangkatan, saya memilih menggunakan moda Kereta Api sebagai transportasi saya memulai perjalanan kali ini.

Dimulai dari stasiun Gambir, saya memilih memakai KA TAKSAKA PAGI yang berangkat sekitar jam setengah 9 pagi. Dikarenakan saya berangkat hari sabtu, gerbong yang saya tumpangi saat itu full seat alias penuh, mantull... hehehe...




Perjalanan menuju Yogyakarta menggunakan kereta api akan memakan waktu 8 jam, cukup lama memang. Kelas yang saya ambil adalah kelas eksekutif yang memiliki kursi reclining, foot rest jadi lumayanlah tidak terlalu pegal badan ini karena kelamaan duduk, hehehe..

Untuk harga tiketnya sendiri saya tebus di kisaran Rp.400 ribu per orang sekali jalan. Syukurnya saya pesan via online travel agent dan mendapatkan potongan sekitar 50 ribu, jadi sedikit lebih murah deh, hehehe..

Selama di perjalanan tidak banyak yang bisa saya lakukan selain nongkrong di gerbong restoran, minum kopi susu sembari menikmati pemandangan yang tersaji dari jendela kereta, ahh...sempurna! :). Saya juga sempat merekam perjalanan saya saat kereta mulai sampai di stasiun Cirebon, berikut ini videonya :

Memasuki Stasiun Cirebon.

Selama di perjalanan menuju Yogyakarta kegiatan saya hanya makan, tidur, dengerin lagu, ngemil, tidur lagi, gitu aja terus sampai bosen, hahaha.. Saya sampai di Yogya sekitar jam setengah 6 sore, mundur 1 jam dari jadwal seharusnya dikarenakan sempat tertahan di beberapa stasiun di daerah jawa tengah. 

Setelah keluar stasiun, saya pun langsung naik taksi reguler untuk menuju hotel yang sudah saya booking jauh hari sebelumnya dan dapat diskon dong dari online travel agentnya, lumayan gaes, hahaha..

Selama 3 hari di Yogya, saya memilih Hotel Amaris di daerah Sagan, Yogya sebagai tempat menginap saya. Untuk harga per malam hotel Amaris saya dapat dengan harga yang terjangkau karena saya mendapatkan potongan harga dari online travel agent tempat saya booking hotel, dari harga normal sekitar 368 ribuan (include breakfast) setelah potongan hanya menjadi sekitar 306 ribuan per malam, cukup murah :).

Alasan saya memilih hotel ini adalah karena letaknya mudah dicapai dari Stasiun Tugu, tidak terlalu jauh jaraknya, dan di sekeliling hotel ini tuh banyak banget restoran yang menjual makanan khas Yogya seperti Gudeg, Magelangan, Bakmi Jawa dan lain-lain. For your information, setiap saya travelling saya selalu menginap di hotel yang disekitarnya banyak penjual makanan lokal sehingga bisa sekalian wisata kuliner, hehehe...

Sesampainya di hotel, gak pakai lama saya langsung mengurus proses check-in dan langsung masuk ke kamar kamu ehh maksudnya kamar saya, hehehe.. Kamarnya bersih, tidak berbau, toiletnya juga bersih dan tidak berbau, kasurnya rapi, bagus pokoknya :)






Setelah membersihkan diri, saya pun keluar hotel dikarenakan naga di perut saya sudah demo minta makan, hahaha.. Dan sekitar 100 meter dari hotel itu ada restoran yang menjual gudeg bernama Gudeg Rahayu, jadinya tanpa pikir 2x saya langsung masuk dan memesan 1 porsi Gudeg komplit (Lupa harganya berapaan, hehehe..). Laper cuy, hahaha....

Paket Gudeg Ati Ampela.


Perut kenyang, waktunya kembali ke hotel untuk istirahat. Lumayan berasa pegal badan ini setelah menempuh perjalanan lama, hehehe...


DAY 2.
Hari ke 2 saya di Yogya diisi dengan kegiatan pesta pernikahan. Bukan, bukan saya yang menikah, saya belum menikah, mohon doanya saja yaa gaes biar saya bisa cepat menikah, amiinn..( Loh kok malah curhat ?? Hahaha..) Saya berkunjung ke Yogya untuk menghadiri pesta pernikahan salah 1 saudara saya.

Oh iya, di hari ke 2 ini, saya menggunakan mobil sebagai alat transportasi yang saya sewa dari sebuah tour n travel di kota Yogya. Saya menggunakan jasa rental mobil dari Nagan Tour, yang menurut saya pelayanan yang diberikan sangat baik dan memuaskan, dan saya akan memakai jasa Nagan Tour kembali jika saya travelling di Yogya lagi :). Untuk harga sewa mobilnya sendiri, saya bayar seharga Rp. 450 ribu per 12 jam, harga itu sudah termasuk Mobil, Driver dan BBM. Terima kasih Nagan tour untuk rental mobilnya :).

Dikarenakan resepsinya itu siang hari sekitar jam 11, maka di pagi hari saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Keraton Yogyakarta. Keraton Yogyakarta adalah istana resmi dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan juga tempat tinggal sultan. Sebuah komplek istana yang setahu saya didirikan mulai tahun 1755. Dibawah ini beberapa foto saat saya berkunjung ke Keraton Yogyakarta:










Video Slide Show Saya di Keraton Yogyakarta.


Setelah sekitar 2 jam berkeliling di area istana Keraton Yogyakarta, saya pun segera meluncur ke venue pernikahan saudara saya, tidak banyak kegiatan yang saya lakukan di tempat pesta selain mencicipi makanan yang sudah disediakan sembari mengobrol bersama dengan saudara-saudara saya yang lain.

Setelah selesai pesta, saya pun kembali ke hotel untuk ganti pakaian dan melanjutkan kembali jalan-jalan saya. Saat di venue pesta, saya sudah buat janji dengan sepupu saya untuk mengunjungi Candi Prambanan. Dan setelah saya siap, saya pun menyusul ke hotel tempat sepupu saya menginap dan kami pun konvoi menuju Candi Prambanan. Selama di perjalanan arus lalu lintasnya tidak terlalu padat sehingga dalam waktu kurang dari 90 menit kami sudah sampai di Candi Prambanan.

Candi Prambanan sepengetahuan saya adalah sebuah kompleks candi agama Hindu yang dibangun pada abad ke 9 atau ke 10 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk 3 dewa utama Hindu (Trimurti) yaitu Brahma (Dewa Pencipta), Wishnu (Dewa Pemelihara) dan Siwa sebagai Dewa Pemusnah.

Komplek candi ini terletak di Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Candi Siwa adalah candi tertinggi yang ada di dalam kompleks Candi Prambanan dengan tinggi sekitar 47 meter. Dan berikut ini beberapa foto yang saya ambil selama mengunjungi Candi Prambanan:











Video Slide Show Saya Sewaktu Di Candi Prambanan.

Dan setelah puas mengelilingi kompleks candi Prambanan, saya dan sepupu kembali ke hotel masing-masing. Saat dalam perjalanan kembali menuju hotel, perut saya sudah tidak dapat diajak negosiasi lagi, mulai lapar, hahaha... Setelah mendapat rekomendasi dari bapak pengemudi, saya pun menepi di sebuah restoran yang letaknya dekat dengan Bandara Adi Sucipto Yogya, sebuah restoran bernama "Lombok Idjo". 

Dalam skala 1 sampai 10, maka saya akan kasih nilai 8 untuk rasa makanan di restoran Lombok Idjo, dan nilai 8.5 untuk harganya (fyi, harganya sangat terjangkau). Sayangnya saya tidak sempat mengambil gambar makanan yang saya pesan dikarenakan saya sudah lapar banget, hahaha..! Jujur, kalau lagi laper tuh bikin saya susah fokus, hahahaa...


DAY 3.
Di hari ke 3, setelah saya sarapan di hotel (oh iya, sarapannya hotel Amaris menurut lidah saya cukup enak :) mantab! ) saya siap-siap untuk check out. Enggak, saya enggak kembali ke Jakarta melainkan melanjutkan trip saya sampai ke timur pulau Jawa tepatnya kota Surabaya di Jawa Timur. Agar bisa sampai ke Surabaya, saya (kembali) menggunakan Kereta Api sebagai transportasi saya dari Yogyakarta menuju Surabaya.
KA yang saya pakai adalah KA LOGAWA kelas ekonomi, dengan rute Stasiun Lempuyangan (Yogya) - Stasiun Gubeng (Surabaya). Perjalanan dari Yogya menuju Surabaya akan ditempuh selama 6 jam menggunakan kereta api. Untuk harga tiket KA LOGAWA saya bayar sebesar Rp.70 ribu per orang sekali jalan. Kereta berangkat pada pukul 9 pagi dari Yogya dan dijadwalkan tiba di Surabaya pada pukul 15.00. 

Berbeda dengan kelas eksekutif KA TAKSAKA yang saya gunakan dari Jakarta menuju Yogya, KA Logawa ini punya konfigurasi kursi yang berhadap-hadapan dengan penumpang lain, 1 baris kursi diisi 2-3 penumpang dan kursinya fix alias tidak bisa reclining dan posisi sandarannya tegak. Syukurnya perjalanan menuju Surabaya tidak memakan waktu terlalu lama, sehingga tidak masalah bagi saya duduk tegak dan kaki ditekuk.

Tepat pukul 15.00 kereta yang saya tumpangi tiba ke Stasiun Gubeng, Surabaya. Welcome to Surabaya. :) Setelah keluar stasiun saya kembali memakai taksi reguler menuju hotel tempat saya akan menginap selama di Surabaya. Hotel ini juga saya booking jauh hari sebelumnya, saya pesan bersamaan waktunya dengan hotel yang di Jogja. Nama Hotel yang saya pesan di Surabaya adalah G Suites Hotel Surabaya By AMITHYA, jln. Raya Gubeng Surabaya.

Sampai hotel, check-in dan langsung masuk kamar buat bersih-bersih. Kamar yang saya dapat itu bersih, tidak berbau dan toiletnya juga bersih. Saya suka menginap di hotel ini karena letaknya strategis dan bersebelahan dengan sebuah food court, ahh..tidak susah buat beli makanan kalau lagi laper, hahaha... 

Harga per malam di G Suites Hotel menurut saya terjangkau, karena saya masih dapat potongan harga dari online travel agent saat memesan kamar hotel ini, hehehe.. Dari harga normal sekitar 280 ribuan per malam (room only, exclude breakfast) setelah potongan harganya menjadi hanya sekitar 230 ribuan per malam, cukup murah :).
Berikut ini penampakan kamar yang saya tempati selama berada di Surabaya:



Setelah bersih-bersih, saya pun keluar hotel untuk membeli makan malam. Seperti yang saya bilang di awal, hotel ini berdekatan dengan sebuah food court, bersebrangan juga dengan mini market. Inilah alasan saya pilih hotel ini dikarenakan sekelilingnya dekat dengan mini market, food court, tempat ngopi.


DAY 4.
Hari ini judulnya adalah explore Surabaya, hahaha... Iya, karena list tempat yang mau saya kunjungi tuh banyak. Di hari ini saya mau mengunjungi beberapa tempat seperti Tugu Pahlawan, Patung Soekarno Hatta, ambil gambar Hotel Majapahit atau yang dulunya bernama Hotel Yamato (Hotel yang menjadi saksi sejarah perobekan bendera Belanda pada 19 September 1945), Monumen Suro dan Boyo, Monumen Kapal Selam dan terakhir Toko Oleh-oleh.

Sebenarnya ada banyak lagi tempat yang ingin saya kunjungi di Surabaya namun karena keterbatasan waktu yang saya punya, saya sortir jadi hanya beberapa tempat yang saya sebutkan diatas tadi. Mungkin next time kalau ke Surabaya dan waktunya bisa lebih lama lagi, saya akan menyebrang ke Madura lewat jembatan Suramadu yang terkenal itu,hehehe...

Terima kasih juga saya ucapkan pada Bapak driver taksi Blue Bird yang sudah mengantarkan saya mengunjungi semua tempat di atas. Bapaknya ramah, tahu banyak jalan-jalan kecil menuju tempat-tempat wisata, membantu saya untuk foto-foto juga, hahaha.. Semoga bapak sehat selalu, murah rejeki, banyak dapat penumpang, amiin... :)


Berikut ini beberapa foto yang saya ambil sewaktu keliling-keliling Surabaya: 
TUGU PAHLAWAN

BALAI KOTA SURABAYA
SALAH 1 BANGUNAN PENINGGALAN BELANDA.

HOTEL MAJAPAHIT (Dulunya HOTEL YAMATO) 
PATUNG SOEKARNO HATTA 

PATUNG SURO DAN BOYO

SUROBOYO BUS. (Kalau mau naik bus ini bayarnya pakai sampah plastik).

MUSEUM SURABAYA (DULUNYA ADALAH MALL PERTAMA DI SURABAYA), "SIOLA". DIBANGUN PADA TAHUN 1877.

MONUMEN KAPAL SELAM.


Setelah seharian keliling ke berbagai spot wisata di kota Surabaya, perjalanan saya hari ke 4 ini pun diakhiri dengan membeli oleh-oleh di toko pusat oleh-oleh bernama "BHEK PUTRA". Di toko ini tersedia beragam jenis oleh-oleh Surabaya, lengkap! Buat yang ingin tahu lokasi toko oleh-oleh ini, dibawah ini titik lokasi toko oleh-oleh BHEK PUTRA di Google Maps:


Setelah membeli beberapa jenis oleh-oleh, saya pun minta diantar kembali ke hotel dikarenakan hari juga sudah sore plus capek juga keliling 1 harian, hehehe.. Malam harinya saya hanya makan di food court yang letaknya bersebelahan dengan hotel saya.


DAY 5.
Hari ini hari terakhir saya di Surabaya, karena saya harus kembali ke Jakarta. Kalau kalian pikir saya akan naik kereta api lagi, kalian salah besar,hehehe.. Karena untuk perjalanan kembali ke Jakarta, saya memilih moda transportasi udara alias pesawat terbang,hehehe.. Setelah menimbang dari segi harga tiket, akhirnya saya memutuskan untuk naik pesawat Air Asia untuk kembali ke jakarta.

Pada pagi hari setelah saya check out dari hotel, langsung meluncur ke Bandara Juanda untuk mengejar pesawat saya yang dijadwalkan take off 8.30 WIB pagi. Tiket Air Asia Surabaya - Jakarta saya bayar dengan harga kisaran Rp. 680 ribuan per orang sekali jalan. Perjalanan dari Surabaya menuju Jakarta menggunakan pesawat akan menempuh waktu 1 jam 30 menit. Sekitar pukul 7 pagi kurang sedikit saya sudah berada di bandara Juanda.

Sebenarnya jika saya tidak ada bagasi, saya bisa check-in via web/apps atau on the spot di mesin self check-in. Berhubung saya ada bagasi (banyak bagasinya, hahaha...), maka saya tetap harus check-in di counternya Air Asia, syukurnya proses check-in tidak memakan waktu lama, sehingga saya masih bisa santai di ruang tunggu, hahaha...

Dan puji Tuhan, penerbangan saya hari ini berjalan lancar tanpa hambatan apa pun, sehingga pada pukul 10.00 WIB saya landing di Jakarta dengan selamat :). Well, dengan berakhirnya penerbangan saya juga menandakan berakhirnya jalan-jalan saya selama 5 hari ini, saatnya kembali ke dunia nyata, hahahaha.. Liburan usai, tagihan mengintai, hahahaha...

Terima kasih buat kalian yang sudah meluangkan waktu membaca tulisan (read: bacotan) saya ini sampai selesai. Saya doakan semoga kalian bisa liburan ke tempat yang memang kalian idam-idamkan yah, amiiiiinn... :) Sampai berjumpa lagi di tulisan (read: bacotan) saya berikutnya ya gaes, stay healthy, stay happy, jangan lupa liburan, heheheh... bye bye.... :)






Created By: Penulis Imajinasi.






Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.