Tampilkan postingan dengan label You. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label You. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 November 2019

"Miss Whatever Part 2..."

*tingting* *tingting* *ceritanya wa masuk*

*1 new message from Alexandra*
"Pagi baby.."

Yup, begitulah pesan yang gue terima setiap pagi, kalau bukan gue yang kirim chat duluan yaa cewek gue yang chat, dan jujur aja chat dia yang selalu gue nantikan, my mood booster :)

Oh iya, kenalin, gue Ray, gue pacar Alexandra, kita baru jadian dan kalau kalian penasaran dengan proses jadian kita, kalian baca aja di part 1 yaa, hehehe..

Semakin gue kenal lebih lama, gue semakin paham karakter Alexandra (Sandra), dan jujur aja sering banget kita debat mulai dari hal sepele. Karena gue juga tipikal orang keras kepala, jadi aja deh kita sering argumen.

Gue yang pernah punya pengalaman diselingkuhin mantan gue dulu membuat pribadi gue jadi insecure, masalahnya adalah gue jadi tidak bisa 100% persen percaya sama cewek lagi, that's my problem :( dan berulang kali Sandra selalu memohon agar gue percaya sama dia, dan gue pun mencoba untuk percaya sama dia.

Ada 1 hal yang gue ajukan ke Sandra yang membuat dia tidak nyaman yaitu saling berkabar satu sama lain. Bukan tujuan gue mengekang dia tapi gue hanya ingin tahu dia dimana, apakah dia baik-baik saja, keadaannya bagaimana, yaa di logika gue adalah "namanya pacaran harus saling update kabar".

Awal-awal Sandra mengakui kalau dia tidak terbiasa dengan gaya komunikasi seperti itu, bagi dia itu mengekang dan tidak nyaman dan gue juga tidak tahu bagaimana gaya pacaran dia dengan mantannya sebelum gue. Namun gue kasih pengertian dan akhirnya Sandra mau mencoba untuk mengikuti gaya gue, thank you Sandra, i love you :).

Sebenarnya gue tahu banyak sifat gue yang membuat dia kurang nyaman namun dia tetap berusaha menerimanya dan itupun juga yang gue lakuin ke dia, gue berusaha untuk selalu memenuhi segala permintaan dia karena gue sayang sama dia.

Karena kita 1 kota dan jarak kantor kita tidak terlalu jauh, kita jadi sering ngedate after office hour. Dulu gue pernah dengar orang tua gue ngomong begini "secapek-capeknya kita kalau ketemu orang yang kita sayang pasti capeknya hilang", dan itulah yang gue rasain setiap kali gue ketemu Sandra sepulang kantor, capek penat gue langsung sirna setelah melihat senyum dia :).

Gue suka cara dia memperlakukan gue, gue suka cara dia memperhatikan gue tapi terkadang gue juga bingung menghadapi sifat dia, salah 1 contohnya adalah saat dia marah besar karena gue gak bisa datang pada saat dia sakit. Padahal gue udah jelasin kondisi gue yang lembur pada saat itu, namun Sandra marah lewat chat dan membuat gue bingung dan sedikit tersinggung, tapi gue memaafkan dia, gue paham gimana gak enaknya sakit tidak dijenguk pacar, gue minta maaf Sandra :(

Dan untuk menebus salah gue, di hari berikutnya gue sempatkan mengantarkan sarapan untuk dia sebelum gue berangkat kantor karena gue gak mau dia kelaparan belum sarapan dan biar dia cepat sembuh. Dari semua wanita yang pernah gue pacarin, jujur Sandra yang paling manja ke gue dan gue tidak masalah dengan sikapnya itu, malahan gue senang bisa memanjakan wanita kesayangan gue :).

Setiap kita ngedate, dikarenakan gue tidak punya kendaraan pribadi (waktu mau beli kendaraan dilarang sama ortu dan pada akhirnya uang buat kendaraan gue alihkan untuk DP rumah sederhana di sekitar kota Jakarta), gue jadi sering ngajak dia naik transportasi umum mulai dari transjakarta, KRL hingga taksi online. Jujur sebenarnya gue sedih ngajak dia naik kendaraan umum karena mungkin dia sama mantan dulu tidak pernah naik kendaraan umum. Maaf ya Sandra kalau gue nyusahin :(.

Apalagi pernah waktu kita pulang dari Bogor, kaki dia bengkak karena jalan kaki yang cukup jauh, kurang lebih 1.5 km. Sebenarnya waktu itu gue sudah pesan taksi online dari stasiun Bogor namun karena situasi saat itu macet parah, tidak satupun taksi online terima orderan gue dan pada akhirnya dia sarankan jalan kaki namun gue tidak akan menyetujui usul dia kalau seandainya gue tahu kakinya bakalan jadi bengkak setelah pulang dari bogor, i'm so sorry baby :(.

Sandra itu anaknya periang dan selalu bisa bikin gue ketawa, bahagia dan itu yang bikin gue jatuh cinta sama dia. Dan jujur saja gue sudah membayangkan tahun depan dia jadi istri gue, bukan pacar lagi. Yang bikin gue semakin cinta sama dia, dia tidak pernah komplain waktu gue ajak naik transportasi umum.

Oh iya, gue sama Sandra itu sama-sama suka makan, jadi tidak jarang kita isi acara ngedate kita dengan wisata kuliner. Banyak tempat kita datangi untuk sekedar kulineran.

Hanya saja, namanya hubungan itu tidak selalu berjalan mulus, gue berulang kali debat atau argumen sama Sandra, yang gue tidak suka dari Sandra adalah saat dia lagi emosi, dia suka sekali berkata bukan kata kasar/kotor sih sebenarnya cuma bikin gue jadi tersinggung tapi gue maklumin itu karena namanya juga orang lagi emosi.

Hhmm..kalian pernah gak sih gaes, merasa kalau kalian tidak pantas buat pacar kalian ? Gue terkadang merasa begitu, gue merasa gue tidak pantas atau layak membahagiakan Sandra dikarenakan Sandra itu wanita yang spesial sekali di mata gue, dan gue selalu ingin memberikan yang terbaik untuk dia namun di 1 sisi gue juga punya batasan dalam hal apapun termasuk ekonomi, itu yang bikin gue sedih.

Dia wanita istimewa dan gue gak mau kehilangan dia. Tapi..gue juga bukan manusia sempurna terlebih saat gue lagi diliputi emosi juga, gue kadang suka ngomong sesuatu yang menurut Sandra itu kekanak-kanakan, contohnya seperti gue pernah meminta kembali barang yang dia pinjam dari gue saat gue sama dia lagi berantem, gue akuin itu salah 1 sifat buruk gue gaes, gue berpikirnya biarpun ada masalah tapi barang yang di pinjam ya harus dikembalikan dong!. Sifat begini tuh buruk sih memang gaes, jangan ditiru! Hehehe..

Mungkin, karena sudah terlalu sering kita debat dan membuat Sandra lelah, akhir-akhir ini Sandra sering sekali bilang malas dalam hal argumen, debat dan lain-lain. Jujur sebenarnya gue tidak suka dia omong begitu karena menurut gue kalau sudah malas begitu sama saja dengan malas berhubungan karena namanya pacaran pastilah ada debat/argumen walaupun sebabnya karena hal sepele.

Hal sepele yang gue maksud adalah ketika gue sakit, gue berharap dia menunjukkan sedikit perhatian dia, ya gak perlulah datang ke tempat gue tapi setidaknya chat gue tanya udah makan belum atau ngingetin udah minum obat belum, hal yang mungkin sepele tapi berarti buat gue yang lagi tepar sakit, hehehe.. Karena dia tidak chat sama sekali, keesokan harinya gue komplain ke dia dan dia menjawab dengan hal lain lagi dan ujung-ujungnya kita argumen dan keluar lagilah omongan malas itu, karena gue juga lagi diliputi emosi akhirnya gue balas dengan bilang "kalau sudah malas, ngapain lagi dilanjutin hubungan ini" dan kita pun semakin ribut.

Gue itu hobby menulis di media apapun, entah itu blog atau sekedar status wa. Menulis adalah salah 1 cara gue meluapkan isi hati atau apapun yang gue rasakan, termasuk saat gue emosi, gue pasti menulis, walaupun setelah gue post langsung buru-buru gue hapus karena gue tidak mau orang banyak membaca tulisan gue, karena sebenarnya menulis itu cuma media gue menyalurkan kekesalan gue. Gue berpikiran, daripada gue lampiaskan kemarahan gue dengan membentak dia lebih baik gue diam dan salurkan amarah gue dengan menulis kekesalan gue.

Tapi memang 1 kebiasaan gue ini tidak disukai Sandra, ya gue maklum saja kalau dia berpikiran gue seperti cewek yang lagi nyindir dengan tulisan yang gue tulis. Dan gue sadar tidak semua orang bisa menerima kebiasaan gue ini, maaf ya Sandra kalau hal ini bikin kamu tidak nyaman.

Karena beberapa kali kita ribut dan dia selalu bilang malas, gue juga selalu bilang kalau sudah malas ya putus saja, hal ini membuat dia semakin marah sama gue bahkan sampai telepon gue juga direject sama dia. Padahal gue ingin kita baikan karena tetap saja semarah-marahnya gue sama dia, gue sayang dia, gue cinta dia. Tapi sepertinya Sandra sudah benci sama gue sampai telpon gue pun di reject. Akhirnya gue pun menganggap kalau dengan telepon gue direject berarti dia sudah tidak mau berhubungan sama gue lagi.

Iya gaes, akhirnya gue sama dia putus padahal kalau boleh gue ngomong jujur, gue masih sayang dengan dia, tapi sepertinya dia sudah benci sama gue.

Dear Sandra, aku minta maaf dengan semua kekuranganku padamu, aku cuma manusia biasa yang punya kekurangan dan aku memahami bila kamu tidak bisa menerima kekuranganku. Terima kasih sudah hadir di dalam hidupku, terima kasih sudah memberi tahu aku rasanya dicintai, terima kasih sudah mengajarkan aku tentang wanita. Aku berdoa semoga kamu menemukan pria yang lebih baik dan lebih mapan dari aku, tetaplah menjadi Sandra yang ceria yang disukai banyak orang, tetaplah menjadi Sandra yang pernah membuatku bahagia walau kini kamu bukan pacarku lagi. Dan bila hati ini boleh jujur, aku masih sayang sama kamu dan berharap kita balikan lagi jadi pacar seperti dulu. With Love, Ray.

Demikianlah gaes kisah cinta gue sama Sandra, walaupun singkat tapi membekas manis buat gue dan gue harap juga membekas manis di ingatannya Sandra. Terima kasih buat kalian yang sudah mengikuti dan membaca cerita ini mulai dari part 1, gue doakan semoga kalian langgeng selalu dengan pasangan kalian saat ini, dijaga baik-baik yah pasangannya, jangan melakukan hal bodoh seperti yang gue lakukan ini, gue sekarang kehilangan orang yang gue sayangi dan buat yang masih single/jomblo, gue doakan semoga cepat dapat pasangan yah, amiiin... :)





Created By: Penulis Imajinasi





Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.


Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Jumat, 27 September 2019

"Miss Whatever Part 1..."




Kring...Kring *ceritanya ada telpon*
"Halo pagi.."
"Pagi...bu Alexandra. Saya Romi bu, dari kantor pusat, saya mau minta laporan sales bulan ini, bisa bu?"
"Loh..mohon maaf pak, tapi deadline saya masih lama kan pak?"
"Iya bu, tapi Sales Director minta sore ini sudah selesai."
"Haah ? Yang bener aja pak! aduuh..."
"Iya bu, benar. Saya minta tolong ya bu, kalau tidak Sales Directornya akan marah ke saya dan ke ibu."
"Ya ya ya pak, baik." (Dalam hati gue: Whatever!) *klik* *telepon ditutup*


Iya, gue memang akrab dengan kata "Whatever". Oh iya, sebelumnya perkenalkan, nama gue Alexandra Nova Riyanti, biasa dipanggil Sandra, umur 29 tahun, anak rantau yang mencari sekarat berlian di ibukota. Bekerja sebagai Sales Manager di sebuah perusahaan swasta.


Gak usah gue jelasinlah yaa, asal gue dari mana, yang pasti gue asli Indonesia, hahaha... Gue tinggal sendiri di ibukota namun gue punya kakak yang tinggal di sekitaran jakarta juga. Oke, cukup perkenalannya, sekarang balik lagi ke kata "Whatever", hehehe..


Gue juga tidak tahu kenapa gue sering banget ngomong "Whatever", biasanya sih gue ucapin kalimat sakti ini(halah! Hahaha...) kalau gue sudah kesal sama sesuatu atau seseorang. Jadi yaa karena gue sudah kesal, so whatever lah, bodo amat deh pokoknya, hehehe..


Oh iyaa, biarpun sudah cukup umur begini tapi gue masih jomblo *syedih!*. Kalian punya kenalan cowok baik yang jomblo gak gaes ? Bisa kali di japri no.wa nya ke gue, hahaha.. Yah, karena teman-teman gue merasa simpati(lebih tepatnya kasihan ke gue,hahaha..), mereka menyarankan gue untuk install aplikasi pertemanan, dengan harapan gue bisa ketemu orang baru dan syukur-syukur pacar baru.


Karena gue bosan juga dengan kejombloan gue, pada akhirnya gue pun mengikuti saran teman-teman, gue install aplikasinya dan gue buka saat gue lagi santai. Lumayanlah, cuci mata melihat cowok ganteng di aplikasi,hihihi..


Gue tuh terkadang suka kepikiran, cowok di aplikasi ini pada baik-baik gak yaa ? Atau jangan-jangan penjahat kelamin semuanya lagi? Haduuh...suka parno gue kalau mikirin itu tapi yaa bukan gue (Sandra) namanya kalau gak punya pikiran "Whatever", bodo amat deh, toh gak semua cowok juga yang bakal ketemuan sama gue, gue pilih-pilih juga kaliiii, hahaha..


Hanya saja, harap dimengerti, yang namanya cari jodoh itu tidak semudah beli gorengan yang cukup dengan uang 5 ribu dapat 4 pieces bakwan atau tahu isi. Gue mencoba beberapa kali bertemu dengan pria yang gue kenal dari aplikasi tapi tidak ada yang bisa menimbulkan rasa "klik" di hati, susah cyiinn,hihihi.. Hingga pada suatu hari, sebuah pertemuan singkat dengan seorang cowok "online" merubah segala hari gue..


*Di sebuah mall, di hari sabtu gue janjian dengan si cowok "online"*
Tuut.....tuut....tuut.... *gue coba telepon sang cowok karena gue agak telat datang karena masih harus bekerja pada hari sabtu*
"Halo...."
"Halo bang..abang dimana?" Gue bertanya..
"Abang lagi makan di supermarket lantai dasar"
"Ooh ok, aku kesitu" *dalam hati gue, ini cowok udah makan duluan aja, gak ngajak-ngajak !*


*Obrolan saat kita ketemu*
"Makan dek, mau bakso malang?" Tanya si cowok online..
"Gak bang, makasih, sudah makan.."
"Oh gitu..iya, abang nunggu kamu sambil nahan laper, jadi abang ngemil bakso malang deh, buat ganjel perut,hehe.."
"Oh iya bang, gak apa-apa, makan aja dulu..."

*Dalam hati gue: Whatt ??? Bakso Malang cuma cemilan buat dia ? Gilak kali nih orang yaa ! 
Itu makanan berat woy, ada mie, bakso dan para sekutunya, gimana sik ?!*

*Setelah sekitar 10 menit di momen awkward sembari menunggu cowok ini menghabiskan "cemilan-nya"*
"Terus sekarang mau kemana ?" Tanya si cowok pada gue..
"Um...kayak yang aku bilang sebelumnya bang, aku nanti malam ada janji mau nonton sama teman-temanku"
"Kamu nontonnya dimana?"
"Di Blok M"
"Hoo gitu..tau gitu sih ketemuannya langsung aja di Blok M, ngapain disini.."
*Lalu si cowok omong lagi*
"Ya sudah, kita pindah mall saja ke Blok M, biar nanti kamunya gak repot lagi"
*Dan setelah memesan taksi online, kita pun jalan untuk pindah tempat ke Blok M*


Well..jujur sih gue gak yakin dengan apa yang gue rasa, gue merasa cowok ini beda, cowok ini bisa bikin gue ketawa dan gue merasa seperti sudah kenal lama banget sama dia, padahaaall..baru juga 2 jam ketemunya, aneh memang sih! Tapi yaaa whatever lah, gue happy sama ini cowok jadi ya gue nikmatin sajah, hehehee...


Yang gue suka juga, lelucon yang diomongin si cowok ini tuh lucu gitu loh, nyambung gue sama leluconnya dia. Aduh gimana yaa jelasinnya ? 1 contoh simple aja, gue gak tahu kenapa gue bisa ngakak parah saat dia bilang kita harus menyatukan persepsi tentang tukang gorengan saat membahas ukuran gorengan. Coba deh gaes, bahasnya tuh ukuran gorengan, gak penting banget kan?? Tapi yaa balik lagi sih, whatever lah yaa, gue happy dan nyaman sama cowok ini, hehehe...


Oh iyaa, gue sampe lupa kenalin ke kalian.. *duh abang sayang, kau membuatku lupa segalanya,hahaha..* Nama cowok ini tuh Reynold Herdito panggilannya Ray. Kita sama-sama anak rantau di ibukota yang kejam inih (halah! hahaha..) Dan jujur sih, selama 5 jam jalan bareng Ray, waktu berasa cepat banget berlalu, semua topik kita obrolin, bahkan kita juga sempat selfie pakai hapenya Ray. Kalau selfie sih memang gue sengaja pakai hapenya Ray, biar setiap dia buka hapenya jadi keingetan sama gue yang saat ini mulai tumbuh benih-benih cinta di hati, hahaha.. *drama queen banget sik gue! hahaha...*


Setelah pertemuan pertama itu, ternyata Ray kembali mengajak gue buat ketemuan. Dan gue gak akan melewatkan momen ini, gue dandan maksimal a.k.a habis-habisan, pol-polan deh, hahaha.. Supaya Ray semakin suka sama gue, hahaha... Dan gue gak bisa membohongi diri gue sendiri, gue suka sama Ray, makanya gue ingin tampil secantik mungkin di hadapan Ray... :)


Dan kalian tau gak gaes ? Doa gue dikabulin sama Tuhan (emang dasar rejeki anak baik kali yah, hihihi...), Ray beneran suka sama gue, yeeaaayy...hahaha..
Seminggu setelah pertemuan pertama, Ray nembak gue, minta gue jadi pacarnya.. Of course baby, YES ! Hahahaa... Gue senang banget, salah 1 alasannya karena gue sudah gak jomblo lagi, dan gue yakin pasti hari-hari gue akan terasa lebih berwarna dengan kehadiran Ray di hidup gue :).


Berhubung sekarang kita sudah pacaran, barulah disini gue kenal lebih dalam lagi karakter Ray yang sebenarnya dan tidak jarang perdebatan diantara kita pun sering terjadi. Karena kalian tahulah gaes, menyatukan 2 pola pikir/pandangan itu tidak mudah dan itulah yang sering menyebabkan gue sama Ray debat. Saat debat panjang dengan Ray, gue sering banget ngomong kata sakti gue "Whatever", yang ternyata Ray tidak suka.


Setiap gue ngomong kata sakti itu, semakin pecahlah perdebatan yang lebih sengit lagi diantara kita, sengitnya melebihi debat capres kemarin!(wuaduuh..lebay yaa! hahaha..) Ray menyatakan tidak suka dengan sikap gue yang sering banget ngomong "Whatever". Dan karena gue terlalu sering mengucapkan kata sakti itu, akhirnya Ray menjuluki gue dengan julukan "Miss Whatever".


To my honey bunny sweety Ray, maaf ya kalau aku sering ngomong "Whatever". Semoga dengan semakin bertambahnya usia hubungan kita, kamu jadi semakin paham dan menerima karakterku, si "Miss Whatever".  With love, Sandra.


Yah, begitulah gaes, cerita gue kali ini, cerita seorang anak rantau yang bukan hanya punya pacar baru dan melepas masa jomblonya, tapi juga sang gadis ini mendapat julukan baru dari pacarnya,hehehe..


Jujur sih gue happy pacaran sama Ray, karena dia itu orangnya tidak pernah mengekang ataupun mengatur gue. Walaupun gue sudah jadi pacarnya tapi gue masih bisa bebas ketemuan dengan teman-teman gue, nonton drama korea favorit gue dengan tenang dan makan es krim favorit gue sebanyak apapun yang gue mau,hihihi.... Ooh Ray, I Love You... :)


Sampai ketemu di cerita gue yang lainnya ya gaes, segini dulu aja tulisan gue ini karena gue sudah janjian sama Ray mau nonton, bye bye gaes....Have a nice day buat kalian semua :)







Created By: Penulis Imajinasi




Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.



Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Rabu, 23 November 2011

I Miss You........



"... I Miss You..." atau bila diartikan ke bhs.Indonesia berbunyi ".... Aku Kangen Kamu..."


Sebuah kalimat yang walaupun hanya 3 kata,tetapi sudah cukup menggambarkan suasana hati yang berbicara...
"I Miss You" sebuah kalimat yang sangat indah maknanya.. Sebuah kalimat yang apabila diucapkan pada pasangan,akan dapat membuat sang pasangan bahagia.. Bahagia karena menyadari bahwa pasangannya sangat rindu padanya..


"I Miss You".. sebuah kalimat yang akan sering anda ucapkan bila anda sedang kangen dengan belahan jiwa anda,pasangan anda saat ini. Ya! sebuah kalimat yang memiliki arti yang dalam,dan sebuah kalimat yang selalu saja mengilhami para seniman dalam membuat karyanya.. Sebuah kalimat penyejuk hati 2 insan yang sedang dimabuk asmara..


"I Miss You" dapat juga menjadi sebuah cara anda untuk menunjukkan pada pasangan betapa anda sangat rindu pada pasangan anda. 
Kata I Miss You tidaklah lepas dari segala pernak pernik cinta/sayang.. Ya! " Bila Cinta/Sayang,Pasti Ada Rindu..." begitulah kira-kira pepatah yang penulis simpulkan karena memang,jika ada cinta/sayang dihati 2 insan manusia,maka hasrat untuk terus bersama akan muncul,keinginan untuk bersama inilah yang akhirnya menyebabkan rasa kerinduan yang teramat sangat. Kondisi,waktu,lokasi yang tidak berdekatan bisa saja menjadi salah 1 pemicu timbulnya rasa kangen dan lahirnya kalimat " I Miss You ".


"I Miss You" adalah sebuah perkataan tulus dari hati si pembicara. Sebuah kalimat yang lahir karena kemurnian rasa sayang atau cinta 2 insan manusia. Sebuah kalimat yang menambah keromantisan dan kemesraan hubungan 2 insan manusia. 
Jadi,bila anda sedang kangen dengan pasangan anda,janganlah malu untuk mengucapkan " I Miss You ".


Dengan mengatakan itu,anda telah membuat hati pasangan anda berbahagia dan membuat pasangan anda sadar,bahwa andalah satu2nya orang yang paling merindukan kehadiran pasangan anda. Dengan membuat pasangan anda sadar,maka akan berdampak pula pada semakin besarnya rasa sayang pasangan anda kepada anda. Rasa sayang yang besar yang tulus akan diberikan pasangan anda kepada anda. Pasangan anda akan semakin menjaga anda,menyayangi anda,sepenuh hatinya.


" I Miss You " adalah kalimat yang sering saya ucapkan kepada wanita yang saya sayangi. Ya! saya memang selalu kangen pada Baby Girlku (begitulah panggilan sayang saya pada dia). Hasratku untuk selalu bersama baby girlku menimbulkan rasa kangen pada Babyku. Sebuah rasa kangen yang sangat besar untuk Babyku,wanita yang ku sayang.


" I Miss You " bukanlah hanya sebuah kalimat, " I Miss You " adalah pembuat harmonis dalam sebuah hubungan. Sebuah kalimat yang memiliki arti yang dalam,sebuah kalimat yang menggambarkan suasana hati seseorang.


Bukanlah sesuatu yang memalukan bila anda berkata " I Miss You " pada pasangan anda. Buatlah pasangan anda merasa bangga,bahagia dan sekaligus menyadarkan pasangan anda,bahwa anda,seseorang yang paling merindukan kehadiran pasangan anda,merindukan kasih sayang pasangan anda,buat pasangan anda sadar,betapa berarti dan berharganya kehadiran pasangan anda dalam kehidupan anda.


Tujuan mulia,niat tulus dari cinta atau sayang itu adalah membuat pasangan anda berbahagia. Lakukanlah hal-hal yang membuat pasangan anda bangga terhadap anda,lakukan hal-hal yang selalu membuat pasangan anda tersenyum.


* Ucapkanlah " I Miss You " pada pasangan anda dan biarkan pasangan anda membalas ucapan tersebut dengan senyuman manis dan kasih sayangnya yang tulus kepada Anda.*  
Merindukan seseorang yang kita sayangi itu indah....







By: Penulis Imajinasi
For My Baby Girl..
I Miss You Baby...