Tampilkan postingan dengan label masa lalu.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa lalu.... Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2022

Ikan Kembung Balado Dan Kenangan Yang Tersimpan.

Ikan Kembung Balado.


       Hai semuanya... apa kabarnya kalian hari ini? Saya berharap kalian bahagia selalu dan sehat selalu yaa 😊. Di postingan saya kali ini saya tidak akan menulis tentang trip report seperti pada postingan sebelumnya, kali ini saya hanya ingin sedikit cerita tentang 1 menu makanan yang punya kenangan tersendiri buat saya yaitu Ikan Kembung Balado. Kenapa bisa punya kenangan buat saya? sini saya ceritain! 😁.

--------------------------------------------------------------------------------------

        Berawal dari sekitar tahun 90an-00an saat saya masih sekolah, di setiap musim liburan saya dan sepupu-sepupu saya selalu main ke rumah opung saya (kakek/nenek dalam bahasa batak), jarak rumah saya dan rumah opung itu tidak jauh, hanya sekitar 5-10 menit saja naik motor dan karena jarak yang dekat ini juga saya sering main ke rumah opung walaupun bukan musim liburan.

        Sekilas tentang opung saya, mendiang Opung Doli (kakek) dan mendiang Opung Boru (nenek) memiliki banyak anak termasuk orang tua saya juga anaknya (ya iyalaahh! hahaha..) dan pada saat anak-anaknya sudah menikah, opung pun otomatis punya banyak cucu. Dan biasanya setiap musim liburan cucu-cucunya pada nyerbu rumah opung, jaman kecil tuh yaa bawaannya bahagia aja gitu liburan main ke rumah opung, hehehe...

        Karena cucunya pada datang ke rumah beliau dan harus dikasih makan, beliau pun biasanya akan belanja bahan masakan untuk kami para cucunya dan seingat saya opung itu paling sering beli ikan kembung mentah yang banyak lalu dipotong menjadi 2 bagian alias dibagi 2, digoreng kering lalu disambal atau dibalado. Mungkin ikan Kembung pada saat itu paling mudah ditemukan dan juga mungkin paling murah jadinya opung saya cukup sering masak ikan Kembung goreng dan disambal.

        Nah ini yang membuat saya mengingatnya sampai sekarang! Jadi dulu mendiang Opung boru saya penglihatannya sudah mulai rabun karena memang sudah usia senja, makanya opung saya dulu tinggalnya bareng dengan om saya yang paling kecil buat nemenin dan bantuin opung dirumah. 

        Setiap kali beliau memasak makanan buat kami para cucunya, dari sekian banyak cucu yang main ke tempat beliau, sayalah yang paling sering dimintain tolong oleh beliau untuk mengecek apakah ikan Kembung yang sedang ada di wajan sudah berwarna kecoklatan alias matang, bila sudah berwarna kecoklatan saya disuruh angkat ikannya biar gak gosong, hehehe..

        Tidak hanya saat menggoreng saja opung suka minta tolong saya, disaat beliau ingin memotong ikan, memotong sayur dan bahan lainnya juga opung biasanya meminta bantuan saya. Saat menumis sayur pun beliau meminta tolong saya untuk masukin sayurnya ke wajan, bumbu dan lainnya, jadi ibaratnya gini, beliau yang ajarin cara-cara masaknya, saya yang masak, didikte gitu tapi dalam hal memasak, hahaha...

        Karena momen inilah saya pun akhirnya jadi tertarik untuk belajar masak karena sering membantu opung boru saya masak, walaupun level saya masih level pemula yaa, saya hanya bisa memasak yang sederhana saja seperti goreng-gorengan (ikan goreng, ayam goreng dan lainnya) dan bisa sedikit tumis-tumisan, hehehe...

        Ikan Kembung balado yang opung saya bikin biasanya selalu dipadukan sama sayur daun ubi tumbuk khas daerah saya plus nasi panas, oh iyaa...kadang kala opung juga suka masak ikan Teri balado pakai kacang sebagai kondimen/pelengkap dari ikan Kembungnya, jadi semakin nikmat dan meriah deh makan siang/makan malam kita para cucu-cucunya, hahaha...

        Karena saking seringnya makan ikan Kembung disambal/dibalado, saya juga sering meminta mendiang Mama saya untuk masak ikan Kembung disambal juga, cuma benar kata orang tua jaman dulu yaa "Beda tangan beda hasil". Kalau ikan Kembung balado buatan opung saya itu berasa cabenya, berasa pedasnya walaupun pedasnya masih dalam batas wajar bukan yang ekstrim pedas, kalau ikan Kembung sambal/balado buatan mama saya itu gimana yaa... 

        Karena mendiang Mama itu tidak bisa makan yang pedas-pedas jadi walaupun beliau judulnya memasak "Ikan Kembung disambal/dibalado" tapi tidak terasa pedasnya, kayak komposisinya itu 75% tomat, 25% cabe jadi dominannya ya rasa manis tomatnya, hahaha.. Tapi tetap ke 2 masakan mereka sama enaknya, buatan opung enak, buatan mama saya juga enak, hihihi...

        Dan sekarang setelah mereka ber 2 pergi untuk selamanya, saya merindukan masakan-masakan mereka ber 2, walaupun saya bisa beli ikan Kembung balado di warung nasi atau bahkan saya memasak sendiri ikan Kembung disambal/dibalado tetap tidak bisa seenak hasil masakan mereka ber 2. I miss them so much! 😊.

        Jadi begitulah sedikit cerita saya hari ini, terima kasih karena kalian telah meluangkan waktu untuk membaca cerita saya ini, sampai jumpa lagi di postingan saya berikutnya. Tetap jaga kesehatan dan semoga kita semua selalu berada dalam lindungan-NYA, amiiin...😊.



Created by: Penulis Imajinasi.



Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.

Jumat, 04 September 2020

Surat Untuk Mantan.

Hi mantanku.. apa kabar kamu setelah kita putus? Apa kamu selalu minum vitaminmu? Apa kamu selalu makan teratur? Aku tidak tahu apakah saat ini kamu sudah ada orang baru yang mengingatkanmu itu semua tapi tolong sesibuk apapun kamu sempatkan makan dan minum vitamin yang rutin demi kesehatan kamu sendiri.

Mantanku...bagaimana kerjaan kamu? Semoga kerjaanmu selalu berjalan lancar karena seandainya kerjaan kamu ada masalah, aku tidak bisa lagi ada untuk mendengar semua cerita kamu tentang kerjaan. 

Aku tidak bisa lagi datang ke tempat mu untuk mendengar keluh kesahmu sambil memelukmu dan mengelus rambutmu untuk menenangkanmu. Semoga pasangan kamu berikutnya lebih baik lagi dalam memperlakukanmu disaat kamu sedang resah dan gelisah.

Mantanku....aku ingin meminta maaf padamu karena selama kita pacaran, aku tidak bisa menjadi sosok yang ideal bagimu, aku hanya manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan, aku masih suka terpancing emosi saat kita debat, aku masih suka marah padamu, namun aku pastikan bahwa aku tidak pernah berkata kasar atau berlaku kasar padamu karena aku tidak mau melukai dirimu.

Aku hanya berusaha mencoba menjadi yang terbaik bagimu walaupun itu tidak mudah bagiku, aku hanya mencoba menjadi pacar yang selalu ada untukmu walaupun aku harus mengorbankan waktuku sendiri, tidak mengapa, aku bahagia melakukan itu, demi kamu orang yang aku sayang.

Dear mantanku....aku ingin bertanya padamu. Mengapa kamu meninggalkan aku? Mengapa kamu memilih untuk sendiri? Jika memang kamu ingin sendiri mengapa dulu kamu izinkan aku memasuki kehidupanmu, mengapa dulu kamu mengizinkan aku menyayangi kamu?

Kini....disaat aku sudah mulai terbiasa dengan kehadiranmu di hidupku, kamu memilih pergi karena ingin sendiri. Mengapa kamu tidak memberitahu aku bagaimana caranya menjalani hidupku tanpa kehadiranmu lagi? 

Tolong mantanku, ajari aku agar bisa melanjutkan hidupku tanpa kamu lagi. Tolong ajari aku bagaimana caranya agar rasa sayang yang besar ini hilang dari hatiku, aku masih menyayangi kamu setulus hatiku.

Dear mantanku...tahukah kamu bahwa hatiku kecewa disaat kamu menghindar dariku? Tahukah kamu seberapa besar sakitnya hati ini saat melihat perubahan sikapmu? Dari kamu yang selalu perhatian menjadi kamu yang cuek ke aku, aku sakit melihat itu. 

Apakah kamu tidak tahu bahwa aku tidak bisa jauh dari mu? Aku ingin selalu di dekatmu meski cuma melalui media chat dan telepon, tetap terkoneksi dengan kamu.

Aku tahu kamu memiliki segudang masalah dihidupmu, untuk itu aku ingin membantu kamu semampu aku, mari kita cari bersama solusi dari setiap masalahmu. Bagikan beban di pundakmu itu padaku, aku akan membantumu menopang pundakmu agar kamu tidak merasa berat lagi, kamu tidak sendirian sayang.

Mantanku..sebenarnya bukan inginku untuk memenuhi permintaanmu yang ingin sendiri, aku hanya tidak kuat lagi menahan rasa sakit saat melihat sikap dinginmu itu. Hatiku masih kaget dengan sikapmu. 

Mungkin hatiku bisa lebih menerima bila kamu memutuskan aku karena kamu menemukan lelaki lain yang lebih baik dariku. Atau....sebenarnya kamu memang sudah menemukan lelaki itu dan memakai alasan "ingin sendiri" untuk putus denganku? Maafkan aku kalau terlihat curiga karena jujur saja aku masih tidak percaya kita putus.

Maafkan sikapku saat kita putus, aku melakukan itu karena rasa kecewaku yang sangat besar padamu, aku meluapkan rasa sakit yang kurasakan dengan tidak membalas chatmu, block nomormu, block sosial mediamu namun saat ini, rasa kecewa ini sudah berkurang dan aku sudah membuka kembali block nomor dan sosial mediamu, semoga kamu tidak benci denganku karena hal ini.

Andai waktu bisa diulang kembali, aku akan kembali di masa dimana aku tidak mengenalmu, karena bila aku mengenalmu aku akan susah jauh darimu. Lebih baik kita tidak saling kenal jika ujungnya seperti ini.

Mantanku..terima kasih aku ucapkan padamu atas semua yang telah kamu lakukan selama kita pacaran, aku senyum-senyum sendiri jika mengingat itu semua. Dan....bila aku punya kesempatan lagi, aku ingin kita kembali seperti dulu, kembali jadi sepasang kekasih yang kadang akur kadang berantem tapi kita sama-sama tahu kalau kita saling menyayangi satu sama lain.

Mantanku....semoga hidupmu saat ini semakin baik lagi, semakin tenang dan semakin bahagia setelah putus dariku. Tolong jaga kesehatanmu, aku sedih bila mendengar kamu sakit. Dan.....bila saat ini kamu sudah memiliki pacar baru....aku hanya berharap semoga kamu lebih bahagia lagi dari saat kamu bersamaku.


Terima kasih mantanku...




Created by: Penulis Imajinasi.



Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.

Senin, 24 Agustus 2020

[TRAVELLING] Weekend Getaway: 2D1N, Bogor Trip...


Hai hai semuanya... apa kabar ? Semoga semua yang membaca artikel ini selalu dalam keadaan sehat dan bahagia selalu, amiiiin... :)

Wah..sudah lama yaa saya tidak posting artikel baru, hehehe.. Tapi bagaimana mau posting artikel baru lah wong sejak Covid menyerang saya tidak kemana-mana dalam beberapa bulan terakhir ini, cuma stay at home demi kesehatan sendiri dan orang sekitar.

Beberapa bulan ini tidak ada aktifitas travelling, kulineran atau bahkan ide buat menulis cerita fiktif belaka pun tidak ada, hehehehe...

Tapiii..berhubung sekarang-sekarang ini sudah mulai boleh beraktifitas di luar rumah (walaupun tetap masih maskeran dan bawa hand sanitizer kemana-mana, hahaha..) saya akhirnya memutuskan pada akhir bulan lalu saatnya untuk liburan amat singkat ke 1 kota bernama Bogor di propinsi Jawa Barat, hehehe...

Kenapa amat singkat ? Karena cuma 2 hari 1 malam aja, hehehe.. Setidaknya bisa melepas rasa kangen travelling lah walaupun cuma 1 malam dan hanya travelling ke kota yang dekat dari tempat saya tinggal, hehehe.. Daripada kebanyakan bacot, yuklah saya ceritain trip saya kali ini, hehehe..

DAY 1.

Hari pertama ini dimulai dari pagi hari packing, siapin pakaian, mandi yang bersih dan wangi dan lanjut ketemuan dengan pacar saya,hehehe.. Sekitar jam 9an kita pun berangkat on the way menuju Bogor. Karena kita jalan pagi hari sehingga jalan tol yang kami lewati (read: Tol Jagorawi) belum masuk kategori macet, masih lancar jaya walaupun sudah mulai ramai kendaraan yang mengarah ke Puncak/Sukabumi/Bogor.

Butuh waktu sekitar 70-90 menit untuk kita sampai di Bogor dan langsung menuju ke 1 tempat yang ada di wish list pacar saya yaitu sebuah restoran bernama "Kedai Kita" di jl. Pangrango, Bogor Tengah. Sebuah restoran yang menyajikan Menu Western, Oriental dan Indonesian. Suasana restonya menurut saya nyaman, homey dan syukurnya kita datang masih dibawah jam makan siang alias dibawah jam 12an jadi masih dapat tempat duduk, belum banyak pengunjungnya.

Di kedatangan kali ini, saya memesan Nasi Ayam Goreng Mentega sementara doi memesan Hotplate Mie Sapi Lada Hitam plus Pangsit Goreng sebagai cemilan. Hemm..menurut lidah saya, makanan yang saya pesan nikmat, saus menteganya terasa gurih, ayam gorengnya juga lezat, tidak overcooked atau pun undercooked.

Begitu juga dengan makanan yang pacar saya pesan, saya cicip dan enak, pedesnya bikin nagih pemirsah.. mienya kenyal, saus lada hitamnya pedasnya pas, daging sapi yang dikasih juga banyak, gak pelit, mantul dah makan disini! Pantas saja pacar saya suka makan disini setiap dia berkunjung ke Bogor, what a great recommendation! Untuk Pangsit Gorengnya mah sudah terpampang nyata ke-kriuk-an dan kerenyahan dari kulit pangsit yang digoreng berwarna coklat keemasan plus saus pangsitnya asam-asam manis seger gimana gituuuu, hahaha..

Dan pacar saya juga take away Pizza Margharita yang ternyata di panggangnya memakai kayu bakar, beuh..unik yaa!  Pengalaman yang mengenyangkan makan di restoran ini ! TOP ! Berikut ini foto makanan yang kita pesan, saya ambil fotonya sesaat sebelum semua habis tak bersisa, hahaha..

Restoran Kedai Kita

Hotplate Mie Sapi Lada Hitam, Pangsit Goreng & Nasi Ayam Goreng Mentega.


Perut kenyang saatnya ngadem ke mall (teteup, yang dicari emol juga, dasar ya saya, anak mall ! hahaha..) Tujuan pertama kita adalah Botani Square. Di mall ini kita tidak makan berat lagi, hanya minum saja. Kegiatan di Botani Square adalah saya keliling menemani mba pacar keluar masuk store alias window shopping dan pada akhirnya iman dia tergoda dan membeli 1 piece baju yang menurut saya bagus kalau dia yang pakai, jadi semakin cantik, hehehe...

Puas (read:kaki pegel) keliling Botani Square, kita pun memutuskan untuk pindah lokasi karena ada item yang saya cari tapi tidak saya temukan di Botani Square. Nah berhubung jalanan Bogor sudah mulai macet, akhirnya kita memutuskan meninggalkan kendaraan di parkiran Botani dan melanjutkan perjalanan menggunakan taksi online demi supaya tidak capek menyetir dan kejebak macet, hehehe..

Tujuan ke 2 adalah Ekalokasari Plaza karena siapa tahu di tempat ini ada item yang saya cari-cari. Sampai di Ekalos seperti biasa yaa, di masa pandemi begini baik di Botani maupun Ekalos tetap harus cek suhu tubuh dan cuci tangan sebelum memasuki area mall, biar bersih gaes, hehehe... Keliling-keliling Ekalos membuat tenggorokan haus, akhirnya melipir lah kita buat minum teh sebentar, sekalian yaa ngobrol-ngobrol, quality time gitu lah ceritanya, eeaaa...hahaaa...

Item yang saya cari akhirnya saya dapatkan dan malah saya tergoda juga untuk beli item lain yang juga sebenarnya saya butuhkan, gak kuat iman saya tuh, hihihi.. Puas (read:kaki makin pegel) eksplor Ekalos kita pun memutuskan kembali ke Botani untuk mengambil kendaraan yang di parkir dan juga sekalian ke tempat meeting point yang pacar dan sahabatnya sudah sepakati sebelumnya.

Dan tahu gak dimana tempat meeting pointnya gaes ? "Kedai Kita" lagi ! Enggak, kalian gak salah baca, memang ketemuannya disitu lagi tapi di outlet yang berbeda lokasi, segitu sukanya pacar saya sama restoran ini sampai-sampai sehari 2x mengunjungi tempat ini, hahaha...tapi memang makanannya enak sih, hihihi.. Dan untuk menu makan malam saya tidak memilih nasi melainkan mie, yaitu Mie Tomyam Ayam. Mie yang kenyal dipadu kuah tomyam asam pedas menyegarkan plus topping potongan daging ayam, beuh..auto happy perut gue! Wkwkwkw... Noh tampilannya begini, cekidot:

Mie Tomyam Ayam.

Gimana ? Dari fotonya aja sudah kebayanglah yaa enaknya, hihihi.. Porsi mie nya itu cukup banyak sebenarnya tapi buat saya pribadi kurang banyak sedikit, kalau ini sih bukan salah restonya gaes tapi salah saya yang makannya banyak, hahahaa.. Sembari makan malam yaa kita ngobrol-ngobrol dan situasi resto saat itu cukup ramai pengunjung.

Perut kenyang, mata auto ngantuk, jadilah selesai dari restoran kita memutuskan untuk istirahat di hotel yang sudah di booking sebelumnya. Eits, jangan mikir yang macam-macam yaa, kita tidurnya terpisah kok, terpisahkan bantal, guling, dinding hahaha.. Hotel yang dipilih adalah Whiz Prime Hotel Pajajaran Bogor. Sebuah hotel bagus dan nyaman, ada kolam renangnya, staffnya ramah, oke banget untuk menginap jika liburan ke Bogor plus harga/malamnya akur banget sama dompet, gak bikin dompet sesak nafas, hahahaa..

Masuk kamar langsung bersih-bersih karena badan yang sudah lelah ini dan juga kasur empuk yang terus menerus memanggil saya untuk ditiduri, hahahaa.. Kamarnya nyaman, kasurnya empuk, nyaman dan saya kurang tahu tipe kamar apa yang saya tempati dikarenakan saat booking hotel ini saya percayakan saja kepada pacar saya, hehehe... Kira-kira beginilah sedikit penampakan kamar yang saya dapat:

Kasur Empuk :P
Toiletnya kakaa... :P
Shower dan Handuknya boleh kakaa... :P

Posesifnya kasur hotel membuat saya sulit beranjak gaes, hahaha... Dan saya akhiri Day 1 di bogor dengan menikmati kasur hotel sampai pagi, hehehe..


DAY 2.

Diawali dengan alarm yang berbunyi membuat saya terjaga dan begitu melek perut saya pun auto teriak lapar. Setelah beres sarapan saya pun langsung mandi biar wangi dan bersih, hehehe..

Di hari ke 2 ini setelah beres check out, saya dan mba pacar sempat googling toge goreng yang enak di kota Bogor dan ketemulah 1 tempat yang direkomendasikan oleh Google yaitu "Toge Goreng Ibu Hj. Omah", berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No. 23 A, Pabaton, Bogor Tengah. Begitu sampai di tempat ini 1 kata yang pas buat mendeskripsikan yaitu Rame! Iyaa, waktu kita datang ramai pembeli, baik yang makan di tempat maupun bungkus bawa pulang.

Tidak pakai lama, saya pun langsung memesan 2 porsi Toge Gorengnya. Rasa yang pertama saya rasakan dimulut adalah gurih kuah tauco dan manisnya kecap menyatu sempurna di mulut, enak !. Plus tidak lupa saya tambahkan kerupuk mie sebagai teman makan toge gorengnya, makan saya semakin meriah dan kriuk, hahaha..

1 porsi Toge Goreng dihargai  Rp. 18.000 dan kerupuk mie dihargai Rp. 8.000,- per plastik dan 1 plastik isinya 2 piece kerupuk mie. Tidak mengherankan bila saat kita datang tempat ini ramai pembeli, dikarenakan rasanya yang enak dan harga yang cukup terjangkau, mantul !. Penasaran tampilan Toge Gorengnya ? Cekidot gaes...

Toge Goreng

Seporsi Toge Goreng dan Kerupuk Mie sukses masuk ke perut saya, oh iya saat memesan Toge Gorengnya saya juga mendapatkan 1 gelas teh tawar hangat biar makannya semakin lancar gaes, hahaha... Pokoknya kalau kalian ke Bogor menurut saya wajib kalian coba sih Toge Goreng ibu Hj. Omah, tinggal search di google maps terus ikutin deh arahan dari mapsnya buat ke tempat ini.

Setelah kenyang makan toge goreng, kita pun berpindah tempat ke 1 cafe bernama "Dimitree Coffee & Eatery" yang berlokasi di Jl. Pangrango Bogor. Suasana cafe nya nyaman, bikin betah buat nongkrong berlama-lama, varian makanannya juga oke, minumannya juga bervariasi, overall saya suka nongkrong di cafe ini :).

Puas nongkrong di cafe kita pun pindah tempat lagi kali ini tujuannya adalah beli oleh-oleh khas Bogor, yaitu Bolu Lapis Bogor. Toko oleh-oleh Lapis Bogor Sangkuriang menjadi pilihan saya karena memang Lapis Bogornya bercita rasa enak, hehehe..

Setelah membeli beberapa rasa lapis bogor saya dan pacar pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan dengan demikian berakhirlah sudah liburan 2 hari 1 malam kita di Bogor.

Terima kasih bagi kalian yang sudah meluangkan waktu membaca trip report saya ini dan semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat, amiin.. :) Sampai bertemu kembali di postingan saya berikutnya, bye bye...



Created By: Penulis Imajinasi.






Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.

Kamis, 19 Desember 2019

[TRAVELLING] Explore Jakarta: Museum & Jakarta Old Town.




Haloooo semua.. apa kabar ? waah..semoga semuanya dalam keadaan sehat selalu yaa, amiin.. :) Di tulisan saya kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya mengunjungi salah 1 museum yang ada di Jakarta Barat, yaitu Museum Seni Rupa Dan Keramik. 


Museum Seni Rupa Dan Keramik ini letaknya bersebrangan dengan Museum Sejarah Jakarta yang ada di kawasan Kota Tua. Sebelum menjadi museum seperti sekarang ini, awalnya gedung museum yang dibangun tahun 1870 ini adalah Kantor Dewan Kehakiman Belanda lalu berubah fungsi saat Jepang menduduki Indonesia menjadi asrama militer dan barulah sekitar tahun 1990 gedung ini menjadi Museum Keramik Dan Seni Rupa. Di museum ini kalian bisa melihat banyak sekali koleksi lukisan dari berbagai macam bahan dan teknik yang berbeda seperti patung, totem kayu, grafis, sketsa dan batik lukis.


Dan sesuai nama museum ini, koleksi di museum ini bukan hanya lukisan saja, namun juga terdapat berbagai jenis koleksi keramik ataupun arca/kendi dari lokal maupun dari luar negeri. Keramik lokal berasal dari sentra industri berbagai daerah seperti Aceh, Palembang, Medan, Bandung, Yogyakarta, Bali, Lombok, Purwakarta dan daerah lainnya. Oh iya, sepengetahuan saya museum ini juga menyimpan berbagai jenis keramik dari Kerajaan Majapahit abad ke 14 yang sudah pasti memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.


Sedangkan untuk koleksi keramik dari luar negeri, museum ini menyimpan beragam jenis keramik dari negara Jepang, Thailand, Vietnam sampai negara di benua Eropa dari abad ke 16. Museum ini juga menyimpan koleksi keramik yang berasal dari negara Tiongkok namun saya kurang paham dari Dinasti apa keramik yang menjadi koleksi museum ini. Untuk dapat masuk ke museum ini kalian cukup membayar tiket masuk sebesar Rp. 5000,- saja.

Tampak Depan Museum Seni Rupa Dan Keramik.

Tiket Masuk Museum

Riwayat Museum Seni Rupa Dan Keramik.


Begitu masuk ke dalam area museum, kalian langsung akan melihat beragam koleksi lukisan yang tersimpan di museum ini. Dan pada saat saya berkunjung saya mengamati kalau lukisan ini tersimpan di beberapa ruangan yang diurutkan berdasarkan tahun pembuatan (jika saya tidak salah mengamati yaa, hehehe..). Dan berikut ini beberapa foto lukisan yang saya ambil saat saya berkunjung:









Itulah beberapa lukisan yang saya ambil gambarnya , sebuah maha karya yang luar biasa :). Buat yang penasaran seperti apa koleksi keramik yang ada di museum ini, ini dia gambarnya, silahkan dilihat :)



















NB: Foto-foto diatas hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan koleksi Lukisan dan Keramik yang ada di Museum ini :).



Museum ini cocok sekali bagi kalian yang memiliki minat di bidang seni rupa seperti melukis, memahat dan membuat keramik. Semua koleksi yang ada di museum ini tertata rapi, keramiknya disimpan di dalam lemari kaca dan dilengkapi dengan keterangan, sehingga memudahkan pengunjung untuk mengetahui informasi keramik yang sedang dilihat.


Berkunjung ke museum yang ada di area Kota tua Jakarta bisa menjadi pilihan disaat musim liburan seperti ini, karena selain kalian bisa menghabiskan waktu liburan kalian dengan jalan-jalan ke Kota Tua, kalian juga bisa belajar mengenai sejarah yang tersimpan di dalam setiap museum di area Kota Tua :). Selain Museum Seni Rupa, di area Kota Tua juga terdapat Museum Wayang, Museum Sejarah Jakarta, Museum Bank Indonesia dan Museum Bank Mandiri.

Museum Sejarah Jakarta


Setelah puas berkeliling di museum yang ada di Kota Tua, kalian juga bisa menikmati kuliner yang tersedia di sekitar kota tua. Kalian bisa memilih kuliner yang sesuai selera dan kantong kalian masing-masing, mulai dari jajanan yang ada di kaki lima, kafe yang ada di sekitaran Taman Fatahillah sampai kafe ikonik seperti Cafe Batavia.


Selamat liburan buat kalian semua, Selamat Natal bagi kalian yang merayakannya dan Selamat Tahun Baru 2020 :). Sampai ketemu lagi di tulisan saya selanjutnya, bye.. :)








Created By: Penulis Imajinasi






Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terima kasih.

Minggu, 17 November 2019

"Miss Whatever Part 2..."

*tingting* *tingting* *ceritanya wa masuk*

*1 new message from Alexandra*
"Pagi baby.."

Yup, begitulah pesan yang gue terima setiap pagi, kalau bukan gue yang kirim chat duluan yaa cewek gue yang chat, dan jujur aja chat dia yang selalu gue nantikan, my mood booster :)

Oh iya, kenalin, gue Ray, gue pacar Alexandra, kita baru jadian dan kalau kalian penasaran dengan proses jadian kita, kalian baca aja di part 1 yaa, hehehe..

Semakin gue kenal lebih lama, gue semakin paham karakter Alexandra (Sandra), dan jujur aja sering banget kita debat mulai dari hal sepele. Karena gue juga tipikal orang keras kepala, jadi aja deh kita sering argumen.

Gue yang pernah punya pengalaman diselingkuhin mantan gue dulu membuat pribadi gue jadi insecure, masalahnya adalah gue jadi tidak bisa 100% persen percaya sama cewek lagi, that's my problem :( dan berulang kali Sandra selalu memohon agar gue percaya sama dia, dan gue pun mencoba untuk percaya sama dia.

Ada 1 hal yang gue ajukan ke Sandra yang membuat dia tidak nyaman yaitu saling berkabar satu sama lain. Bukan tujuan gue mengekang dia tapi gue hanya ingin tahu dia dimana, apakah dia baik-baik saja, keadaannya bagaimana, yaa di logika gue adalah "namanya pacaran harus saling update kabar".

Awal-awal Sandra mengakui kalau dia tidak terbiasa dengan gaya komunikasi seperti itu, bagi dia itu mengekang dan tidak nyaman dan gue juga tidak tahu bagaimana gaya pacaran dia dengan mantannya sebelum gue. Namun gue kasih pengertian dan akhirnya Sandra mau mencoba untuk mengikuti gaya gue, thank you Sandra, i love you :).

Sebenarnya gue tahu banyak sifat gue yang membuat dia kurang nyaman namun dia tetap berusaha menerimanya dan itupun juga yang gue lakuin ke dia, gue berusaha untuk selalu memenuhi segala permintaan dia karena gue sayang sama dia.

Karena kita 1 kota dan jarak kantor kita tidak terlalu jauh, kita jadi sering ngedate after office hour. Dulu gue pernah dengar orang tua gue ngomong begini "secapek-capeknya kita kalau ketemu orang yang kita sayang pasti capeknya hilang", dan itulah yang gue rasain setiap kali gue ketemu Sandra sepulang kantor, capek penat gue langsung sirna setelah melihat senyum dia :).

Gue suka cara dia memperlakukan gue, gue suka cara dia memperhatikan gue tapi terkadang gue juga bingung menghadapi sifat dia, salah 1 contohnya adalah saat dia marah besar karena gue gak bisa datang pada saat dia sakit. Padahal gue udah jelasin kondisi gue yang lembur pada saat itu, namun Sandra marah lewat chat dan membuat gue bingung dan sedikit tersinggung, tapi gue memaafkan dia, gue paham gimana gak enaknya sakit tidak dijenguk pacar, gue minta maaf Sandra :(

Dan untuk menebus salah gue, di hari berikutnya gue sempatkan mengantarkan sarapan untuk dia sebelum gue berangkat kantor karena gue gak mau dia kelaparan belum sarapan dan biar dia cepat sembuh. Dari semua wanita yang pernah gue pacarin, jujur Sandra yang paling manja ke gue dan gue tidak masalah dengan sikapnya itu, malahan gue senang bisa memanjakan wanita kesayangan gue :).

Setiap kita ngedate, dikarenakan gue tidak punya kendaraan pribadi (waktu mau beli kendaraan dilarang sama ortu dan pada akhirnya uang buat kendaraan gue alihkan untuk DP rumah sederhana di sekitar kota Jakarta), gue jadi sering ngajak dia naik transportasi umum mulai dari transjakarta, KRL hingga taksi online. Jujur sebenarnya gue sedih ngajak dia naik kendaraan umum karena mungkin dia sama mantan dulu tidak pernah naik kendaraan umum. Maaf ya Sandra kalau gue nyusahin :(.

Apalagi pernah waktu kita pulang dari Bogor, kaki dia bengkak karena jalan kaki yang cukup jauh, kurang lebih 1.5 km. Sebenarnya waktu itu gue sudah pesan taksi online dari stasiun Bogor namun karena situasi saat itu macet parah, tidak satupun taksi online terima orderan gue dan pada akhirnya dia sarankan jalan kaki namun gue tidak akan menyetujui usul dia kalau seandainya gue tahu kakinya bakalan jadi bengkak setelah pulang dari bogor, i'm so sorry baby :(.

Sandra itu anaknya periang dan selalu bisa bikin gue ketawa, bahagia dan itu yang bikin gue jatuh cinta sama dia. Dan jujur saja gue sudah membayangkan tahun depan dia jadi istri gue, bukan pacar lagi. Yang bikin gue semakin cinta sama dia, dia tidak pernah komplain waktu gue ajak naik transportasi umum.

Oh iya, gue sama Sandra itu sama-sama suka makan, jadi tidak jarang kita isi acara ngedate kita dengan wisata kuliner. Banyak tempat kita datangi untuk sekedar kulineran.

Hanya saja, namanya hubungan itu tidak selalu berjalan mulus, gue berulang kali debat atau argumen sama Sandra, yang gue tidak suka dari Sandra adalah saat dia lagi emosi, dia suka sekali berkata bukan kata kasar/kotor sih sebenarnya cuma bikin gue jadi tersinggung tapi gue maklumin itu karena namanya juga orang lagi emosi.

Hhmm..kalian pernah gak sih gaes, merasa kalau kalian tidak pantas buat pacar kalian ? Gue terkadang merasa begitu, gue merasa gue tidak pantas atau layak membahagiakan Sandra dikarenakan Sandra itu wanita yang spesial sekali di mata gue, dan gue selalu ingin memberikan yang terbaik untuk dia namun di 1 sisi gue juga punya batasan dalam hal apapun termasuk ekonomi, itu yang bikin gue sedih.

Dia wanita istimewa dan gue gak mau kehilangan dia. Tapi..gue juga bukan manusia sempurna terlebih saat gue lagi diliputi emosi juga, gue kadang suka ngomong sesuatu yang menurut Sandra itu kekanak-kanakan, contohnya seperti gue pernah meminta kembali barang yang dia pinjam dari gue saat gue sama dia lagi berantem, gue akuin itu salah 1 sifat buruk gue gaes, gue berpikirnya biarpun ada masalah tapi barang yang di pinjam ya harus dikembalikan dong!. Sifat begini tuh buruk sih memang gaes, jangan ditiru! Hehehe..

Mungkin, karena sudah terlalu sering kita debat dan membuat Sandra lelah, akhir-akhir ini Sandra sering sekali bilang malas dalam hal argumen, debat dan lain-lain. Jujur sebenarnya gue tidak suka dia omong begitu karena menurut gue kalau sudah malas begitu sama saja dengan malas berhubungan karena namanya pacaran pastilah ada debat/argumen walaupun sebabnya karena hal sepele.

Hal sepele yang gue maksud adalah ketika gue sakit, gue berharap dia menunjukkan sedikit perhatian dia, ya gak perlulah datang ke tempat gue tapi setidaknya chat gue tanya udah makan belum atau ngingetin udah minum obat belum, hal yang mungkin sepele tapi berarti buat gue yang lagi tepar sakit, hehehe.. Karena dia tidak chat sama sekali, keesokan harinya gue komplain ke dia dan dia menjawab dengan hal lain lagi dan ujung-ujungnya kita argumen dan keluar lagilah omongan malas itu, karena gue juga lagi diliputi emosi akhirnya gue balas dengan bilang "kalau sudah malas, ngapain lagi dilanjutin hubungan ini" dan kita pun semakin ribut.

Gue itu hobby menulis di media apapun, entah itu blog atau sekedar status wa. Menulis adalah salah 1 cara gue meluapkan isi hati atau apapun yang gue rasakan, termasuk saat gue emosi, gue pasti menulis, walaupun setelah gue post langsung buru-buru gue hapus karena gue tidak mau orang banyak membaca tulisan gue, karena sebenarnya menulis itu cuma media gue menyalurkan kekesalan gue. Gue berpikiran, daripada gue lampiaskan kemarahan gue dengan membentak dia lebih baik gue diam dan salurkan amarah gue dengan menulis kekesalan gue.

Tapi memang 1 kebiasaan gue ini tidak disukai Sandra, ya gue maklum saja kalau dia berpikiran gue seperti cewek yang lagi nyindir dengan tulisan yang gue tulis. Dan gue sadar tidak semua orang bisa menerima kebiasaan gue ini, maaf ya Sandra kalau hal ini bikin kamu tidak nyaman.

Karena beberapa kali kita ribut dan dia selalu bilang malas, gue juga selalu bilang kalau sudah malas ya putus saja, hal ini membuat dia semakin marah sama gue bahkan sampai telepon gue juga direject sama dia. Padahal gue ingin kita baikan karena tetap saja semarah-marahnya gue sama dia, gue sayang dia, gue cinta dia. Tapi sepertinya Sandra sudah benci sama gue sampai telpon gue pun di reject. Akhirnya gue pun menganggap kalau dengan telepon gue direject berarti dia sudah tidak mau berhubungan sama gue lagi.

Iya gaes, akhirnya gue sama dia putus padahal kalau boleh gue ngomong jujur, gue masih sayang dengan dia, tapi sepertinya dia sudah benci sama gue.

Dear Sandra, aku minta maaf dengan semua kekuranganku padamu, aku cuma manusia biasa yang punya kekurangan dan aku memahami bila kamu tidak bisa menerima kekuranganku. Terima kasih sudah hadir di dalam hidupku, terima kasih sudah memberi tahu aku rasanya dicintai, terima kasih sudah mengajarkan aku tentang wanita. Aku berdoa semoga kamu menemukan pria yang lebih baik dan lebih mapan dari aku, tetaplah menjadi Sandra yang ceria yang disukai banyak orang, tetaplah menjadi Sandra yang pernah membuatku bahagia walau kini kamu bukan pacarku lagi. Dan bila hati ini boleh jujur, aku masih sayang sama kamu dan berharap kita balikan lagi jadi pacar seperti dulu. With Love, Ray.

Demikianlah gaes kisah cinta gue sama Sandra, walaupun singkat tapi membekas manis buat gue dan gue harap juga membekas manis di ingatannya Sandra. Terima kasih buat kalian yang sudah mengikuti dan membaca cerita ini mulai dari part 1, gue doakan semoga kalian langgeng selalu dengan pasangan kalian saat ini, dijaga baik-baik yah pasangannya, jangan melakukan hal bodoh seperti yang gue lakukan ini, gue sekarang kehilangan orang yang gue sayangi dan buat yang masih single/jomblo, gue doakan semoga cepat dapat pasangan yah, amiiin... :)





Created By: Penulis Imajinasi





Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.


Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Jumat, 27 September 2019

"Miss Whatever Part 1..."




Kring...Kring *ceritanya ada telpon*
"Halo pagi.."
"Pagi...bu Alexandra. Saya Romi bu, dari kantor pusat, saya mau minta laporan sales bulan ini, bisa bu?"
"Loh..mohon maaf pak, tapi deadline saya masih lama kan pak?"
"Iya bu, tapi Sales Director minta sore ini sudah selesai."
"Haah ? Yang bener aja pak! aduuh..."
"Iya bu, benar. Saya minta tolong ya bu, kalau tidak Sales Directornya akan marah ke saya dan ke ibu."
"Ya ya ya pak, baik." (Dalam hati gue: Whatever!) *klik* *telepon ditutup*


Iya, gue memang akrab dengan kata "Whatever". Oh iya, sebelumnya perkenalkan, nama gue Alexandra Nova Riyanti, biasa dipanggil Sandra, umur 29 tahun, anak rantau yang mencari sekarat berlian di ibukota. Bekerja sebagai Sales Manager di sebuah perusahaan swasta.


Gak usah gue jelasinlah yaa, asal gue dari mana, yang pasti gue asli Indonesia, hahaha... Gue tinggal sendiri di ibukota namun gue punya kakak yang tinggal di sekitaran jakarta juga. Oke, cukup perkenalannya, sekarang balik lagi ke kata "Whatever", hehehe..


Gue juga tidak tahu kenapa gue sering banget ngomong "Whatever", biasanya sih gue ucapin kalimat sakti ini(halah! Hahaha...) kalau gue sudah kesal sama sesuatu atau seseorang. Jadi yaa karena gue sudah kesal, so whatever lah, bodo amat deh pokoknya, hehehe..


Oh iyaa, biarpun sudah cukup umur begini tapi gue masih jomblo *syedih!*. Kalian punya kenalan cowok baik yang jomblo gak gaes ? Bisa kali di japri no.wa nya ke gue, hahaha.. Yah, karena teman-teman gue merasa simpati(lebih tepatnya kasihan ke gue,hahaha..), mereka menyarankan gue untuk install aplikasi pertemanan, dengan harapan gue bisa ketemu orang baru dan syukur-syukur pacar baru.


Karena gue bosan juga dengan kejombloan gue, pada akhirnya gue pun mengikuti saran teman-teman, gue install aplikasinya dan gue buka saat gue lagi santai. Lumayanlah, cuci mata melihat cowok ganteng di aplikasi,hihihi..


Gue tuh terkadang suka kepikiran, cowok di aplikasi ini pada baik-baik gak yaa ? Atau jangan-jangan penjahat kelamin semuanya lagi? Haduuh...suka parno gue kalau mikirin itu tapi yaa bukan gue (Sandra) namanya kalau gak punya pikiran "Whatever", bodo amat deh, toh gak semua cowok juga yang bakal ketemuan sama gue, gue pilih-pilih juga kaliiii, hahaha..


Hanya saja, harap dimengerti, yang namanya cari jodoh itu tidak semudah beli gorengan yang cukup dengan uang 5 ribu dapat 4 pieces bakwan atau tahu isi. Gue mencoba beberapa kali bertemu dengan pria yang gue kenal dari aplikasi tapi tidak ada yang bisa menimbulkan rasa "klik" di hati, susah cyiinn,hihihi.. Hingga pada suatu hari, sebuah pertemuan singkat dengan seorang cowok "online" merubah segala hari gue..


*Di sebuah mall, di hari sabtu gue janjian dengan si cowok "online"*
Tuut.....tuut....tuut.... *gue coba telepon sang cowok karena gue agak telat datang karena masih harus bekerja pada hari sabtu*
"Halo...."
"Halo bang..abang dimana?" Gue bertanya..
"Abang lagi makan di supermarket lantai dasar"
"Ooh ok, aku kesitu" *dalam hati gue, ini cowok udah makan duluan aja, gak ngajak-ngajak !*


*Obrolan saat kita ketemu*
"Makan dek, mau bakso malang?" Tanya si cowok online..
"Gak bang, makasih, sudah makan.."
"Oh gitu..iya, abang nunggu kamu sambil nahan laper, jadi abang ngemil bakso malang deh, buat ganjel perut,hehe.."
"Oh iya bang, gak apa-apa, makan aja dulu..."

*Dalam hati gue: Whatt ??? Bakso Malang cuma cemilan buat dia ? Gilak kali nih orang yaa ! 
Itu makanan berat woy, ada mie, bakso dan para sekutunya, gimana sik ?!*

*Setelah sekitar 10 menit di momen awkward sembari menunggu cowok ini menghabiskan "cemilan-nya"*
"Terus sekarang mau kemana ?" Tanya si cowok pada gue..
"Um...kayak yang aku bilang sebelumnya bang, aku nanti malam ada janji mau nonton sama teman-temanku"
"Kamu nontonnya dimana?"
"Di Blok M"
"Hoo gitu..tau gitu sih ketemuannya langsung aja di Blok M, ngapain disini.."
*Lalu si cowok omong lagi*
"Ya sudah, kita pindah mall saja ke Blok M, biar nanti kamunya gak repot lagi"
*Dan setelah memesan taksi online, kita pun jalan untuk pindah tempat ke Blok M*


Well..jujur sih gue gak yakin dengan apa yang gue rasa, gue merasa cowok ini beda, cowok ini bisa bikin gue ketawa dan gue merasa seperti sudah kenal lama banget sama dia, padahaaall..baru juga 2 jam ketemunya, aneh memang sih! Tapi yaaa whatever lah, gue happy sama ini cowok jadi ya gue nikmatin sajah, hehehee...


Yang gue suka juga, lelucon yang diomongin si cowok ini tuh lucu gitu loh, nyambung gue sama leluconnya dia. Aduh gimana yaa jelasinnya ? 1 contoh simple aja, gue gak tahu kenapa gue bisa ngakak parah saat dia bilang kita harus menyatukan persepsi tentang tukang gorengan saat membahas ukuran gorengan. Coba deh gaes, bahasnya tuh ukuran gorengan, gak penting banget kan?? Tapi yaa balik lagi sih, whatever lah yaa, gue happy dan nyaman sama cowok ini, hehehe...


Oh iyaa, gue sampe lupa kenalin ke kalian.. *duh abang sayang, kau membuatku lupa segalanya,hahaha..* Nama cowok ini tuh Reynold Herdito panggilannya Ray. Kita sama-sama anak rantau di ibukota yang kejam inih (halah! hahaha..) Dan jujur sih, selama 5 jam jalan bareng Ray, waktu berasa cepat banget berlalu, semua topik kita obrolin, bahkan kita juga sempat selfie pakai hapenya Ray. Kalau selfie sih memang gue sengaja pakai hapenya Ray, biar setiap dia buka hapenya jadi keingetan sama gue yang saat ini mulai tumbuh benih-benih cinta di hati, hahaha.. *drama queen banget sik gue! hahaha...*


Setelah pertemuan pertama itu, ternyata Ray kembali mengajak gue buat ketemuan. Dan gue gak akan melewatkan momen ini, gue dandan maksimal a.k.a habis-habisan, pol-polan deh, hahaha.. Supaya Ray semakin suka sama gue, hahaha... Dan gue gak bisa membohongi diri gue sendiri, gue suka sama Ray, makanya gue ingin tampil secantik mungkin di hadapan Ray... :)


Dan kalian tau gak gaes ? Doa gue dikabulin sama Tuhan (emang dasar rejeki anak baik kali yah, hihihi...), Ray beneran suka sama gue, yeeaaayy...hahaha..
Seminggu setelah pertemuan pertama, Ray nembak gue, minta gue jadi pacarnya.. Of course baby, YES ! Hahahaa... Gue senang banget, salah 1 alasannya karena gue sudah gak jomblo lagi, dan gue yakin pasti hari-hari gue akan terasa lebih berwarna dengan kehadiran Ray di hidup gue :).


Berhubung sekarang kita sudah pacaran, barulah disini gue kenal lebih dalam lagi karakter Ray yang sebenarnya dan tidak jarang perdebatan diantara kita pun sering terjadi. Karena kalian tahulah gaes, menyatukan 2 pola pikir/pandangan itu tidak mudah dan itulah yang sering menyebabkan gue sama Ray debat. Saat debat panjang dengan Ray, gue sering banget ngomong kata sakti gue "Whatever", yang ternyata Ray tidak suka.


Setiap gue ngomong kata sakti itu, semakin pecahlah perdebatan yang lebih sengit lagi diantara kita, sengitnya melebihi debat capres kemarin!(wuaduuh..lebay yaa! hahaha..) Ray menyatakan tidak suka dengan sikap gue yang sering banget ngomong "Whatever". Dan karena gue terlalu sering mengucapkan kata sakti itu, akhirnya Ray menjuluki gue dengan julukan "Miss Whatever".


To my honey bunny sweety Ray, maaf ya kalau aku sering ngomong "Whatever". Semoga dengan semakin bertambahnya usia hubungan kita, kamu jadi semakin paham dan menerima karakterku, si "Miss Whatever".  With love, Sandra.


Yah, begitulah gaes, cerita gue kali ini, cerita seorang anak rantau yang bukan hanya punya pacar baru dan melepas masa jomblonya, tapi juga sang gadis ini mendapat julukan baru dari pacarnya,hehehe..


Jujur sih gue happy pacaran sama Ray, karena dia itu orangnya tidak pernah mengekang ataupun mengatur gue. Walaupun gue sudah jadi pacarnya tapi gue masih bisa bebas ketemuan dengan teman-teman gue, nonton drama korea favorit gue dengan tenang dan makan es krim favorit gue sebanyak apapun yang gue mau,hihihi.... Ooh Ray, I Love You... :)


Sampai ketemu di cerita gue yang lainnya ya gaes, segini dulu aja tulisan gue ini karena gue sudah janjian sama Ray mau nonton, bye bye gaes....Have a nice day buat kalian semua :)







Created By: Penulis Imajinasi




Mohon sertakan alamat blog saya jika anda ingin membagi artikel ini atau memposting ulang cerita ini ke dalam website/sosial media anda. Terima kasih.



Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

Selasa, 18 April 2017

Roti Isi Cinta....


Cinta Monyet itu kadang-kadang bisa jadi cinta pertama. Dan Cinta pertama bagi Rere adalah saat masuk SMA, saat ospek sekolah.
*Saat dilapangan sekolah, pagi hari...*
Kakak Kelas (1)Selamat pagi adik-adik semuanya
Peserta OspekPagi kakaaaa
Kakak Kelas (1)hari ini hari terakhir kalian ospek, dan sebagai syarat terakhir ospek hari ini, kalian wajib mengumpulkan tanda tangan kakak kelas sebanyak-banyaknya, dan jangan lupa cantumkan juga kelas berapa aja yang kalian mintai tanda tangan
Rerekaka kelas yang boleh dimintai tanda tangan yang kelas berapa aja kak?
Kakak Kelas (1)semuanya boleh, kelas 2 dan 3
Kakak Kelas (1)Kakak beri waktu sampe jam 11 siang yah, sekarang silahkan mulai
Peserta OspekBaik kakaaaaa
RereCin, kamu ke kelas berapa dulu nih?
CindyAku ke kelas 2 aja dulu deh
Rereohh, ok ok.. aku ke kelas 3 ahh..
Cindyok, nanti ketemu lagi disini ya
Rere pun menuju lantai 3, lantai dimana kelas 3 belajar.
Rere masuk ke kelas pertama yang paling dekat dengan tangga, yaitu kelas 3 IPA 1
Rere*gugup* permisi kak, saya siswa baru, lagi ospek dan harus kumpulin tanda tangan kakak kelas
Kakak Kelas (2)Ooh, mana sini ku tanda tangani
RereMakasih kakak
Rere pun mengelilingi 1 kelas itu sampai tiba giliran dia meminta tanda tangan seorang kakak kelas yang sedang fokus baca
RereHai kak, maaf, permisi saya mau.....*dipotong pembicaraannya oleh si kakak kelas*
Kakak Kelas (3)iya saya tau..kamu mau minta tanda tangan untuk keperluan ospek kan? *senyum*
Rere*kaget plus gugup* eh em iya kak..
Kakak Kelas (3)mana bukunya? saya masih kebagian tempat buat tanda tangan kan? *senyum lagi*
Rere*terdiam beberapa saat memandang wajah kakak kelas*
Kakak Kelas (3)Halo..Rere, mana bukunya?
Rereeh iya kak, ini.. *menyodorkan buku*
Kakak Kelas (3)Nah.. beres! sudah nih
Rereterimakasih ya kak. tapii, kok kakak tau nama aku ya?
Kakak Kelas (3)Ya taulah, kan ada papan nama di seragam kamu. kita semua kan pakai papan nama re, gimana sih?
Rereeh..oh, iya ya,haha.. aduh, pertanyaan aku bodoh ya *sambil melirik papan nama si kakak kelas*
Rere(dalam hati) ooh..kakak ini namanya Rony.
Kakak Kelas (3)udah ? ada lagi yang mau di tanda tangani re?
Rereudah kak, ini aja kok. makasih ya kak *rere lalu keluar untuk ke kelas berikutnya*
Bagi si kakak kelas, mungkin itu hanya pertemuan biasa, namun tidak bagi rere.
Malam harinya Rere chat ke Cindy, sahabat dari SMP
RereCindyyyyyyyy...ehehe
Cindy is typing...
CindyIya rere...hehe
Cindygimana tadi, banyak gak dapat tanda tangan kakak kelasnya?
Rerebanyak, semua kakak kelas di kelas 3 aku mintain tanda tangan cin
Rere is typing...
Rerebahkan ada yang berhasil tanda tangan di hati aku cin..hahaha
Cindyhaa?? maksudnya?
Cindyehh bentar-bentar...jangan bilang lu suka sama salah 1 kakak kelas kita ?
Rerehu uh.. aku kayaknya suka deh sama kakak kelas kita.
Cindyastagaaa..ini anak yah, baru beberapa hari di sekolah udah dapat taksiran aja :P
Rereyeee..biarin sik! :D lagian kakak kelas yang ini tuh beda
Cindybedanya gimana? si kakak kelas jalannya melayang gitu yaa? makanya beda :D :P
Rereyaahh..setan dong kalau melayang..hahaha
Rere is typing...
Rereiyah, beda aja. gini, tadi dia itu lagi baca buku fisikanya, fokus gitu keliatannya, tapi ternyata dia tau juga kalau aku datang buat minta tanda tangan
RereAkunya yang jadi gugup deh, gak tau kenapa..
Cindyooh gitu..hehe, fokus tapi tetap memperhatikan sekeliling ya kakak kelas itu
Cindyganteng ganteng ? hihihi.. :D
Rereawalnya sih gak tau cin ketutupan buku soalnya tapi pas bukunya dia tutup, um..manis kali yaa, gak ganteng
Rere is typing...
Reresenyumnya lucuk, imut gitu deh buat ukuran cowok.
Cindyudah kenalan belum ?
Rereudah. malah dia tau namaku duluan dari papan nama ku,hehee..
Cindyhooo..dia diam tapi memperhatikan yaa..hehehe.. oia, namanya siapa?
RereRony. Anak Kelas 3 IPA 1, masih single, salah 1 anggota redaksi mading, ikut ekskul basket juga,hehe..
Cindyastagaaa.... cepat kali kau cari info tentang kak Rony..hahaha...
Rerehehehe..iya dong, namanya juga suka :P
Rere is typing...
Rerekayaknya aku bakal sering-sering main ke lantai 3 deh, sekedar buat nanyain PR aja gitu sama kak rony :D
Cindyhalah..bisa banget deh lu mah.. bilang aja mau ketemu sm kak rony kaann...ngakuuu.. :D
Rerehahaha..iya juga sih :P udah ahh, tidur dulu ya, biar besok gak kesiangan ketemu bang rony :P
Cindyehh..gak manggil kakak lagi nih sekarang ?? ooo..abang sayang yaa? hahaha.. :D
Reregak, gak cocok dipanggil kakak. cocoknya dipanggil abang ajah.. :D abang kesayangan! :D :P
Cindyhahaha..dasar rereeee...
keesokan hari disekolah, saat jam istirahat Rere ke lantai 3 dan mendapati Rony sedang mau ke kantin
Rerehai bang..
Ronyehh rere, kenapa re? mau minta tanda tangan lagi? hehe..
Rerehaha..gak bang, kan kemarin udah
RonyEh iya, udah makan belum re? abang mau turun, mau ke kantin, mau ikut?
RereBoleh, aku juga laper
Rony dan Rere sama-sama turun ke kantin, makan dan ngobrol di kantin sampai akhirnya jam istirahat berakhir dan mereka kembali ke kelas masing-masing
Semakin hari, intensitas Rere naik ke lantai 3 semakin sering untuk menemui Rony. Satu sekolah pun bertanya-tanya tentang sang adek kelas yang selalu naik ke lantai 3,dan hanya ke kelas 3 IPA 1 saja.
*Saat Di Kantin*
Rerebang, boleh nanya gak ?
Rony1 pertanyaan seharga nasi uduk emak kantin, gimana? hahaha
Rereiihh..mau nanya aja bayar, hahah
Ronyhehe..becanda deng, mau nanya apa?
Rereboleh tau nomor hape abang gak ?
Ronyno hape? buat apa?
Rereya buat kusimpanlah, jadi kalau ada PR yang aku gak tau, aku bisa chat or telp abang
Ronyoh gitu.. ya udah, sini hapemu, abang save no abang di hape kamu.
Ronynih,sudah re, hehe.. ya udah, balik ke kelas yuk, jam istirahat udah selesai
Rere(hatinya senang) ok bang, oia, makasih ya no hapenya
Ronyiya, sama-sama. abang naik dulu ya *senyum*
Rereiya bang..hehe
*Sore harinya Rere memberanikan diri untuk chat duluan ke Rony*
Reresore abang.. lagi ngapain?
RonyHai Re,sore..abang masih di sekolah, baru selesai basket, kamu lagi ngapain?
Rereooh..abang masih di sekolah ya? tau gitu tadi aku tungguin deh, mau liat abang main basket :P :D
Ronyhahaha..gak usahlah re, abang mainnya jelek :D lagian juga nanti kamu pulangnya kesorean
Rerehehe..gak apa-apa sih kesorean asal abang nganterin aku pulang,hahaa
Ronyyaahh..bilang aja minta dianterin, pake alasan nungguin basket lagi..:P
Rereya gak apa-apa kan..? hehe :D
Ronynanti disambung lagi chatnya ya re, abang pulang dulu, udah dateng nih angkotnya.
Rereok bang, hati-hati dijalan ya
Ronyok re, makasih
*Sesampainya Rony dirumah, mereka pun melanjutkan chat yang sempat tertunda sampai malam hari. Rere sangat senang karena saat ini ia semakin dekat dengan Rony*
Pada hari ini, tanpa janjian, rere dan rony sama-sama datang pagi.
Rerepagi abang..
Ronyeh rere.. pagi banget datangnya re
Rereiya bang, aku bareng kakak ku,dia pagi ini ada UTS di kampusnya, jadi berangkatnya lebih pagi
RonyOh gitu re...
Rereabang sendiri kok pagi amat datangnya?
RonyOh iya re, abang kan nebeng juga, tapi sama papa abang yang mau berangkat kerja. Jadi ya setiap hari aku datangnya jam segini.
RereOh gitu.. udah sarapan belum bang?
RonyUdah sih, tapi masih laper deh, ke kantin yuk
*mereka pun pergi ke kantin*
RonyYaahh..si ibu kantin belum datang lagi, kepagian akunya.huff..
RereIya bang, kantinnya masih tutup nih, balik ke kelas aku aja yuk
*Dikelas Rere*
Rereum..abang suka roti gak ? roti isi telur ceplok, ada 2, kalau abang mau, 1 buat abang
Ronyehh, itu bukannya buat bekal kamu ya re?
Ronynanti kamu kurang lagi bekalnya, hehhe
Reregak apa-apa bang, kalau abang mau...nih,ambil aja. *membuka kotak bekalnya*
Ronywah, terimakasih ya re, abang coba yaa..hehehe
Ronywaaa..enak re, hehe..asin gurih..dikasih garam ya telurnya?
Rereiya bang, aku kasih garam sedikit pas menggoreng telurnya
Ronyooh.. ini bikinan rere sendiri kah?
Rereiya bang, aku masak sendiri tadi pagi
Ronybeuh..paten kali kau ya, masih kelas 1 SMA udah terbiasa masak.
Rere*malu-malu karena dipuji* ahh..biasa aja bang, aku emang bantuin mamaku masak sebelum pergi sekolah
Ronyhoo..anak baik.. *sambil acak-acak rambut rere beberapa detik* hahaha
Rereiiiiihh abang..berantakan tau rambut aku.. *manyun*
Ronygak apa-apalah, bawa sisir kan? *semakin mengacak-acak rambut rere* hahahaha...
Rereabaaannng.... huuuhh :(
Setelah hari ini, Rere setiap harinya berangkat lebih pagi hanya supaya bisa ketemu dan berduaan lebih lama dengan kakak kelas kesayangannya. Tidak lupa juga Rere menyiapkan roti isi telur yang menjadi kesukaan Rony.
*suatu pagi,seperti biasa, dikelas rere*
Rereenak bang rotinya?
Rony*sambil mengunyah roti* enak re, seperti biasanya, roti buatan kamu selalu enak, hehe..
Rere(Happy mendapat pujian dari Rony) hehee..bisa aja ahh bang..
Ronybener re, enak..nih coba kalau gak percaya *nyodorin roti yang dipegang*
Reregak bang, makasih, aku kan juga bawa, lagian kan aku juga yang bikin..hehehe
Ronyoia yaa, ini kan kau yang buat yaa..hahaa..lupa aku..
Rereaku mau tanya deh bang, boleh tak?
Ronymau nanya apa?
Rereaku perhatikan, abang kok gak kayak kakak kelas yang lain sih..
Ronymaksudmu?
Rereiyaa, kakak kelas lain tuh kan kalau istirahat pasti ke kantin bareng pacar, nah kalau abang kok sendiri aja. kalau gak aku temanin, pasti abang sendiri
Ronyoohh itu..simple aja sih, ya karena aku emang belum punya pacar re.
Rereooh..jadi abang masih jomblo yaa? kakak kelas kan banyak yang cantik, seksi, masa gak ada yang abang suka sih?
Ronyiya abang masih jomblo re. Um iya sih, banyak yang cantik dan seksi, cuma ada 1 masalah re
Reremasalah? apa bang?
Ronymasalahnya adalah abang suka sama mereka, tapi mereka gak suka sama abang, gimana dong?? hahaha.. itu masalahnya :D
Rerehahaha..oo jadi karena itu toh bang..
Reretapi..kalau ternyata ada cewek yang suka sama abang gimana?
Ronyyaa tergantung, abang kenal gak sama ceweknya,hahaha
Rereduh abang yah, kebanyakan hapalin tabel periodik nih,makanya jawabnya error.
Rereya kalau gak kenal masa bisa suka or sayang bang, gimana sih?? hahaha
Ronyhahahaa... ya iya sih re, abang kan cuma becanda aja jawab begitu
Ronykalau ada cewek yang suka sama abang, selama dia nyaman sama tingkah abang yang begini, gak masalah sama abang, malah abang bersyukur re, punya pacar, hahahaha
Rerehahaha..yee,malah girang ya bang
Reretapi bener sih bang, ada cewek yang suka sama abang
Ronyooh..siapa re orangnya?
RereAku bang. aku suka sama abang sejak dari jaman ospek, waktu minta tanda tangan abang, hehe
Ronyuhuk..! duh, jadi keselek roti nih..uhuk uhuk!
Rereeehh..malah keselek pula kau bang..
RonyKagetlah aku, di tembak cewek, adek kelas pulak,hehehe..
Ronytapi, ini kamu gak lagi bercanda kan re? *menatap wajah rere dengan serius*
Reregak abang, aku serius. aku suka sama abang. makanya aku selalu ke lantai atas cuma buat ketemu sama abang
RereSebenarnya sih nanya tentang pelajaran itu hanya bonus buatku bang, yang utama sih supaya bisa ketemu sama abang setiap hari.
RereTerus ngapain juga aku bikinin roti kesukaan abang setiap hari,spesial aku buat dengan cinta.
RereTerus datang lebih pagi ke sekolah hanya demi ketemu dan sarapan bareng abang
RereBang, aku siap kok jadi pacar abang :)
Ronykamu benar-benar mau jadi pacar abang re?
Rereiya, mau bang.
Ronyem..mulai detik ini, kamu bukan hanya adek kelas abang saja, tapi kamu juga pacar abang, hehe..
Rere*Spontan Memeluk karena bahagia* terimakasih ya abang :)
Ronyalamaakkk..dipeluk cewek aku barusan yaa?? haish, gini rupanya rasanya dipeluk cewek yaa, hangat..hahaha..coba peluk lagi dong re..
Rere*malu-malu* iiihh abang, apaain sih, norak tauk!... *tapi sambil meluk lagi*
Ronyya kan baru kali ini abang dipeluk cewek selain mamak abang atau sepupu abang, hahaha
Rere dan Rony tertawa bersama.
Mulai saat itu, tiada hari yang mereka lewati sendiri, selalu berdua kemanapun dan dimanapun.
Rere semakin rajin membuatkan "Roti Isi Cinta" untuk Rony. Setiap hari Rere juga dengan sabar menunggu sampai Rony selesai dari urusan mading dan basketnya.
Bagi Rere, Rony adalah cinta pertamanya. sebuah cinta yang bersemi semasa SMA.





Created By: Penulis Imajinasi






Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terimakasih.


Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.