Apa yang akan saya share dibawah ini adalah sebuah bukti bahwa setiap ilmu atau mata pelajaran pastilah memiliki keunikan tersendiri.
Siapa yang dulu saat sekolah tidak suka belajar matematika hayoo?? tunjuk tangan cobaaaa,hehehe.. Terkadang belajar matematika itu suka bikin sakit kepala yah,hahaha..
Nah,dibawah ini adalah beberapa contoh soal tentang keunikan atau mungkin bisa dibilang keajaiban dari Matematika (semoga setelah membaca postingan saya ini,adik-adik yang masih sekolah jadi suka sama pelajaran matematika yah..^_^ hehe.. ).
Silahkan dibaca dan saya sendiri sudah mencoba membuktikan dengan menghitung secara random beberapa penjumlahan dan perkalian dibawah ini dan hasilnya memang sama persis. Unik ! :)
1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321
1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111
9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888
Hebatkan ?
Lalu coba lihat berikut ini :
1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321
Kurang hebat ??
Sekarang lihat ini...
Jika alphabetic dibuat urutannya ke dalam angka maka akan menjadi:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Maka, kata KERJA KERAS bernilai :
11 + 5 + 18 + 10 + 1 + 11 + 5 + 18 + 19 + 1 = 99
H-A-R-D-W-O-R-K
8 + 1 + 18 + 4 + 23 + !5 + 18 + 11 = 99
K-N-O-W-L-E-D-G-E
11 + 14 + 15 + 23 + 12 + 5 + 4 + 7 + 5 = 96
A-T-T-I-T-U-D-E
1 + 20 + 20 + 9 + 20 + 21 + 4 + 5 = 100
Sikap diri atau ATTITUDE adalah hal utama untuk mencapai nilai 100 dalam hidup kita. Jika kita kerja keras sekalipun tapi tidak ada ATTITUDE positif didalam diri, kita masih belum mencapai 100.
Lalu, coba perhatikan yang berikut ini:
LOVE OF GOD
12 + 15 + 22 + 5 + 15 + 6 + 7 + 15 + 4 = 101
atau,
SAYANG ALLAH
19 + 1 + 25 + 1 + 14 + 7 + 1 + 12 + 12 + 1 + 8 = 101
WOW! Ternyata apa yang selalu diingatkan oleh orang tua kita bahwa kita harus mencintai atau menghormati Tuhan kita menurut kepercayaan masing-masing bukanlah sebuah petuah/nasehat jadul alias jaman dulu saja.
Hal ini terbukti dari hasil penjumlahan diatas, jika kita mencintai Tuhan maka nilai yang akan diperoleh adalah 101. :)
Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/512b087f6212432d07000010/keajaiban-matematika--kalo-gak-percaya-buktikan-sendiri
Tampilkan postingan dengan label 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2014. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 November 2014
Selasa, 26 Agustus 2014
[TRAVELLING] Weekend Ceria Di Palabuhan Ratu.
Akhir pekan minggu lalu, tepatnya tanggal 23-24 Agustus 2014, saya bersama teman-teman kantor yang berjumlah 5 orang termasuk saya bertolak ke sebuah daerah di Jawa Barat, yaitu Palabuhan Ratu tepatnya didaerah cisolok. Sebuah kota di pinggir pantai yang sangat indah dengan ombak yang sangat cocok bagi kamu yang hobi surfing.
Tujuan saya dan teman-teman datang ke kota yang kami tempuh +/- 6 jam dari jakarta dengan mobil ini memang bukanlah sekedar wisata melainkan untuk menghadiri acara pernikahan teman kantor. Teman kantor saya yang menikah ini mengusung tema Pesta Pantai (Beach Party) untuk acara pernikahannya.
Disamping itu, alasan utamanya adalah karena teman kantor yang menikah tersebut memiliki rumah di kawasan Palabuhan Ratu, sehingga tak pelak lagi venue/tempat acara pernikahan pun digelar disana.
Berangkat jam 7 pagi dari jakarta, kami langsung saja melewati jalan tol Jagorawi lalu kemudian memilih exit tol Ciawi arah Sukabumi. Setelah exit tol ,mobil langsung kami arahkan menuju Sukabumi dan ternyata,walau telah berangkat pagi,kami tak bisa mengelak dari kemacetan sepanjang jalan raya Sukabumi.
Dalam perjalanan menuju Palabuhan Ratu, memang terdapat beberapa titik kemacetan yang disebabkan oleh banyaknya pasar yang ada di sepanjang jalan raya Sukabumi, sebut saja pasar cicurug, pasar parung kuda dll.
Untuk dapat mencapai Palabuhan Ratu, tidak perlu harus sampai ke kota Sukabumi,hal ini di karenakan ketika sudah memasuki area Cibadak, saat di persimpangan Cibadak,mobil pun kami belokkan ke kanan menuju Palabuhan Ratu.
Setelah perjalanan sekitar +/- 6 jam dari jakarta, akhirnya kami pun tiba di Palabuhan Ratu siang harinya. Pantai dengan ombak tinggi langsung menyambut kami disertai angin pantai yang benar-benar bikin fresh.
Sebelum ke Palabuhan Ratu, saya dan teman-teman memang tidak booking hotel terlebih dahulu,hal ini karena kami ingin mengetahui dulu lokasi tempat pesta nikahan teman kami sehingga kami dapat menyewa hotel di dekat tempat acara berlangsung.
Dan setelah tahu tempat acaranya, kami pun akhirnya mencari hotel disekitaran venue, pilihan pun dijatuhkan pada "Pondok Wisata Pantai Mutiara". Saya dan seorang teman saya memilih kamar tipe Deluxe (1 double bed, 1 single bed,ruang tamu,TV, AC,Rp.450.000) dan 3 orang teman kami lainnya memilih kamar Standard A (1 double bed, TV, AC,Rp.200.000).
Untuk range harga kamar di hotel ini cukup terjangkau, yaitu mulai Rp.150.000 (Standard B) sampai sekitar jika saya tidak salah Rp. 800.000 (Family Room). Bisa kalian pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dompet kalian masing-masing.
Tujuan saya dan teman-teman datang ke kota yang kami tempuh +/- 6 jam dari jakarta dengan mobil ini memang bukanlah sekedar wisata melainkan untuk menghadiri acara pernikahan teman kantor. Teman kantor saya yang menikah ini mengusung tema Pesta Pantai (Beach Party) untuk acara pernikahannya.
Disamping itu, alasan utamanya adalah karena teman kantor yang menikah tersebut memiliki rumah di kawasan Palabuhan Ratu, sehingga tak pelak lagi venue/tempat acara pernikahan pun digelar disana.
Berangkat jam 7 pagi dari jakarta, kami langsung saja melewati jalan tol Jagorawi lalu kemudian memilih exit tol Ciawi arah Sukabumi. Setelah exit tol ,mobil langsung kami arahkan menuju Sukabumi dan ternyata,walau telah berangkat pagi,kami tak bisa mengelak dari kemacetan sepanjang jalan raya Sukabumi.
Dalam perjalanan menuju Palabuhan Ratu, memang terdapat beberapa titik kemacetan yang disebabkan oleh banyaknya pasar yang ada di sepanjang jalan raya Sukabumi, sebut saja pasar cicurug, pasar parung kuda dll.
Untuk dapat mencapai Palabuhan Ratu, tidak perlu harus sampai ke kota Sukabumi,hal ini di karenakan ketika sudah memasuki area Cibadak, saat di persimpangan Cibadak,mobil pun kami belokkan ke kanan menuju Palabuhan Ratu.
Setelah perjalanan sekitar +/- 6 jam dari jakarta, akhirnya kami pun tiba di Palabuhan Ratu siang harinya. Pantai dengan ombak tinggi langsung menyambut kami disertai angin pantai yang benar-benar bikin fresh.
![]() |
| Pantai Palabuhan Ratu |
![]() |
| Pantai Palabuhan Ratu |
Sebelum ke Palabuhan Ratu, saya dan teman-teman memang tidak booking hotel terlebih dahulu,hal ini karena kami ingin mengetahui dulu lokasi tempat pesta nikahan teman kami sehingga kami dapat menyewa hotel di dekat tempat acara berlangsung.
Dan setelah tahu tempat acaranya, kami pun akhirnya mencari hotel disekitaran venue, pilihan pun dijatuhkan pada "Pondok Wisata Pantai Mutiara". Saya dan seorang teman saya memilih kamar tipe Deluxe (1 double bed, 1 single bed,ruang tamu,TV, AC,Rp.450.000) dan 3 orang teman kami lainnya memilih kamar Standard A (1 double bed, TV, AC,Rp.200.000).
Untuk range harga kamar di hotel ini cukup terjangkau, yaitu mulai Rp.150.000 (Standard B) sampai sekitar jika saya tidak salah Rp. 800.000 (Family Room). Bisa kalian pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan dompet kalian masing-masing.
Kwitansi Kamar
Tipe Kamar Deluxe
Lokasi tempat kami menginap
Setelah check in dan membayar di muka kamar masing-masing, kami langsung beristirahat sejenak sebelum sore harinya datang ke pesta pernikahan. Yang menarik dari hotel ini adalah (saya tidak tahu apakah hotel lain juga sama), tamu yang menginap di hotel ini harus membayar di muka sewa kamarnya dan harus Tunai, tidak menerima Kartu Kredit/Debit.
Setelah beristirahat, sore harinya sekitar jam 5 kami pun menuju acara pernikahan yang kental nuansa warna Putih, sangat cantik.
Penampakan acara.
Di acara.
Saya dan teman kantor di acara.
Lagi ngesaved gambar ceritanya.
Sekitar malam jam setengah 9 saya dan teman-teman kembali ke hotel dengan maksud untuk beristirahat agar besok dapat fit kembali. Dan esok paginya, saya dan rombongan pun bertolak kembali ke Jakarta setelah sebelumnya sarapan dengan bubur ayam yang kurang terasa di lidah,hehehe..
Well, itulah kegiatan saya di akhir pekan lalu, sebuah pengalaman baru dapat mengunjungi kota Palabuhan Ratu yang sangat indah dengan pantainya.
Sampai bertemu di kegiatan saya berikutnya, bye bye...
Created By: Penulis Imajinasi.
PERHATIAN!!
Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini di forum/web anda
sendiri,harap mohon menyertakan link asli artikel saya ini dibawah
postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya..
Kamis, 07 Agustus 2014
"Numerologi" Adalah...
Berikut ini saya share sebuah metode jika kamu ingin mengetahui sifat/kepribadian kamu ataupun gebetan melalui sebuah metode bernama "NUMEROLOGI".
Numerologi adalah "jalan pintas" untuk mengungkapkan ciri-ciri kepribadian seseorang dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi," kata Felicia Bender, Penulis Redesign Your Life : Using Numerology to Create the Wildly Optimal You.
Numerologi atau nomor diri ini, didapatkan dari penambahan angka-angka tunggal pada tanggal lahir, misalnya, si dia lahir pada tanggal 20/09/1985, maka numerologinya adalah 2+0+0+9+1+9+8+5 = 34, dan 3+4 = 7. Jadi numerologinya adalah 7.
Dan dibawah ini adalah daftar arti dari angka Numerologi tersebut :
Nomor 1:
Dia adalah pria yang membutuhkan seorang penyemangat dalam hidupnya. Dia termasuk orang yang selalu membutuhkan pujian. Sayangnya, si nomor 1 ini mudah tersulut emosi dan cepat marah. Namun, jalan berpikirnya cenderung realistis dan praktis.
Nomor 2:
Sifatnya yang penyayang dan tenang, membuat dirinya bisa diandalkan dalam segala hal. Dia memiliki karakter yang sangat terorganisir dan senang mengatur segala hal secara rinci. Namun, tipe pria ini mudah bergantung dan selalu mencemaskan pasangannya. "Jika Anda mencari pria yang menggunakan hatinya dalam segala hal, maka si nomor dua adalah orang yang tepat. Namun, dia bisa menjadi orang yang sangat lembek," kata Bender.
Nomor 3:
Si nomor tiga memiliki semangat dan gairah hidup yang meletup-letup, cerdas, gila kerja, dan ekspresif. Dia adalah pasangan yang menyenangkan dan mendambakan pasangan yang perhatian dan pendengar yang baik. Namun, sisi buruknya, dia mudah terjebak dalam kesedihan hingga rentan depresi.
"Orang ini bisa memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa diandalkan, dan menyenangkan," kata Bender.
Nomor 4:
Pria nomor empat akan memberi Anda rasa aman. Dia sosok yang tidak suka basa-basi, membutuhkan pengakuan dan penghormatan dari orang lain. Sifatnya yang patuh pada aturan, rapi, dan penurut, bertolak belakang dengan sisi lainnya yang hobi adu argumen.
Nomor 5:
Suka berpesta! Jika Anda mencari pria yang bisa memberi Anda waktu yang menyenangkan setiap saat, maka si nomor 5 kandidat yang tepat. Sebab, dia akan memberikan pengalaman dan petualangan baru dalam hidup. Namun, dia juga termasuk orang yang membutuhkan ruang untuk kebebasannya. "Dia pria liar dan gila. Dia orang yang menyenangkan, tapi bukan orang yang mudah diajak berkomitmen dengan cepat," ujarnya.
Nomor 6:
Cinta dan pernikahan adalah fokus utamanya. Orang ini sangat menarik, visioner dan berorientasi pada keluarga. Bender mengatakan, nomor 6 merupakan pria yang memiliki sifat kebapakan yang begitu mendalam. Jadi, nantinya, kemungkinan besar dia akan menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab.
Sisi jeleknya, si nomor enam adalah orang yang mudah kecewa. Awalnya, mungkin saja, dia bisa memuji Anda, tapi mudah merasa kecewa saat Anda melakukan kesalahan meskipun kecil dan tak berarti. Dia juga sosok perfeksionis dan selalu merasa benar.
Nomor 7:
Dia misterius dan pemikir. Dia membutuhkan dasar kehidupan spiritual yang kuat, jika tidak, ia akan tersesat. Ada sesuatu yang menarik dalam dirinya, karena sosoknya terbilang misterius. "Orang ini sangat menarik. Kadang dia bisa haus akan pengetahuan, atau bahkan hal-hal mistis, hidupnya selalu menarik," katanya. Dia memiliki intuisi yang tinggi. Namun, orang ini membutuhkan waktu untuk sendirian, dan juga memiliki masalah kepercayaan pada orang lain.
Nomor 8:
Hmm... si nomor 8 adalah sosok yang selalu fokus pada uang. Selain itu, ia juga sangat peduli dengan pandangan orang lain tentang citra dirinya. Namun demikian, ia memang sangat menawan. Dia juga orang yang berprestasi, berpotensi menjadi workaholic, dan berpendirian kuat.
Nomor 9:
Dia memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi, berkharisma, dan romantis. Namun, orang ini adalah sosok yang sulit meminta bantuan orang lain dan memiliki masalah keluarga yang berat.
Dan setelah saya coba jumlahkan tanggal lahir saya, angka Numerologi saya adalah 4.
Bagaimana dengan kamu? selamat mencari tahu yaa.. :)
Numerologi adalah "jalan pintas" untuk mengungkapkan ciri-ciri kepribadian seseorang dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi," kata Felicia Bender, Penulis Redesign Your Life : Using Numerology to Create the Wildly Optimal You.
Numerologi atau nomor diri ini, didapatkan dari penambahan angka-angka tunggal pada tanggal lahir, misalnya, si dia lahir pada tanggal 20/09/1985, maka numerologinya adalah 2+0+0+9+1+9+8+5 = 34, dan 3+4 = 7. Jadi numerologinya adalah 7.
Dan dibawah ini adalah daftar arti dari angka Numerologi tersebut :
Nomor 1:
Dia adalah pria yang membutuhkan seorang penyemangat dalam hidupnya. Dia termasuk orang yang selalu membutuhkan pujian. Sayangnya, si nomor 1 ini mudah tersulut emosi dan cepat marah. Namun, jalan berpikirnya cenderung realistis dan praktis.
Nomor 2:
Sifatnya yang penyayang dan tenang, membuat dirinya bisa diandalkan dalam segala hal. Dia memiliki karakter yang sangat terorganisir dan senang mengatur segala hal secara rinci. Namun, tipe pria ini mudah bergantung dan selalu mencemaskan pasangannya. "Jika Anda mencari pria yang menggunakan hatinya dalam segala hal, maka si nomor dua adalah orang yang tepat. Namun, dia bisa menjadi orang yang sangat lembek," kata Bender.
Nomor 3:
Si nomor tiga memiliki semangat dan gairah hidup yang meletup-letup, cerdas, gila kerja, dan ekspresif. Dia adalah pasangan yang menyenangkan dan mendambakan pasangan yang perhatian dan pendengar yang baik. Namun, sisi buruknya, dia mudah terjebak dalam kesedihan hingga rentan depresi.
"Orang ini bisa memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa diandalkan, dan menyenangkan," kata Bender.
Nomor 4:
Pria nomor empat akan memberi Anda rasa aman. Dia sosok yang tidak suka basa-basi, membutuhkan pengakuan dan penghormatan dari orang lain. Sifatnya yang patuh pada aturan, rapi, dan penurut, bertolak belakang dengan sisi lainnya yang hobi adu argumen.
Nomor 5:
Suka berpesta! Jika Anda mencari pria yang bisa memberi Anda waktu yang menyenangkan setiap saat, maka si nomor 5 kandidat yang tepat. Sebab, dia akan memberikan pengalaman dan petualangan baru dalam hidup. Namun, dia juga termasuk orang yang membutuhkan ruang untuk kebebasannya. "Dia pria liar dan gila. Dia orang yang menyenangkan, tapi bukan orang yang mudah diajak berkomitmen dengan cepat," ujarnya.
Nomor 6:
Cinta dan pernikahan adalah fokus utamanya. Orang ini sangat menarik, visioner dan berorientasi pada keluarga. Bender mengatakan, nomor 6 merupakan pria yang memiliki sifat kebapakan yang begitu mendalam. Jadi, nantinya, kemungkinan besar dia akan menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab.
Sisi jeleknya, si nomor enam adalah orang yang mudah kecewa. Awalnya, mungkin saja, dia bisa memuji Anda, tapi mudah merasa kecewa saat Anda melakukan kesalahan meskipun kecil dan tak berarti. Dia juga sosok perfeksionis dan selalu merasa benar.
Nomor 7:
Dia misterius dan pemikir. Dia membutuhkan dasar kehidupan spiritual yang kuat, jika tidak, ia akan tersesat. Ada sesuatu yang menarik dalam dirinya, karena sosoknya terbilang misterius. "Orang ini sangat menarik. Kadang dia bisa haus akan pengetahuan, atau bahkan hal-hal mistis, hidupnya selalu menarik," katanya. Dia memiliki intuisi yang tinggi. Namun, orang ini membutuhkan waktu untuk sendirian, dan juga memiliki masalah kepercayaan pada orang lain.
Nomor 8:
Hmm... si nomor 8 adalah sosok yang selalu fokus pada uang. Selain itu, ia juga sangat peduli dengan pandangan orang lain tentang citra dirinya. Namun demikian, ia memang sangat menawan. Dia juga orang yang berprestasi, berpotensi menjadi workaholic, dan berpendirian kuat.
Nomor 9:
Dia memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi, berkharisma, dan romantis. Namun, orang ini adalah sosok yang sulit meminta bantuan orang lain dan memiliki masalah keluarga yang berat.
Dan setelah saya coba jumlahkan tanggal lahir saya, angka Numerologi saya adalah 4.
Bagaimana dengan kamu? selamat mencari tahu yaa.. :)
Created By: Penulis Imajinasi
Sumber: http://female.kompas.com/read/2014/08/06/070000620/Ternyata.Si.Nomor.2.Penyayang.dan.Bisa.Diandalkan
Selasa, 05 Agustus 2014
Kisah Seekor Kelelawar.
Alkisah, ada seekor kelelawar yang tinggal di daerah pedesaan. Saat itu, si kelelawar sedang beristirahat dengan menggelantung terbalik di dahan sebuah pohon. Tiba-tiba, kelelawar itu melihat lima ekor burung terbang makin cepat dan makin tinggi. Burung-burung itu tampak begitu menikmati waktu mereka di siang hari.
Si kelelawar mengikuti kawanan burung itu dan mengetahui kalau ternyata burung-burung itu sedang berkompetisi untuk menentukan siapa yang bisa terbang lebih cepat dan lebih tinggi. Tapi begitu diikuti terus, kawanan burung itu tiba-tiba menghilang dari pandangan. Si kelelawar sangat tertarik untuk bergabung dengan mereka. Maka esok harinya, kelelawar itu menunggu kawanan burung itu di pohon.
Yang dinanti-nanti akhirnya datang di tempat yang sama keesokan harinya. Si kelelawar meminta izin untuk ikut serta dalam kompetisi itu. Kawanan burung itu menolaknya karena mereka menganggap si kelelawar spesies yang buruk dan mereka takut padanya. Tapi, si kelelawar tetap mengikuti mereka dari jauh. Tanpa sepengetahuan mereka, si kelelawar juga mengikuti kompetisi itu. Dalam beberapa menit, kawanan burung itu menghilang. Si kelelawar merasa kesepian dan rendah diri karena merasa dirinya makhluk terburuk di bumi ini. Dia merasa sedih dan memutuskan untuk melatih dirinya terbang dengan jarak jauh.
Si kelelawar mengarungi jarak jauh tanpa tujuan apa pun. Akhirnya, dia putuskan untuk beristirahat di sebuah pohon dan betapa terkejutnya saat melihat kawanan burung juga ada di sana. Si kelelawar menjadi sangat bahagia karena mampu menempuh jarak terbang kawanan burung itu. Si kelelawar bertanya pada mereka, apakah dia bisa ikut berkompetisi? Setelah berdiskusi sejenak, kawanan burung itu akhirnya membolehkan si kelelawar untuk bergabung.
Kawanan burung itu memulai terbangnya dan si kelelawar juga mengikutinya dengan energi penuh. Beberapa menit kemudian, langit menjadi gelap sehingga kawanan burung itu tidak bisa terbang di malam hari. Gerakan mereka mulai melambat dan si kelelawar terbang mendahului mereka karena dia mampu terbang di malam hari dengan menggunakan pantulan suara dan sensor khusus di tubuhnya. Si kelelawar begitu gembira dan terbang lebih cepat.
Setelah menempuh jarak beberapa meter, si kelelawar mengingatkan kawanan burung untuk mengikutinya. Tapi, begitu menoleh, si kelelawar baru menyadari kawanan burung itu sudah menghilang. Si kelelawar berbalik arah dan menemukan mereka di sebuah pohon. Kawanan burung itu memberi tahu kelelawar bahwa jarak yang mereka tempuh saat ini melebihi jarak yang biasanya mereka capai dan sekarang mereka tidak bisa kembali pulang karena mereka tidak mampu terbang di malam hari. Si kelelawar membantu mereka dan memandunya terbang pulang.
Si kelelawar merasa sangat bahagia, dan menceritakan kisahnya pada sesama kelelawar. Tapi, teman-temannya itu malah memberi respons negatif, "Kau ini bodoh, ya. Kau kan bisa saja dengan mudah memenangkan kompetisi itu dan bisa membanggakan spesies kita." Tapi si kelelawar yang bahagia itu menjawab lagi, "Aku sudah bahagia waktu aku mendapat kepercayaan dari kawanan burung itu, sehingga aku bisa menjadi pesaing mereka. Aku malah lebih bahagia begitu tahu kalau spesies kita punya kemampuan unik. Dan aku paling bahagia ketika kemampuan itu membantuku memandu burung-burung itu kembali pulang. Selain itu, kompetisi konyol seperti ini tidak lagi penting bagiku."
Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/50e4766c6112439e32000007/inspiratif--kisah-kelelawar-yang-kesepian/
Si kelelawar mengikuti kawanan burung itu dan mengetahui kalau ternyata burung-burung itu sedang berkompetisi untuk menentukan siapa yang bisa terbang lebih cepat dan lebih tinggi. Tapi begitu diikuti terus, kawanan burung itu tiba-tiba menghilang dari pandangan. Si kelelawar sangat tertarik untuk bergabung dengan mereka. Maka esok harinya, kelelawar itu menunggu kawanan burung itu di pohon.
Yang dinanti-nanti akhirnya datang di tempat yang sama keesokan harinya. Si kelelawar meminta izin untuk ikut serta dalam kompetisi itu. Kawanan burung itu menolaknya karena mereka menganggap si kelelawar spesies yang buruk dan mereka takut padanya. Tapi, si kelelawar tetap mengikuti mereka dari jauh. Tanpa sepengetahuan mereka, si kelelawar juga mengikuti kompetisi itu. Dalam beberapa menit, kawanan burung itu menghilang. Si kelelawar merasa kesepian dan rendah diri karena merasa dirinya makhluk terburuk di bumi ini. Dia merasa sedih dan memutuskan untuk melatih dirinya terbang dengan jarak jauh.
Si kelelawar mengarungi jarak jauh tanpa tujuan apa pun. Akhirnya, dia putuskan untuk beristirahat di sebuah pohon dan betapa terkejutnya saat melihat kawanan burung juga ada di sana. Si kelelawar menjadi sangat bahagia karena mampu menempuh jarak terbang kawanan burung itu. Si kelelawar bertanya pada mereka, apakah dia bisa ikut berkompetisi? Setelah berdiskusi sejenak, kawanan burung itu akhirnya membolehkan si kelelawar untuk bergabung.
Kawanan burung itu memulai terbangnya dan si kelelawar juga mengikutinya dengan energi penuh. Beberapa menit kemudian, langit menjadi gelap sehingga kawanan burung itu tidak bisa terbang di malam hari. Gerakan mereka mulai melambat dan si kelelawar terbang mendahului mereka karena dia mampu terbang di malam hari dengan menggunakan pantulan suara dan sensor khusus di tubuhnya. Si kelelawar begitu gembira dan terbang lebih cepat.
Setelah menempuh jarak beberapa meter, si kelelawar mengingatkan kawanan burung untuk mengikutinya. Tapi, begitu menoleh, si kelelawar baru menyadari kawanan burung itu sudah menghilang. Si kelelawar berbalik arah dan menemukan mereka di sebuah pohon. Kawanan burung itu memberi tahu kelelawar bahwa jarak yang mereka tempuh saat ini melebihi jarak yang biasanya mereka capai dan sekarang mereka tidak bisa kembali pulang karena mereka tidak mampu terbang di malam hari. Si kelelawar membantu mereka dan memandunya terbang pulang.
Si kelelawar merasa sangat bahagia, dan menceritakan kisahnya pada sesama kelelawar. Tapi, teman-temannya itu malah memberi respons negatif, "Kau ini bodoh, ya. Kau kan bisa saja dengan mudah memenangkan kompetisi itu dan bisa membanggakan spesies kita." Tapi si kelelawar yang bahagia itu menjawab lagi, "Aku sudah bahagia waktu aku mendapat kepercayaan dari kawanan burung itu, sehingga aku bisa menjadi pesaing mereka. Aku malah lebih bahagia begitu tahu kalau spesies kita punya kemampuan unik. Dan aku paling bahagia ketika kemampuan itu membantuku memandu burung-burung itu kembali pulang. Selain itu, kompetisi konyol seperti ini tidak lagi penting bagiku."
Created By: Penulis Imajinasi
Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/50e4766c6112439e32000007/inspiratif--kisah-kelelawar-yang-kesepian/
Kamis, 31 Juli 2014
Aku, Diriku, Hidupku...
Aku ? siapa aku ? Aku hanyalah seorang anak tunggal yang terlahir sederhana dan dari keluarga sederhana pula. Dari kecil aku hidup dengan segala sesuatu yang mampu diberikan orang tua ku. Aku kecil hidup tidak menetap di 1 daerah, hal itu dikarenakan aku mengikuti orang tuaku yang pindah-pindah dinas kerja.
Aku terlahir sekitar 29 tahun silam. 29 ? ya,itulah usia ku saat ini. Di usiaku saat ini, wajar bila orang tua maupun saudaraku sudah mulai menanyakan perihal pernikahan. Siapa pun manusia dibumi ini pastilah menginginkan memiliki pasangan. Karena memang sang Pencipta menciptakan Hawa untuk menemani Adam.
Namun terkadang, ada saja hal-hal yang membuat seseorang belum juga menemukan pasangannya. Entah karena tidak Pede, atau karena hal lain. Aku sendiri sejujurnya sudah sangat ingin melamar seorang gadis yang benar-benar menerima aku seutuhnya. Namun terkadang, kenyataan itu tidak sesuai dengan harapanku. Yah,sampai di usia ku sekarang belum ku temukan wanita yang bersedia menghabiskan sisa hidupnya untuk menemaniku,berjalan beriringan bersamaku.
Tidak munafik,aku juga pastinya menginginkan seorang pasangan yang cantik,sexy dan lain lain,namun itu bukanlah hal yang terlalu penting buatku, aku lebih menyukai wanita yang memiliki sosok sederhana, tidak banyak tingkah, keibuan (ini wajib,karena jika dititipkan Tuhan anak,anakku kelak akan bangga pada ibunya.. ^_^ ).
Aku bukan anak orang kaya,aku bisa dibilang tulang punggung keluarga, ayahku sedang memulai usaha baru yaitu bercocok tanam alias berkebun, aku juga tidak ganteng, aku endut, memakai kacamata minus dan aku punya banyak kekurangan lainnya. Saat ini, aku juga membagi perhatianku pada ibuku yang sakit Diabetes,aku selalu rutin membawanya check up atau hanya sekedar membeli obat diabetnya.
Mungkin hal ini yang menyebabkan beberapa wanita yang pernah dekat denganku menjauh, mungkin dibenak mereka semua, seorang lelaki yang perhatian pada ibunya hanyalah seorang anak mama/anak mami. Padahal sebenarnya aku sedang memanfaatkan waktu, waktu yang Tuhan masih berikan untukku dan ibuku,aku akan memanfaatkan waktuku untuk terus mengembangkan senyum bahagia diwajah menua ibuku.
Namun aku percaya, masih ada wanita yang tidak berpikiran sempit seperti itu dan menyukai pria yang memperhatikan ibunya sendiri. Dan bila wanita itu sudah ku temui, aku akan memperlakukan wanita itu sebaik aku memperlakukan ibuku sendiri. Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal, yang bisa kujanjikan pada wanita yang mau jadi pasanganku adalah aku dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang ku punya akan aku gunakan untuk selalu membuat wanitaku tersenyum bahagia.
Saat ini,aku bekerja disalah 1 perusahaan swasta dan hanya karyawan biasa saja, tidak berpangkat,aku hidup dijakarta dengan menyewa 1 kamar kos. Yaa, aku memang berasal dari daerah, Medan adalah kota dimana ke 2 orang tuaku tinggal. Walaupun aku anak tunggal, namun aku memutuskan untuk merantau agar aku bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang tua.
Aku dengan segala yang ku punya, mencari wanita yang walau wanita itu tau kekuranganku, wanita itu tetap mau bersamaku,menghabiskan sisa hidupnya bersama, bergandengan tangan berjalan beriringan bersamaku. Entahlah, apakah keinginanku ini terlalu muluk, aku tak tau. Semoga saja keinginanku ini tidak berlebihan dan segera dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
Aku terlahir sekitar 29 tahun silam. 29 ? ya,itulah usia ku saat ini. Di usiaku saat ini, wajar bila orang tua maupun saudaraku sudah mulai menanyakan perihal pernikahan. Siapa pun manusia dibumi ini pastilah menginginkan memiliki pasangan. Karena memang sang Pencipta menciptakan Hawa untuk menemani Adam.
Namun terkadang, ada saja hal-hal yang membuat seseorang belum juga menemukan pasangannya. Entah karena tidak Pede, atau karena hal lain. Aku sendiri sejujurnya sudah sangat ingin melamar seorang gadis yang benar-benar menerima aku seutuhnya. Namun terkadang, kenyataan itu tidak sesuai dengan harapanku. Yah,sampai di usia ku sekarang belum ku temukan wanita yang bersedia menghabiskan sisa hidupnya untuk menemaniku,berjalan beriringan bersamaku.
Tidak munafik,aku juga pastinya menginginkan seorang pasangan yang cantik,sexy dan lain lain,namun itu bukanlah hal yang terlalu penting buatku, aku lebih menyukai wanita yang memiliki sosok sederhana, tidak banyak tingkah, keibuan (ini wajib,karena jika dititipkan Tuhan anak,anakku kelak akan bangga pada ibunya.. ^_^ ).
Aku bukan anak orang kaya,aku bisa dibilang tulang punggung keluarga, ayahku sedang memulai usaha baru yaitu bercocok tanam alias berkebun, aku juga tidak ganteng, aku endut, memakai kacamata minus dan aku punya banyak kekurangan lainnya. Saat ini, aku juga membagi perhatianku pada ibuku yang sakit Diabetes,aku selalu rutin membawanya check up atau hanya sekedar membeli obat diabetnya.
Mungkin hal ini yang menyebabkan beberapa wanita yang pernah dekat denganku menjauh, mungkin dibenak mereka semua, seorang lelaki yang perhatian pada ibunya hanyalah seorang anak mama/anak mami. Padahal sebenarnya aku sedang memanfaatkan waktu, waktu yang Tuhan masih berikan untukku dan ibuku,aku akan memanfaatkan waktuku untuk terus mengembangkan senyum bahagia diwajah menua ibuku.
Namun aku percaya, masih ada wanita yang tidak berpikiran sempit seperti itu dan menyukai pria yang memperhatikan ibunya sendiri. Dan bila wanita itu sudah ku temui, aku akan memperlakukan wanita itu sebaik aku memperlakukan ibuku sendiri. Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal, yang bisa kujanjikan pada wanita yang mau jadi pasanganku adalah aku dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang ku punya akan aku gunakan untuk selalu membuat wanitaku tersenyum bahagia.
Saat ini,aku bekerja disalah 1 perusahaan swasta dan hanya karyawan biasa saja, tidak berpangkat,aku hidup dijakarta dengan menyewa 1 kamar kos. Yaa, aku memang berasal dari daerah, Medan adalah kota dimana ke 2 orang tuaku tinggal. Walaupun aku anak tunggal, namun aku memutuskan untuk merantau agar aku bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang tua.
Aku dengan segala yang ku punya, mencari wanita yang walau wanita itu tau kekuranganku, wanita itu tetap mau bersamaku,menghabiskan sisa hidupnya bersama, bergandengan tangan berjalan beriringan bersamaku. Entahlah, apakah keinginanku ini terlalu muluk, aku tak tau. Semoga saja keinginanku ini tidak berlebihan dan segera dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.
Created by: Penulis Imajinasi
Kamis, 17 Juli 2014
Kisah Seorang Pramugari Dan Kakek Tua.
Sebuah kisah yang mungkin kalian semua pernah membacanya, sebuah kisah yang berpesan pada kita untuk selalu menghargai setiap orang yang kita jumpai, jangan hanya melihat penampilan luarnya saja. Selamat membaca...
Kisah Seorang Pramugari Dan Kakek Tua.
Saya adalah seorang pramugari biasa dari china Airline. Karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap harinya hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.
Pada tanggal 17 juni yang lalu saya menjumpai suatupengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap
pekerjaan maupun hidup saya. Hari inijadwal perjalanan kami adalah dari shanghai menuju peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.
Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua, dan terlihatjelas sekali gaya desanya. Pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang. Kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju, seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.
Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minum, ketika melewati baris 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.
Kami menanyakan mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakkan karung tua di atas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkan duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengantegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.
Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia menjawab bahwa dia hendak ketoilet tetapi dia takutapakah dipesawat boleh bergerak sembarang, takut merusak barang didalam pesawat.
Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ketoilet, pada saat menyajikan minum yang ke dua kali, kami melihat diamelirik kepenumpang sebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakkan segelas minuman teh dimeja dia.
Ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah, kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir.
Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minuman kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.
Saat kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya. Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik, putra sulung sudah bekerja dikota dan yang bungsu sedang kuliah ditingkat 3 di Peking.
Anak sulung yang bekerja dikota menjemput kedua orangtuanya untuk tinggal bersama dikota tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa, sekali ini orangtua tersebut hendak menjenguk putra bungsunya di Peking.
Anak sulungnya tidak tega orangtua tersebut naik mobil megitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersama sama ke Peking, tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikeras dapat pergi sendiri. Akhirnya dengan terpaksa disetujui dengan anaknya.
Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai oleh anak bungsunya, ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara, dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur, akhirnya kami membujuknya meletakkan karung tersebut diatas bagasi tempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati hati dia meletakkan karung tersebut.
Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi dia tetap tidakmau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar, saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil ? dan meminta saya meletakkan makanannya dikantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya, kami semua sangat kaget.
Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimata seorang desa menjadi begitu berharga. Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya, dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut, tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri , perbuatan yang tulus tersebut benar benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya.
Sebenarnya kami menganggap semua hal sudah berlalu, tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, dia yang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat, sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut menyembah kami, mengucap terima kasih bertubi tubi, dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai, kami didesa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak. Hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik, saya tidak tau bagaimana mengucap terima kasih kepada kalian.
Semoga tuhan membalas kebaikan kalian, dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluar dari lapangan terbang.
Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam beragam penumpang saya sudah jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain lain, tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami, kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan,hanya menyajikan minuman dan makanan, tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidak bersedia menerima makananyang bukan bagiannya, perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya.
Janganlah kalian memandang orang dari penampilan luar, tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat.
Sumber: http://forum.detik.com/kisah-nyata-seorang-pramugari-dan-seorang-kakek-sangat-mengharukan-t386939.html
Kisah Seorang Pramugari Dan Kakek Tua.
Saya adalah seorang pramugari biasa dari china Airline. Karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap harinya hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.
Pada tanggal 17 juni yang lalu saya menjumpai suatupengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap
pekerjaan maupun hidup saya. Hari inijadwal perjalanan kami adalah dari shanghai menuju peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.
Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua, dan terlihatjelas sekali gaya desanya. Pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang. Kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju, seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.
Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minum, ketika melewati baris 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.
Kami menanyakan mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakkan karung tua di atas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkan duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengantegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.
Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia menjawab bahwa dia hendak ketoilet tetapi dia takutapakah dipesawat boleh bergerak sembarang, takut merusak barang didalam pesawat.
Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ketoilet, pada saat menyajikan minum yang ke dua kali, kami melihat diamelirik kepenumpang sebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakkan segelas minuman teh dimeja dia.
Ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah, kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir.
Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minuman kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.
Saat kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya. Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik, putra sulung sudah bekerja dikota dan yang bungsu sedang kuliah ditingkat 3 di Peking.
Anak sulung yang bekerja dikota menjemput kedua orangtuanya untuk tinggal bersama dikota tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa, sekali ini orangtua tersebut hendak menjenguk putra bungsunya di Peking.
Anak sulungnya tidak tega orangtua tersebut naik mobil megitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersama sama ke Peking, tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikeras dapat pergi sendiri. Akhirnya dengan terpaksa disetujui dengan anaknya.
Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai oleh anak bungsunya, ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara, dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur, akhirnya kami membujuknya meletakkan karung tersebut diatas bagasi tempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati hati dia meletakkan karung tersebut.
Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi dia tetap tidakmau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar, saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil ? dan meminta saya meletakkan makanannya dikantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya, kami semua sangat kaget.
Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimata seorang desa menjadi begitu berharga. Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya, dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut, tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri , perbuatan yang tulus tersebut benar benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya.
Sebenarnya kami menganggap semua hal sudah berlalu, tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, dia yang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat, sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut menyembah kami, mengucap terima kasih bertubi tubi, dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai, kami didesa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak. Hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik, saya tidak tau bagaimana mengucap terima kasih kepada kalian.
Semoga tuhan membalas kebaikan kalian, dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluar dari lapangan terbang.
Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam beragam penumpang saya sudah jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain lain, tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami, kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan,hanya menyajikan minuman dan makanan, tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidak bersedia menerima makananyang bukan bagiannya, perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya.
Janganlah kalian memandang orang dari penampilan luar, tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat.
Sumber: http://forum.detik.com/kisah-nyata-seorang-pramugari-dan-seorang-kakek-sangat-mengharukan-t386939.html
Created by: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Kamis, 26 Juni 2014
[TRAVELLING] Galeri Foto Pesona Palembang.
Sekitar 1 bulan yang lalu, saya beserta mama saya dan saudara-saudara bertolak dari Jakarta menuju Palembang dikarenakan ada undangan pernikahan dari salah 1 sepupu saya yang memang tinggal di Palembang, namun dikarenakan kendala waktu, saya dan mama saya tidak bisa ikut bareng sama-sama pergi ke Palembang.
Pada hari H nya, saudara2/sepupu2 saya berangkat dengan pesawat pagi sementara saya dan mama saya pergi dengan pesawat sore namun itu tidak mengurangi semangat saya untuk pergi ke kota yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya.
Sebelum berangkat menuju Palembang, saya dan rombongan telah menentukan dan memesan hotel mana yang akan kami pakai selama tinggal di Palembang. Dan tentu saja hotel yang kami butuhkan adalah hotel yang nyaman,cozy dan terjangkau harganya. Dan hotel yang akhirnya kami gunakan untuk stay di Palembang selama 5 hari adalah Hotel Zuri Express Palembang. Sebuah hotel yang cukup baik dalam hal pelayanan maupun fasilitas.
Selama 5 hari di Palembang, tentunya saya tidak lupa untuk mengabadikan momen selama saya di Palembang melalu kamera hape yang saya miliki dan berikut ini beberapa foto yang sempat saya ambil sebelum di Palembang dan selama di Palembang. Enjoy !
![]() |
| @ Bandara Halim Perdana Kusuma JKT |
![]() |
| Jakarta - Palembang PP naik Citilink |
![]() |
| Hotel Zuri Express Palembang. |
![]() |
| @ Pesta Pernikahan Sepupu di Palembang |
![]() |
| Setelah pesta, langsung jalan2 dan ini bersama rombongan di depan Benteng Kuto Besak |
![]() |
| Salah 1 ikon Palembang, Benteng Kuto Besak. |
![]() |
| Jembatan Ampera, Ikon paling terkenal dari Palembang. |
![]() |
| Saya berfoto dengan background Jembatan Ampera |
![]() |
| Saya berpose di Jembatan Ampera |
![]() |
| Mama saya berpose di Jembatan Ampera |
![]() |
| Saya duduk di depan tulisan PALEMBANG, letaknya tulisan ini adalah di dekat jembatan Ampera |
![]() |
| Sebuah panganan khas Palembang, bernama Pempek Model |
![]() |
| Mama saya berfoto dengan background Sungai Musi |
![]() |
| Mama saya berfoto dengan background Jembatan Ampera dan Sungai Musi. |
![]() |
| Jembatan Ampera Di Malam Hari |
![]() |
| Oleh-oleh dari Palembang, kain Songket Palembang. |
Well, sungguh sebuah pengalaman baru bagi saya berkunjung ke kota Palembang. Sebuah kota yang tidak sepadat dan sesemrawut Jakarta. Semoga saya memiliki kesempatan untuk mengunjungi kota ini kembali agar saya bisa explore lebih banyak lagi tentang kota Palembang.
Terimakasih viewers semua yang sudah membaca coretan saya di pagi hari ini, tetap semangat, tetap hidup sehat agar dapat melakukan hal-hal positif yang viewers semua sukai.
Sampai jumpa di coretan saya berikutnya... bye bye........
Created By: Penulis Imajinasi
PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini di forum/web anda sendiri,harap dimohon menyertakan link asli artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya..
Selasa, 03 Juni 2014
[TRAVELLING] Samosir Island, North Sumatra, Nov 2013..
Biarkanlah foto yang bercerita bagaimana indahnya Pulau Samosir di Sumatra Utara..
![]() |
| Hamparan air danau toba |
![]() |
| salah satu sudut di pulau samosir |
![]() |
| masih asri, belum tersentuh |
![]() |
| dikelilingi bukit bukit |
![]() |
| salah 1 tempat tertinggi di pulau samosir |
![]() |
| View daratan pulau dari ketinggian +/- 40 meter |
![]() |
| Kapal untuk turis yang ingin menyebrang ke pulau samosir |
![]() |
| Me and my friends one day trip keliling pulau samosir |
![]() |
| Di Panatapan (tempat memandang) tertinggi di pulau samosir |
![]() |
| Di dalam kapal menuju ke pulau samosir |
![]() |
| View di belakang kapal |
![]() |
| Samosir Villa Resort, tempat saya dan teman2 menginap di P.Samosir |
![]() |
| Berhenti sejenak untuk foto |
![]() |
| Para teman2 saya yang ikut ke pulau samosir |
![]() |
| Lagi santai di resort |
![]() |
| Di dalam salah 1 rumah adat yang ada di desa Tuktuk , P. Samosir |
![]() |
| Di dalam salah 1 rumah adat yang ada di desa Tuktuk , P. Samosir |
![]() |
| Rumah adat di desa Tuktuk, so artistic |
![]() |
| Di Panatapan (tempat memandang) tertinggi di pulau samosir |
![]() |
| Benar-benar pulau yang cantik dan indah. |
Langganan:
Postingan (Atom)









































