Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juni 2014

[TRAVELLING] Samosir Island, North Sumatra, Nov 2013..

Biarkanlah foto yang bercerita bagaimana indahnya Pulau Samosir di Sumatra Utara..


Hamparan air danau toba

salah satu sudut di pulau samosir

masih asri, belum tersentuh

dikelilingi bukit bukit

salah 1 tempat tertinggi di pulau samosir

View daratan pulau dari ketinggian +/- 40 meter

Kapal untuk turis yang ingin menyebrang ke pulau samosir

Me and my friends one day trip keliling pulau samosir

Di Panatapan (tempat memandang) tertinggi di pulau samosir

Di dalam kapal menuju ke pulau samosir

View di belakang kapal

Samosir Villa Resort, tempat saya dan teman2 menginap di P.Samosir

Berhenti sejenak untuk foto

Para teman2 saya yang ikut ke pulau samosir

Lagi santai di resort

Di dalam salah 1 rumah adat yang ada di desa Tuktuk , P. Samosir

Di dalam salah 1 rumah adat yang ada di desa Tuktuk , P. Samosir

Rumah adat di desa Tuktuk, so artistic

Di Panatapan (tempat memandang) tertinggi di pulau samosir

Benar-benar pulau yang cantik dan indah.

Sabtu, 24 Agustus 2013

[TRAVELLING] Sensasi Mandi Air Panas Di Ciseeng, Bogor.

Haloo semuaa.... apa kabarnya ? Bagaimana dengan rutinitas kalian ? semoga semua berjalan dengan lancar yah..Namun,jika ada kendala dalam menjalankan rutinitas kalian,jangan bersedih dan menurut orang dulu,mandi itu bisa menghilangkan rasa penat yang terbawa dari luar rumah. 

Selain badan bersih,pikiran pun juga ikut fresh kembali. Apalagi,jika kamu mandi air panas,semakin segar dan hangat saja deh badannya. Terlebih lagi,jika kamu mandi air panasnya di alam terbuka,alias di sebuah tempat wisata yang menyediakan bak air panas. 

"Emang ada ?? kalau ada,pasti jauh deh..!" Ada dan tidak terlalu jauh. Pemandian air panas terdekat yang pernah saya coba adalah Tirta Sanita Hot Springs & Outbound, di Desa Ciseeng, Parung, bisa menjadi pilihan yang asyik dan tidak jauh dari Jakarta. Atau biasa juga dikenal dengan nama Gunung Kapur Ciseeng.

Akses menuju Tirta Sanita Hot Springs & Outbound tidak sulit. Dari Jl Raya Parung, berbeloklah di pertigaan Jampang ke arah Ciseeng. Dari Bogor pertigaan ini hanya 200 meter setelah gerbang kompleks Telaga Kahuripan. Sedangkan dari arah Jakarta, pertigaan ini hanya 200 meter juga setelah RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa.

Waktu itu,saya beserta keponakan,mama,tante dan om saya berangkat hari sabtu pagi dari Jakarta. Dikarenakan masih pagi,maka jalanan cukup lancar. Kurang lebih 1 1/2 jam dibutuhkan untuk dapat sampai ke pemandian ini.

Tiket masuk ke dalam area wisata ini tidaklah terlalu mahal,sekitar jika saya tidak salah,8000 untuk orang dewasa dan 6000 untuk anak-anak dan buka dari mulai pukul 07.00 sampai 20.00. Jika datang ke tempat ini,bukan hanya air panas saja yang di dapat loch,kamu juga bisa menikmati pemandangan pedesaan yang masih asri dan di dominasi warna hijaunya sawah.

Dan jika masuk ke area wisata ini,di tengah area wisata ini terdapat Gunung Kapur yang merupakan sumber mata air panas pemandian ini. Dan letak gunung kapur tersebut adalah di tengah-tengah area wisata ini.

Jika ingin berendam air panas,pihak pengelola menyediakan kamar mandi yang dikenakan tarif 10.000 untuk 15-20menit. Dan saya hanya bertahan sekitar 10 menit saja didalam kamar mandi,dikarenakan bau belerang yang sangat menusuk hidung saya.

Dan sepengetahuan saya,di Tirta Sanita ini juga memiliki hotel atau biasa disebut Pesanggrahan,namun sayang,saya tidak bertanya mengenai tarif kamar hotel di Tirta Sanita. So,buat kamu yang tinggal di luar jakarta namun ingin ke tempat wisata ini,jangan khawatir,kamu juga bisa sekalian menginap di hotelnya dan bisa mandi air panas setiap saat,hehehe..


Gunung Kapur  Di tengah area wisata
Selain kamar mandi air panas,di area wisata ini juga menyediakan sarana bermain untuk anak,arena outbound,dan juga tak ketinggalan restoran yang berada di dalam area wisata Tirta Sanita.

Keponakan saya foto di atas Gunung Kapur
Mama saya berpose dengan background Gunung Kapur
Mama dan tante saya foto dengan Gunung Kapur
Saya,keponakan,mama,tante dan om foto sebelum pulang.

Letaknya yang tidak jauh dari Jakarta dapat kamu jadikan alternatif tujuan wisata yang asyik di akhir pekan. Selain menyegarkan pikiran dengan jalan-jalan,kamu juga dapat menyegarkan badan dengan berendam di pemandian air panas Tirta Sanita.


Created By: Penulis Imajinasi


PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini di forum/web anda sendiri,harap mohon menyertakan link asli artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya..

Minggu, 08 Juli 2012

Ketika...


Setiap hal ada masanya..
Setiap Manusia punya masanya..
Dan ketika masa seorang manusia sudah habis..
Ketika itu pula lah manusia tersebut menjadi kenangan..


Hiduplah ketika kau diberi kesempatan...
Hiduplah ketika kau diberi kehidupan..
Namun..janganlah bersedih ketika hidup tak berpihak padamu..
Tetaplah kau tersenyum ketika hidup tak berada pada mu..


Cinta..
Ketika cinta datang padamu ?? Raihlah,tak perlu bingung..
Ketika cinta mengubah hidupmu ?? Jalani saja,itu aturan simplenya..
Dan..ketika cinta pergi darimu ?? hadapilah dan tegarlah..
Ketika cinta membuatmu mati ?? lawanlah,carilah cinta yang lebih baik...


Ketika itu sebuah kata yang terkadang bisa membuat kita menangis,bahagia,tertawa,teriak,marah,sedih..
Ketika itu memang hanyalah sebuah kata,namun jika kata "KETIKA" di padu padankan dengan kata lain,maka akan membuat sebuah kalimat yang dapat mempengaruhi jiwa,perasaan maupun pikiran..

Apapun kalimat atau kata yang didapat,hendaklah di tanggapi secara baik dan bijak,janganlah termakan permainan kalimat atau pun kata-kata..

Kamis, 24 Mei 2012

Mencari Gara-Gara... (Hanya Joke Belaka)

Alkisah..di sebuah desa..

Ada 4 bersaudara yang telah ditinggal mati oleh kedua orang tuanya. Mereka tinggal di desa dan hidup susah,miskin.

Ke 4 bersaudara itu bernama.. Gara-Gara, SIM, Goblok dan 1 lagi Tolol. Untuk memperbaiki keadaan,si anak tertua yaitu Gara-Gara memutuskan untuk mengadu nasib di kota. Dan setelah beberapa lama,nampaknya si Gara-Gara sudah berhasil di kota. 

Karena ia selalu mengirimkan uang untuk kebutuhan hidup adik-adiknya di desa. Namun,karena tidak pernah berkirim kabar barang sedikit pun,adik-adiknya merasa kangen dan ingin berjumpa dengannya. Akhirnya,sang adik memutuskan untuk menyusul sang kakak ke kota. Sang adik tak lupa membawakan binatang kesayangan kakaknya,yaitu seekor burung perkutut.

Dan tibalah saatnya sang adik pergi sesuai rencana mereka. Mereka berangkat ke kota mengendarai sebuah sepeda motor...

Dan saat di perjalanan..tiba-tiba.....PRIIITT!!! Mereka dihentikan oleh seorang polisi.

Polisi: " Kalian ini!! Sudah mengendarai sepeda motor bertiga,tak ada yang pake helm pulak!! Mana SIM??"

SIM: "saya,pak."

Polisi: "GOBLOK !!"

Goblok: "saya,pak."

Polisi: "TOLOL !!"

Tolol: "Saya,pak."

Polisi: "HAH ?!  Kutilang kalian..!! "

Serempak: Bukan pak,ini perkutut...." (sambil menunjukkan isi kandang yang dibawa)

Polisi: "Apaaaaa ????  Kalian kemari sebenarnya mau apa sih ??"

Serempak menjawab: "Mencari Gara-Gara, Pak......"

Polisi: "&U&%&T#(@&(#*&@*(&#*@... "




Semoga terhibur yah.. ^_^..





Created By: Penulis Imajinasi


PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini,harap mohon menyertakan link artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya.


Senin, 21 Mei 2012

[KULINER] NasGor Magelangan.. Nasi Goreng Aseli Jawa..

Hari Libur kira-kira sebulan yang lalu....

Di hari libur itu,saya beraktifitas seperti biasa,setelah merapikan kamar,saya bergegas menuju salah 1 pusat perdagangan handphone dan aksesoris handphone di bilangan Roxy Jak-Bar. Setelah mendapatkan apa yang saya cari,yaitu aksesoris untuk Blackberry saya,saya pun lalu memutuskan untuk kembali pulang ke kost saya yang berada di bilangan Pasar Minggu,Jak-Sel.

Selain karena saya sudah menemukan apa yang saya cari,hari juga sudah berganti waktu,dan tibalah saat dimana saya merasa lapar karena memang sudah waktunya makan malam. Namun,pada saat itu saya merasa bosan dengan menu yang ada di sekitar kost saya. Akhirnya saya memutuskan untuk eksploitasi warung makan yang ada di radius 1 km dari kost saya.

Dan saat sedang jalan,saya tertarik dengan sebuah warung makan "Bakmie Jawa" yang letaknya tidak jauh dari kost saya. Tanpa pikir panjang,saya langsung masuk ke warung tersebut dan meihat menu makanan yang ada di warung tersebut. Saat sedang memilih menu,rasa ingin tahu saya terusik dengan sebuah nama makanan yang ada di menu tersebut.

'Nasi Goreng Magelangan' Begitulah nama makanan tersebut. Dikarenakan rasa ingin tahu dan perut yang sudah semakin rusuh lapar,akhirnya saya memutuskan memesan 1 porsi Nasi Goreng Magelangan dan 1 gelas Es Teh Manis. Dan,sekitar 10-15 menit kemudian,sang pelayan pun mengantarkan pesanan saya.

Hal pertama yang menarik perhatian saya adalah,adanya potongan-potongan mie didalam Nasi Goreng yang saya pesan. Lalu,saya bertanya ke pelayan,"Apakah memang seperti ini penyajian dari Nasi Goreng Magelangan?" lalu sang pelayan pun menjawab,"iya mas,nasi dicampur sama bakmie yang diberi toping daging ayam yang dipotong kecil-kecil."

Dan setelah bertanya,lalu saya mulai mencoba mencicipi makanan yang telah saya pesan tersebut. Saat masuk mulut,dan dikunyah,ada 1 rasa yang agak dominan dari masakan ini,yaitu,saat saya makan,rasa manis nya agak lebih terasa dibanding rasa asin. Namun saya tidak heran dengan hal itu,karena berdasarkan pengalaman saya makan Bakmie Jawa,memang ada rasa manis yang terasa di masakan dari Bakmie Jawa.

Tak butuh waktu lama bagi saya untuk melahap 1 piring Nasi Goreng Magelangan dan 1 Es Teh Manis. Setelah kenyang,lalu saya memanggil sang pelayan untuk meminta bill tagihan saya. Dan setelah bill saya pegang,saya diharuskan membayar Rp.15.000,- untuk sepiring Nasi Goreng Magelangan, dan Rp.3.500 untuk 1 gelas Es Teh Manis.

Saya pun segera membayar tagihan saya dan pulang kembali ke kost saya. Malam itu,bertambah 1 pengetahuan saya tentang kuliner khas dari Pulau Jawa. Nasi Goreng Magelangan,salah 1 varian nasi goreng yang patut di cicip terutama bagi penggila Nasi Goreng seperti saya.



Nasi Goreng Magelangan.


Mari..! Tetap Lestarikan Kuliner Tradisional Indonesia dengan memperkenalkan Kuliner Tradisional Indonesia ke pelosok Indonesia maupun Mancanegara!




Created By: Penulis Imajinasi


PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini,harap mohon menyertakan link artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya.

[KULINER] Getuk Lindri.. Singkong Enak,Warna-warni..

Mungkin...bagi sebagian orang,nama 'Gethuk Lindri' sudah tak asing lagi,terlebih bagi masyarakat yang berdomisili di daerah Jawa Tengah atau Jawa Timur.
Yaa,Gethuk Lindri memang berasal dari daerah Jawa tengah. Makanan ringan yang terbuat dari singkong yang di kukus dan setelah masak,ditumbuk/digiling halus selagi panas bersama gula pasir dan biasanya ditambahkan vanili dan pewarna makanan,agar semakin manis dan terlihat berwarna-warni.


Gethuk Lindri sendiri disajikan dalam bentuk memanjang dan kecil-kecil sekitar panjang 4-5cm dan lebar 2-4cm. Dalam penyajiannya,Gethuk Lindri biasanya di taburi parutan kelapa. Sebuah perpaduan rasa nikmat yang sudah terbayang. Manis,lembutnya Gethuk dicampur sempurna dengan gurihnya kelapa parut akan memberi rasa nikmat yang luar biasa di mulut.



Tukang getuk lindri (Via: fotografer.net)


Di kota besar seperti Jakarta ini,mungkin sudah sangat susah sekali untuk menemukan pedagang Gethuk Lindri keliling. Dan berdasarkan pedagang yang saya temui,pedagang Gethuk Lindri memiliki ciri khas tersendiri,yaitu para pedagang selalu memutarkan lagu dangdut atau lagu berbahasa Jawa di gerobak dagang mereka selain tentunya para pedagang ini berteriak untuk menawarkan Gethuk Lindri dari pintu ke pintu warga,dari gang ke gang di setiap sudut kota Jakarta.

Saya sendiri sudah tak asing dengan panganan kuliner tradisional ini,hal ini dikarenakan pada saat saya bersekolah di Jakarta,terdapat seorang pedagang Gethuk Lindri yang biasanya mangkal di depan sekolah saya dan Gethuk menjadi makanan favorit saya di saat waktu istirahat tiba atau jajanan setelah pulang sekolah.

Setelah belasan tahun dari saat masa sekolah dulu,beberapa hari yang lalu saat saya sedang bersantai di kamar,saya mendengar sayup-sayup orang menyebutkan Gethuk dengan lantang. Lalu saya keluar rumah untuk melihat,apakah benar yang lewat tersebut pedagang Gethuk. Dan,ternyata benar,penjual Gethuk lewat di gang tempat saya tinggal,tanpa berpikir 2x,saya langsung memanggil penjual tersebut dan memesan Gethuk Lindri.

Sebelum memesan,saya sempat bertanya kepada penjual mengenai harga per pieces dari Gethuk Lindri. Dan ternyata harganya sangat terjangkau,terutama bagi anak sekolah,hal ini dikarenakan jika ingin membeli Gethuk,cukup sediakan uang Rp.500, /piece Gethuk. Dan pada saat itu,saya memesan Rp.3.000,- atau sama dengan 6 piece Gethuk Lindri.

Tak sampai 10 menit,pesanan yang saya pesan,sudah di tangan saya dan saya pun membayar jumlah uang sesuai pesanan saya. Setelah itu,saya langsung mencicipi Gethuk yang ada di tangan saya,dan menurut saya,tidak ada perubahan tekstur,warna maupun rasa Gethuk Lindri. Tekstur Gethuk yang halus karena proses penggilingannya,warna yang tetap cerah dan menarik,merah-hijau-kuning dll.

Dan rasa dari Gethuk Lindri sendiri tetap empuk saat digigit dan tetap terasa manis dan memiliki wangi yang sangat khas,wangi vanili. Hari itu,saya merasa seperti habis pulang sekolah saja,karena saya biasa menyantap Gethuk Lindri sembari berjalan pulang dari sekolah menuju rumah saya.

Sebuah makanan ringan/snack tradisional yang tetap nikmat,manis,warna-warni dari zaman ke zaman. Sebuah snack tradisional yang mencoba bertahan di tengah gempuran snack-snack modern yang lebih menarik dan semakin beragam jenisnya.


Gethuk Lindri

Mari..! Tetap Lestarikan Kuliner Tradisional Indonesia dengan memperkenalkan Kuliner Tradisional Indonesia ke pelosok Indonesia maupun Mancanegara!





Created By: Penulis Imajinasi


PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini,harap mohon menyertakan link artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya.




Selasa, 01 November 2011

3 Perbedaan Blogspot dan Wordpress...

Kemarin ada yang bertanya pada saya mengenai wordpress dan blog.
Lalu saya berpikir ada baiknya jika saya posting saja perbedaan yang ada di ke 2 media blog tersebut..
Silahkan dibaca dan saya harap bermanfaat..




Berikut ini beberapa hal yang boleh dibilang membedakan antara blogspot dan wordpress :




1. Template
Dalam hal ini,keduanya menggunakan jenis ekstensi yang berbeda. WordPress menggunakan ekstensi jenis PHP, sedangkan Blogspot lebih memilih untuk menggunakan ekstensi jenis HTML (template classic) dan CSS (new template). Namun, keduanya mendukung template gratisan


2. Custom Domain
Untuk custom domain (domain berbayar), Blogspot lebih unggul dari segi biaya. Tanpa membeli paket hosting, pengguna Blogspot masih dapat melakukan custom domain dengan tetap menggunakan Blogspot sebagai media servernya. Sedangkan WordPress, kita wajib membeli paket hosting + domain, jadi biayanya sedikit lebih mahal. Apalagi jika Blognya memiliki trafik tinggi, alhasil hosting yang dipilih harus memiliki bandwidth yang besar. Jika tidak, maka Blog / Web tersebut akan sering down.


3. Fitur
Dari segi fitur, keduanya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Blogspot cenderung lebih unggul dari segi penggunaan.Untuk pemula,blogspot saya rasa lebih mudah untuk digunakan. Fitur unggulan lainnya dari Blogspot adalah kemudahan dalam mengedit template, yakni dalam mengedit file HTML.Jika anda mahir dalam hal HTML,silahkan edit template anda dalam file HTML. Pada tata letak di blogspot,blogspot juga memberi kemudahan untuk drag-and-drop. Untuk WordPress cenderung sedikit susah dan lebih ribet.




Blogspot juga diuntungkan dari segi menghasilkan uang.
Kenapa??
Itu karena blogspot langsung terintegrasi dengan Google Adsense dan Amazon, yakni pada menu Monetize.
Jadi,anda bisa memperoleh uang dari Blog anda dengan cara mengiklankan produk/jasa anda sendiri pada blog anda atau membantu google menayangkan iklan yang dalam hal ini tentu google akan membayar anda,terlebih jika blog anda memiliki banyak pengunjung,maka kemungkinan besar peluang memperoleh uang semakin besar.. Sementara pada WordPress, tidak ada option tersebut. Namun, pengguna WordPress tetap dapat memonetize Blognya di Google Adsense dan Amazon dengan cara registrasi di situsnya secara langsung.




Tapi,para pengguna WordPress jangan  berkecil hati,karena apa?? WordPress juga memiliki beberapa keunggulan dari segi fitur bila dibandingkan dengan Blogspot. Salah satu fitur unggulan tersebut adalah adanya fitur edit komentar. Jadi, komentar yang masuk di postingan kita bisa di edit sesuka hati. Lagipula,form komentar pada WordPress juga lebih mudah digunakan. Sedangkan pada Blogspot, cenderung sedikit lebih susah (bagi pemula).


Dan demikianlah perbedaan yang saya ketahui.
Jika masih terdapat perbedaan di antara keduanya atau ada informasi yang saya tulis ini tidak benar menurut anda,tolong di koreksi dan silahkan share yah disini.
Posting ini hanya untuk sekedar berbagi informasi saja jika anda ingin menggunakan Blogspot atau Wordpress.


Setiap produk pastilah memiliki ciri khas masing-masing,nahh..semua itu sebenarnya tergantung kebutuhan dan apa tujuan anda dalam menggunakan media blog. Terimakasih.

Selasa, 25 Oktober 2011

Keseksian Kaum Hawa....

Malam ini..
Disaat saya sedang chatting dengan "Cantikku"..
Dia bertanya padaku apakah saya sedang menulis.. lalu,saya jawab,saya sedang kehabisan ide untuk menulis..
Lalu,dia meminta ku untuk menulis tentang pendapatku terhadap "Keseksian seorang Wanita.."


Yap,menurutnya dan saya pun berpikir sama,keseksian tiap wanita itu haruslah dijaga,disyukuri,bukan dilecehkan.. Saya memang sependapat dengan Cantik,karena..keseksian itu adalah sebuah anugrah dari Tuhan yang harusnya dijaga,disyukurin,bukanlah dilecehkan,walau terkadang ada juga wanita yang menggunakan aset "Seksi" ditubuhnya untuk mencari uang,sebut saja seorang model atau seorang PSK...


Memang,seksi atau tidaknya seorang wanita itu bisa langsung terlihat dari bentuk tubuh,begitulah kira-kira pola pikir pria yang hanya melihat dari luarnya saja.. Namun,bagi saya,keseksian itu bukan hanya sekedar aurat,tetapi juga keseksian dari dalam atau yang biasa dibilang inner beauty. Setiap wanita memang diberi kemolekan tubuh oleh Sang Pencipta..


Sekarang,hanya tinggal masalah maukah wanita itu menonjolkan sisi seksinya serta bagaimana kah pola pikir para pria yang melihat wanita seksi. Saya akui,siapa yang tidak tertarik melihat wanita memakai rok mini yang memamerkan kemulusan paha dan kakinya,atau mata lelaki mana yang tidak berpaling disaat melihat seorang wanita memakai baju berbelahan dada rendah,seksi memang..


Wanita memakai baju yang kurang bahan memang seksi,tetapi bagi sebagian pria,wanita yang sedang membaca buku,atau sedang memasak didapur itulah yang seksi.. Memang,pria dengan tipe seksi ke 2 ini mungkin agak berbeda,pria tipe ini memandang wanita dari apa yang ia kerjakan,bukan dari apa yang ia perlihatkan.


Seksi,tidak seksi,saya rasa itu hanya sebuah penilaian objektif dan tidak bisa dijadikan sebuah acuan untuk setiap pria dalam menilai setiap wanita. Seksi itu menurut saya lebih dipengaruhi pada pola pikir si penikmat keseksian itu sendiri. Memang masalah Keseksian ini sangatlah rancu,selalu di perdebatkan dan akan menghasilkan sebuah perdebatan yang tak berujung.
Kenapa? karena penilaian seksi bagi setiap pria berbeda dan tidak akan pernah sama.


Selain masalah fisik,seksi juga bisa berupa sebuah perasaan,semisal seorang wanita merasa sangat seksi jika dikecup dibagian leher,atau seorang wanita akan merasa seksi bila dipeluk oleh pria dari belakang. Nah,kembali lagi bahwa seksi pada seorang wanita itu hanyalah sebuah penilaian semata. Tergantung bagaimana si wanita yang memiliki keseksian itu dan bagaimana pola pikir si pria sebagai penikmat dan penilai keseksian wanitanya.


Well,seksi atau tidak pasangan anda,hendaknya itu tidaklah mempengaruhi rasa anda terhadap wanita/pria anda,karena keseksian pria atau wanita tidaklah kekal,akan tergerus usia.


Sebaiknya,pelihara perasaan seksi pada pasangan anda yang akan tetap ada selamanya,bukan cuma sekedar mengeksploitasi keseksian tubuh pasangan anda.








Untuk Cantikku yang seksi,montok,bohaii..
Aku padamu baby... ^_^

Senin, 24 Oktober 2011

Pelajaran Dari Dunia Semut....



Banyak hal yang dapat dipelajari..bahkan dari mahluk sekecil semut pun kita mendapatkan sebuah pelajaran.. Silahkan disimak kisah berikut ini.......



Pelajaran dari Dunia Semut

Di pagi hari yang cerah Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah mewah. Suatu ketika, anak kecil pemilik rumah mewah itu keluar dan lupa menutup pintu rumah kembali.

Karna itulah seekor lalat bergegas terbang dan memasuki rumah mewah itu. Si lalat dengan sigapnya dan tanpa fikir panjang langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.
Si lalat pun ngomong sendiri "Saya udah bosan makan di tempat sampah-sampah itu melulu, ini saatnya bagi saya menikmati makanan segar dan lezat," katanya.

Setelah perutnya kenyang dan kepalanya kunang-kunang kebanyaan makan , si lalat dengan segera ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun malang bagi si lalat ternyata pintu kaca itu telah terutup begitu rapat. maka Si lalat pun hanya bisa hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Si lalat tanpa putus asa terbang di sekitar kaca, dan sesekali menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan.

Keesokan harinya tepatnya di pagi hari yang cerah, nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai. Tak jauh dari tempat itu, nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Dalam perjalanan pulang, seekor semut kecil yang lugu bertanya kepada rekannya yang lebih tua, "Ada apa dengan lalat ini, Bro? Mengapa dia sekarat?" "Oh.., itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita semua.

" Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi, "Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?"
Masih sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab, "Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama." Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan intonasi dan nada lebih serius, 

"Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini."
Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda." kadang kala seseorang melakukan sesuatu dengan cara yang sama dan enggan untuk berinovasi sehingga cara yang mereka lakukan sudah ketingalan zaman sehingga dapat merugikan mereka sendiri.




Minggu, 23 Oktober 2011

8 Manfaat Mempunyai Wajah Kurang Ganteng...

Memang,setiap hal itu ada manfaatnya,tergantung bagaimana kita menyikapi manfaat tersebut..


Silahkan disimak...






Saya rasa tidak ada orang yang ingin dilahirkan jadi orang jelek karena semua ingin lahir dengan rupa yang baik dan setelah besar tumbuh dan berkembang menjadi orang yang cakep yaitu kalau laki-laki itu ganteng dan kalau perempuan itu cantik. Tapi apa mau dikata kita tidak bisa memilih dan penampilan merupakan anugerah dari Sang Maha Kuasa.


Sebenarnya orang yang memiliki wajah atau penampilan yang relatif jelek itu tidak selalu membawa berkah karena semua ada hikmah atau keunggulan tertentu yang belum tentu bisa diraih oleh orang yang berpenampilan relatif baik. Diantaranya yaitu :


1. Tidak Banyak Gangguan Untuk Mengembangkan Diri
Orang yang berwajah jelek dan biasa saja punya banyak waktu luang untuk pengembangan diri karena tidak banyak gangguan dengan pacaran, dikejar penggemar, digoda lawan jenis, ditawari jadi foto model, kerja part time yang mengumbar kelebihan fisik, dan berbagai gangguan lain akibat keunggulan fisik. Terdapat waktu banyak untuk belajar dan berkarir labih serius untuk mempersiapkan masa depan yang akan dijalani nanti.


2. Tidak Mengalami Patah Hati Yang Serius
Kalau selama remaja tidak memikirkan masalah pacaran maka tidak mungkin ada rasa sakit hati karena diputuskan pacar, dikhianati pacar, rasa cemburu buta, dan lain sebagainya. Paling-paling hanya iri sama orang lain karena jomblo dan cemburu karena lawan jenis yang kita suka mesra dengan orang lain.


3. Mendapat Jodoh Yang Serius Dan Baik
Jika serius menggarap masa depan dan akhirnya mendulang sukses, pintar serta kemapanan maka tidak mungkin jodoh akan datang sendiri karena dari sisi bobot bibit bebet terpenuhi bobot dan bebet. Dengan kondisi sukses maka orang jelek bisa memperbaiki penampilan diri dengan uang yang melimpah sehingga memperbesar mendapat pasangan yang berkualitas baik. Tetapi jangan terlalu mengharap yang high quality karena cukup pandai dan baik saja itu sudah cukup untuk membentuk keluarga yang bahagia. Tidak perlu dapat jodoh yang cakep di fisik saja karena justru bisa menimbulkan masalah jika orang itu tidak memiliki itikad baik dan juga terlalu lugu / polos.


4. Lebih Bisa Menjaga Kesucian (Keperawanan / Keperjakaan)
Orang yang jelek / biasa yang memiliki iman yang kuat kurang dilirik lawan jenis untuk diajak melakukan seks bebas sehingga banyak terhindar dari perbuatan dosa, dari pergaulan bebas yang salah jalan, dari pengaruh ajakan narkoba, rokok, minuman keras, dsb. Setelah dewasa pun akan punya rasa percaya diri dan nilai lebih dari orang yang terjerumus pergaulan sesat. Orang yang jelek atau biasa saja bisa juga terjerumus jika tidak punya iman hanya sebagai orang yang diperalat oleh lawan jenis untuk pemuas nafsu, pemorotan uang, dll. Yang pasti setelah dewasa dan sadar orang jelek / biasa akan lebih menyesal dari yang berpenampilan oke.


5. Punya Banyak Kesempatan Untuk Mencengangkan Orang Lain
Orang yang mukanya biasa ke bawah biasanya kurang diperhitungkan dan dianggap masa depan akan biasa-biasa atau di bawah standard. Namun jika serius menggarap masa depan dan berhasil maka orang yang menganggap rendah kita akan tercengang hebat dan iri. Para lawan jenis pun dari yang acuh bisa berubah menjadi suka karena kepandaian dan kesuksesan yang telah diraih dengan kerja keras hasil banting tulang sendiri.


6. Minim Gangguan Setelah Berkeluarga
Orang yang memiliki muka yang jelek dan biasa umumnya kurang dilirik oleh pihak luar yang dapat menghancurkan koharmonisan rumah tangga yang sedang berjalan. Yang ada mungkin pihak luar yang hanya suka dengan harta yang dimiliki oleh keluarga itu. Dengan begitu bagi orang jelek / biasa yang pandai dan beriman, rintangan hidup semacam itu tidak akan diindahkan.


7. Meminimalisir Berbagai Tindak Kejahatan / Kriminalitas Seksual
Memiliki wajah yang dianggap bagus akan membahayakan kita ketika masih kecil dan remaja yang umumnya memiliki pemikiran yang polos. Ada banyak orang dewasa yang suka memangsa anak di bawah umur serta orang dewasa yang senang menjerumuskan pemuda pemudi abg ke lembah hitam. Memiliki anak yang secara umum dinilai cakep akan lebih membuat kita waswas karena akan lebih aktif dalam menarik rasa suka dari teman sebaya maupun yang lebih tua. Jika tidak diawasi dan dibekali dengan baik, masa depannya bisa hancur berantakan dalam sekejap.


8. Lebih Dihargai Karena Kemampuan Murni & Keimanan
Seseorang yang cerdas / pandai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki serta memiliki keimanan yang baik di sisi agama sehingga memberikan sumbangsih yang besar bagi masyarakat umum akan jauh lebih dihargai oleh orang lain dan juga Tuhan. Berbeda dengan orang yang cakep secara fisik namun otaknya biasa dan perilakunya kurang baik di mata masyarakat. Mungkin orang segan kerena dia cakep tapi di belakang akan dicemoh. Orang jelek yang bodoh akan sangat berbahaya di masa depan, karena akan kalah bersaing dengan orang cakep yang bodoh. Tetapi orang jelek yang cerdas akan bisa memiliki ribuan anak buah yang cakep-cakep.

Seorang Tukang Becak Sumbangkan Rp. 470 Juta Untuk Yatim Piatu

Cerita yang Menarik.. 
Just Share sajah yah..






Mungkin ini adalah cerita lama. tapi saya tertarik ingin mengulasnya lagi mengingat sudah berkurangnya rasa solidaritas pada bangsa ini.Kalau orang kaya mau menyumbangkan hartanya tentu itu bukan suatu keajaiban. Tapi kalau orang miskin mau menyumbangkan hartanya berbagi dangan yang lain itu sangat mengetuk hati kita. Berikut ini kisang seorang Bai fang Li, seorang tukang becak miskin yang menyumbang seluruh hartanya untuk anak-anak miskin.


BAI FANG LI adalah seorang tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskankan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.


Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Dia melalang dijalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam.


Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.


Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.


Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat dipundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar dimukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.


Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ketempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu kemulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga.


Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.


"Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya…." jawab anak itu.


"Orang tuamu dimana…?" tanya Bai Fang Li.


"Saya tidak tahu…., ayah ibu saya pemulung…. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil…" sahut anak itu.


Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.


Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.


Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak.


Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam delapan malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan pembeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.


Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmmm… tapi masih cukup bagus… gumannya senang.


Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, ditengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.


"Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini…," katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri.


Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu. Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.


Bai Fang Li berkata, "Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan……" katanya dengan sendu. Semua guru di sekolah itu menangis……..


Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan. Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesar RMB 350.000 ( setara 470 juta rupiah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.


Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan " Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa"






http://www.portalgue.com/2011/03/sebuah-renungan-seorang-tukang-becak.html

Tidak Penting Berapa Gajimu,Nak! Yang Penting Berapa Sisanya..??



Sebuah bacaan yang bagus untuk orang orang yang hidupnya konsumtif dan memiliki gaya hidup mewah tanpa bermaksud merendahkan kemampuan seseorang dalam membiayai gaya hidupnya masing - masing....




Tidak Penting Berapa Gajimu, Nak! Yang Penting Berapa Sisanya.


Judul di atas merupakan terjemahan bebas dari pesan Paklik :


“Piro bayaranmu ora penting, Le! Sing penting turahane”


Paklik bukan seorang ahli keuangan.  Hanya seseorang pembaca yang tekun.  Membaca ilmu-ilmu kehidupan.  Kalimat  yang ndeso itu sangat sarat makna, dengan mensyaratkan kemauan kuat untuk merenungkannya.


Siapa sih yang tidak mau bekerja dengan gaji besar? Hampir semua orang mau.  Penolakan hanya akan terjadi jika ada alasan yang kuat, yang sanggup memunculkan kalimat penegasan ora dibayar ora kudisen ‘Tidak dibayar tidak kudisan’.  Asumsinya adalah jika bergaji besar, segala macam kebutuhan hidup akan mudah tercukupi.  Sandang, pangan, dan papan akan diperoleh dengan enteng.  Bukan hanya enteng, tetapi juga terpenuhi sesuai dengan selera dan tuntutan kemewahan.


Kembali ke nasehat Paklik. Gaji kecil belum tentu kurang, gaji besar belum tentu cukup.  Patokannya adalah berapa jumlah uang yang disisakan.  Disisakan setelah dikurangi pengeluaran apa? Tentu saja setelah dikurangi biaya operasional kerja : transport, uang makan, pakaian kerja, tempat tinggal (bagi yang tidak tinggal gratis), biaya sosial di lingkungan kerja.  Biaya-biaya itu besarnya sangat bervariasi antara satu orang dengan orang lainnya.  Pilihan besaran pengeluaran wajib itu sangat tergantung kepada pola pikir dan pola hidup masing-masing individu.  Pola pikir dan pola hidup itu juga sangat dipengaruhi oleh tuntutan keadaan di lingkungan kerja.


Ilustrasi Penghasilan Tukang Batu


Tukang batu atau sering disebut kuli bangunan di Jakarta berpenghasilan Rp 75.000,- per hari. Tukang batu yang sedang mengerjakan rumah tinggal, umumnya tinggal di bedeng-bedeng di lokasi pembangunan. Artinya biaya tempat tinggal dan transport Rp 0,-  Umumnya mereka masak sendiri, ataupun jika membeli diwarung, tidak akan pernah ke Kentuky Fried Chicken, CFC, atau McDonald.  Pakaian kerja ala kadarnya. Alat komunikasi berupa HP asal bunyi dan bisa terbaca SMS. Tak kenal HP tablet-tabletan.  Ditempat kerja, mereka tidak pernah menerima undangan sunatan dari warga sekitar.  Secara sosial mereka dimaklumi.


Secara kasar bisa dibayangkan, sisa uang yang dibawa pulang untuk disetor ke isteri jumlahnya masih cukup banyak. Dan sebagai isteri dari seorang yang kata sebagian orang “hanya tukang batu” itu, memiliki gaya hidup yang kurang lebih juga sama dengan sang suami, sederhana.  Kesederhanaan itu semakin memperkuat posisi keuangan keluarga.


Ilustrasi Penghasilan Sales Cat Tembok.


Gaji Rp.5000.000,- per bulan. Uang makan Rp 50.000,- per hari.  Alat kerja mobil.  Pelanggan yang dikunjungi agen-agen cat.  Tempat tinggal kost. Relasi sosial banyak.  Pekerja seperti ini tentu membutuhkan biaya operasional kerja lebih besar daripada tukang batu.  Uang makan belum tentu cukup karena sebagai pekerja bermobil, jenis-jenis makan siangpun akan sangat terpengaruh oleh penampilannya.  Masak sih kerja bermobil makan siang paket goceng. Sorry lah yauw!


Belum lagi jika ada tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan boss agen cat, dengan dalih supaya ada ikatan batin dengan pelanggan.  Variasi gaya hidup yang ditawarkan lebih banyak, yang tentu saja akan memakan biaya banyak pula.  Dari mulai mancing, traveling, sampai dancing. Baju-celana-sabuk -dompet pun bisa jadi terasa gatal jika tidak tertempel merk keren. Plus kadang-kadang ikut taruhan sepakbola dan berburu daun muda.  Undangan sunatan dan pesta-pesta juga tidak terkira jumlahnya.  Tidak lupa aplikasi kartu kredit dengan plafon selangit. Fasilitas mobil yang bisa dibawa pulang, menciptakan tuntutan baru dari keluarga :piknik ke sana ke mari.


Berapakah jumlah uang yang tersisa untuk disetor utuh ke isteri tercinta di rumah? Yang jelas berkurang sangat banyak daripada yang seharusnya bisa disetorkan.


Bidang kerja adalah pilihan hidup.  Gaya hidup adalah juga pilihan hidup.  Semua pilihan punya konsekwensi masing-masing.  Kearifan pribadilah yang harus dikedepankan dalam menyikapi semua konsekwensi dari pilihan yang diambil.


Jauh-jauh hari sebelum ada Google yang serba tahu itu, Paklik sudah bisa membaca alam sekitar, dan menelurkan petuah luhur :


“Piro bayaranmu ora penting, Le! Sing penting turahane




http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/06/04/tidak-penting-berapa-gajimu-nak-yang-penting-berapa-sisanya/

Minggu, 16 Oktober 2011

Sepenggal Pikiran Bijak Penulis Imajinasi.....

Sebuah penggalan pemikiran bijak sang penulis..

Setiap manusia memiliki bakat untuk menjadi bijaksana,tergantung bagaimana cara manusia itu berpikir dan menghadapi setiap masalah yang ada..


1. Hidup ini sederhana. Tentukan pilihan,jangan pernah menyesalinya.

2. Don't pull the trigger.. If you are not ready to kill somebody.

3. Setiap kebahagiaan itu ibarat pelangi. Selalu nampak indah jika diatas langit seseorang dan kita tidak pernah menyadari ketika pelangi itu berada diatas kepala kita.

4. Nama Baik,popularitas,jabatan ibarat barang pecah belah. Jika sudah pecah,akan sulit direkatkan kembali tanpa meninggalkan bekas.

5. Seseorang yang berhasil adalah seseorang yang selalu mengerjakan pekerjaannya dikala pekerjaan itu memang harus ia kerjakan tanpa perduli ia menyukai pekerjaan itu atau tidak.

6. Berpikirlah dengan 1 pikiran.. Karena sangatlah sulit jika engkau menggunakan pikiranmu untuk 2 pikiran sekaligus.

7. Kenakanlah jubah bagus,maka orang akan berpikir engkau mulia.

8. Tiap peluh yang keluar dari tubuhmu adalah bukti keseriusanmu dalam menjalani hidup.

9. Cinta itu ibarat segelas susu hangat,putih bersih,polos,manis. Disaat engkau meneguk susu itu,engkau akan merasakan betapa manisnya susu yang engkau minum dan meskipun susu itu telah habis engkau minum,manisnya tetap terasa di mulutmu.

10. Aku adalah pejuang untuk hidupku sendiri. Aku tidak akan menyerah pada segala apapun yang menghadangku,karena hidupku adalah aku.

11. Janganlah bertanya berapa banyak yang telah engkau dapatkan hari ini,tetapi hitunglah berapa banyak yang bisa engkau berikan pada hari ini.

12. Tetap tersenyum di saat darurat adalah sebuah sikap ketenangan yang luar biasa.

13. Disaat kapankah kamu mulai menghargai hidupmu?? Disaat Seseorang telah pergi meninggalkan hidupmu dan engkau pun terlambat untuk menyadarinya.

14. Masa lalu adalah pembentuk masa kini dan masa kini adalah sebuah rute menuju masa depan. Jadi,janganlah lupakan masa lalumu,sepahit apapun itu.

15. Pembentuk kepribadian bukanlah sepenuhnya berasal dari orang tua. Orang tua hanyalah menyiapkan dasarnya,lingkungan dan masalah hidup adalah yang mengurus sisa pembentukannya.

Senin, 10 Oktober 2011

Cinta rumit.. Rumitnya cinta..


Jakarta, Thursday, September 29, 2011 at 10:14pm

Aneh.. Itu yang terlintas..
Tak masuk akal,tak mudah dimengerti..
Tapi,itulah kenyataan yang ada..
Cinta memang aneh..

Beberapa menit lalu,teleponku terputus setelah 1jam lamanya seorang teman wanitaku curhat kepadaku..
Dia menceritakan,bahwa kini,ia menjalin kembali hubungan asmara dengan mantannya..
Memang,bagiku tidak ada masalah dengan hal itu..
Hanya,aku sedikit heran,aku heran,karena menurut ia,sang mantan pernah berselingkuh sehingga berbuah hasil pisah..

Namun,malam ini,temanku semangat sekali memberitahu ku kabar ini..
Ia merasa bahagia karena telah jadian lagi dengan mantannya yang pernah menyelingkuhinya..

Sebagai teman yang baik,aku memberi ucapan selamat seraya bertanya,apakah ia tidak salah mengambil keputusan?
Dan,ia menjawab ia tidak salah..
Aku hanya terdiam,namun tak habis pikir..

1bulan lalu,ia nangis didepanku menceritakan betapa brengseknya sang mantannya,namun malam ini,dia sangat senang sekali telah kembali dengan mantannya..

Yah,aku hanya bisa memberinya selamat,dan semoga tak ada lagi air matanya yang membasahi pipinya dan bahuku...

Dari kenyataan yang ada,nampaknya aku mulai menyimpulkan,nikmatilah cinta selagi cinta datang padamu,tak perlu perduli dengan kisah pahit masa lalumu..

Well,love is not about who,love is about how and when.. :)