Tampilkan postingan dengan label Bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bijak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2018

Tweet Lucu Dan Nyeleneh ala Penulis Imajinasi..



Hai hai semuanya.. Apa kabar kalian pembaca setia blog ini ? semoga selalu dalam keadaan sehat yaa.. :) Maaf yaa guys, baru sempat posting lagi nih, kemarin-kemarin terlalu sibuk sama real life, hehehe..

By the way, disini ada yang main twitter gak ? pastinya sering baca tweet-tweet lucu yang bikin ngakak atau bikin geleng-geleng kepala dong? naahh, samaan nih kita, penulis juga suka banget baca tweet yang kocak lucu gitu, hiburan di dunia sosmed guys, hahaha...

Di tulisan kali ini penulis mau sharing tweet-tweet yang pernah penulis posting di akun twitter penulis guys.
Cekidot guys, hehehee... ☺☺


Beli itik ke pasar raya, kamu syantik siapa yah yang punya ? 😄 <-- Pantun sekalian ngegombalin.. 


Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Rencananya besok sama-sama ke penghulu, kok kamu malah nikah duluan ?? #syedih 😁🤣


Ce: "bang, abang tukang servis motor yaa?" Co: "loh kok tau neng?" Ce: "soalnya abang telah berhasil men-servis hati aku dengan baik." #ihiiiy.. 😄


Lari ngejar busway aja aku sanggup, apalagi ngejar kamu sampai kau jadi milikku, sanggup banget ! #eeeaaaak 😄🤣


Kamu tuh kalau senyum suka dikasih pengawet yaa ?? Soalnya susah nih ngilangin senyum kamu dari pikiranku ! 😁 <-- yang ini gombal yak..


Tujuh dikali tujuh = empat sembilan Setuju gak setuju, pokoknya kita jadian! *gombal maksa* 😆


Heh, kamu ngapain disini ? Iyaa, kamu yang lagi baca tweet ini ! Kamu ngapain ada di bumi ? Bukannya tempat bidadari kayak kamu itu di khayangan yah ? nyasar nih kamuuu... 😉 <--- ini baru gombal abizz..haha..


Senyum kamu itu sama kayak air mineral ! Kayak ada manis-manisnya... #eeaaakkk #uhuk 🤣😁 <-- yang ini juga gombal yak..


Uang gajian itu sopan sekali loh.. Soalnya setiap gajian datang pasti selalu omong: "misi bang, numpang lewat" . 😄🤣 <-- ini bener banget loh, numpang lewat doang,hahaha..


Heh! kamu kemana aja sih ? aku cariin jugak! ngapain kamu ngumpet di hati aku ? bikin baper ajah! 🙃


Yang ini tweet curhat,
Pas beli sarapan, dilihatin sama 1 cewek yg juga beli sarapan. Udah GR aja gue dilihatin gitu ehh pas dia mau pergi, dia ngomong gini: "mas, sandalnya antik". Gue spontan lihat ke bawah, sandal gue 1 warna merah, 1 warna putih. Malunyaaa.. 😖


Ce: Manusia berkembang biak secara ? Co: Kawiiinn... 😁 Ce: huss.. nikah dulu baru kawin !! Co: oh iya lupa...yuk..! 🤣🤣


Kalau yang ini tweet bijak (mungkin),
Sudah sepatutnya seorang pria memperlakukan wanitanya sebaik mungkin walaupun statusnya masih pacar. Karena bila sudah tak bersama lagi, setidaknya kenangan manis akan tercipta.


Nah, yang ini masuk kategori lucu atau tidak yah ?
Sepupu: Kamu kapan cari pacar ? Gue: Boro-boro cari pacar, cari kacamata sendiri aja gak ketemu-ketemu, padahal mah nangkring di jidat sendiri! 😔




Naahh..gimana guys ? semoga kalian terhibur yaa dengan tweet diatas dan postingan ini tujuannya hanya untuk menghibur saja ya.
Sampai jumpa lagi di postingan berikutnya yaa guys... bye-bye..










Created By: Penulis Imajinasi.



Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terima kasih.


Sabtu, 07 Mei 2016

Tetaplah Bergairah Dalam Hidup..



Passion?? Apa itu? Belakangan sering terdengar istilah "Passion". Mungkin jika diartikan, Passion adalah sebuah perasaan yang kuat dari seseorang terhadap sesuatu objek atau pun terhadap orang lain. 

Passion sendiri adalah sebuah kata dalam bahasa Inggris. Bila di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Passion berarti gairah. Gairah buat apa? Gairah untuk apa??

Jawaban dari pertanyaan diatas hanyalah bisa dijawab oleh diri sendiri. Apa gairah dalam hidupmu? Apa keinginan terbesar dalam hidupmu? Apa yang sangat ingin kamu raih dalam hidupmu?

Itu semua hanya diri sendiri lah yang bisa menjawab. Dan jika berbicara dari point of view saya, saya memang suka menulis, jauh sebelum saya mengenal internet dan blog, saya memiliki 1 buah buku diary, disitu saya tuliskan semua hal yang ingin saya tuliskan.

Saya tidak tau kenapa, yang jelas saat saya merasa galau, bimbang, atau saat saya memiliki ide tentang sebuah tulisan, saya melampiaskannya dengan menulis di blog saya ini.

Saya merasa lebih tenang dan nyaman bila sudah menuliskan apa yang menjadi pikiran saya, seperti saat saya sedang menulis artikel tentang "Passion" ini.

Menulis juga menuntut saya untuk tetap berpikir kreatif agar saya tetap memiliki ide untuk selalu menulis artikel-artikel selanjutnya. Bahkan, saat ini saya sedang belajar mencoba membuat cerita pendek yang beberapa diantaranya bisa kalian baca di postingan saya sebelumnya.

Bila ada yg bertanya pada saya, sampai kapan saya akan terus menulis?? Mungkin akan saya jawab sampai nafas saya tak bersisa lagi. Karena memang menulis adalah "Passion" saya. Dan akan tetap menjadi "Passion" saya sampai kapan pun juga.

So, untuk kalian yang juga memiliki "Passion" dalam hal apa pun itu, tetaplah melakukan apapun yang menjadi gairah terbesar dalam hidup kalian. Karena yang namanya manusia,secara naluriah pastilah memiliki gairah dalam hidupnya masing-masing.





Created by: Penulis Imajinasi






Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terimakasih.

Selasa, 24 Maret 2015

***Wanita Menurut Penulis Imajinasi***

Mungkin..bagi sebagian wanita, judul diatas mencerminkan suatu sikap tidak fair (memangnya siapa penulis bisa seenaknya menilai wanita?? ) Tapi tenang dulu ladies, maksud judul diatas adalah mengenai pemahaman saya mengenai wanita atau ini adalah deskripsi wanita berdasarkan pengalaman saya.

Wanita, mahluk ciptaan Tuhan yang diciptakan bertujuan untuk menemani mahluk ciptaan Tuhan lainnya yang bernama Pria. Sejarah selalu mengatakan bahwa wanita itu tercipta dari salah 1 tulang rusuk pria, dan sudah banyak pula kata bijak atau quotes yang berkata bahwa Wanita diciptakan dari tulang rusuk agar wanita selalu dicintai dan dapat menjadi penjaga hati karena secara ilmu biologi,tulang rusuk berdekatan dengan jantung/hati.

Banyak pula pekerja seni yang menghasilkan karya luar biasa yang terinspirasi dari sosok Wanita. Berbicara tentang wanita pun tak akan cukup 1 halaman saja, begitu banyak hal menarik yang bisa digali dari mahluk Tuhan bernama Wanita. Wanita dengan segala kompleksitasnya memang mengundang decak kagum. Mengapa ??
  • Hanya wanita yang sanggup menopang 1 nyawa baru didalam rahimnya
  • Hanya wanita yang mampu selama 9 bulan terus menerus memelihara 1 nyawa baru sampai lahir ke dunia.
  • Wanita pulalah yang mempertaruhkan nyawanya sendiri demi lahirnya sebuah nyawa baru di dunia. Dan masih banyak lagi kehebatan seorang wanita yang tak dapat disebutkan satu persatu. 
Namun, disamping begitu banyak kehebatan wanita, dan sebagai manusia normal,wanita pun tak luput dari kekurangan,baik dalam hal sifat/karakter atau kekurangan dalam hal lainnya. Dan disini saya akan menjabarkan beberapa penilaian saya (berdasarkan apa yang saya alami sendiri) tentang wanita yang pernah saya kenal (MAAF, tidak bermaksud menyamaratakan semua wanita).  


  • Terlalu Matre.
Kenapa saya pakai kata Terlalu? karena menurut pandangan saya memang terasa berlebihan. 
Kasus 1: tersenyum lebar saat saya ajak naik mobil pribadi namun cemberut seharian saat saya ajak naik busway/angkot.
Kasus 2: kejadian ini terjadi saat saya sedang PDKT dengan seorang wanita pekerja kantoran dan saat chatting, wanita ini bertanya pada saya begini: "naik apa kalau kerja?? motor / mobil ??" lalu saya jawab: "kalau kerja naik Kopaja AC atau Taksi" and what happen next is saya di unfriend alias saya diremove dari kontaknya dia! WOW!

Dari 2 kasus diatas saya jadi menilai bahwa beberapa wanita mungkin lebih mementingkan materi ketimbang momen yang dilalui bersama orang terkasih atau menilai orang yang baru dikenalnya hanya dari materinya saja.



  • Pelit. (Atau Minim Empati? Kurang Peduli? )
Kasus: Kondisi sedang makan disebuah tempat makan,tiba2 datang seorang anak kecil meminta sedekah,saya beri 5000 dan pacar (sekarang mantan juga) marah dan ngambek dengan alasan pemborosan. (padahal sebelum makan, pacar saya itu beli sepatu seharga 500rb! Lebih boros mana yah?? )

Kasus ke 2: Hampir sama dengan kasus 1, hanya saja kali ini bukan anak kecil yang meminta2 melainkan ibu2 lusuh,dan kembali marah dan berkata: "ngapain dikasih, nanti kebiasaan." (kebiasaan memberi kepada yang kurang beruntung menurut saya baik,namun tidak dimata mantan saya).

Dari 2 kasus diatas, saya menyimpulkan bahwa beberapa wanita mungkin tidak memiliki kepedulian/ belas kasih terhadap sesama terutama yang hidupnya kurang beruntung.

Dan masih ada lagi beberapa penilaian minus versi saya yang bila saya jabarkan mungkin akan selesai 3 hari kemudian.
----------------------------------------------------------------------

Yah, beberapa wanita yang pernah saya pacari tidak menyadari, sebenarnya saya ingin melihat bagaimana karakter asli wanita yang menjadi pacar saya, dan tidak menutup kemungkinan bakal jadi istri saya kelak.


Semisal kasus dimana saya kasih 5000 ke anak kecil, disitu saya ingin melihat bagaimana belas kasih pacar (sekarang mantan) terhadap anak kecil, saya ingin tau bagaimana ia memperlakukan anak kecil, karena itu akan memberikan sedikit gambaran pada saya saat nantinya ia harus mengasuh dan merawat anak kami kelak.

Juga saat saya memberikan uang pada ibu2 lusuh, saya ingin melihat apakah pacar saya ini hormat kepada orang yg lebih tua atau tidak, respek terhadap orang yg lebih tua (siapapun itu) atau tidak. Karena buat apa saya menikahi wanita yang tidak hormat kepada ke 2 orang tua saya ataupun orang yang lebih tua lainnya.

Dan dikasus lain mengenai kendaraan apa yang saya gunakan saat bersama pacar(sekarang mantan) dan pada saat pergi kerja, pada kasus itu saya ingin melihat bagaimana pacar(sekarang mantan) dan wanita yang baru mengenal saya bisa menerima/mengenal saya dengan segala apapun yang saya punya dan tidak merasa risih dengan kesederhanaan yang saya miliki atau bahasa singkatnya "menerima apa adanya".


Well, semua tulisan saya diatas tadi saya tulis berdasarkan apa yang saya alami sendiri dan saya yakin diluar sana masih banyak wanita berhati mulia dan berkarakter baik yang siap membawa keindahan/keceriaan/kebahagiaan bagi setiap pria yang bisa beruntung memilikinya.


Tanpa mengurangi rasa hormat, saya meminta maaf bila ada tulisan saya yang tidak berkenan. Terima kasih.




Created by: Penulis Imajinasi

Kamis, 07 Agustus 2014

"Numerologi" Adalah...

Berikut ini saya share sebuah metode jika kamu ingin mengetahui sifat/kepribadian kamu ataupun gebetan melalui sebuah metode bernama "NUMEROLOGI".

Numerologi adalah "jalan pintas" untuk mengungkapkan ciri-ciri kepribadian seseorang dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi," kata Felicia Bender, Penulis Redesign Your Life : Using Numerology to Create the Wildly Optimal You.

Numerologi atau nomor diri ini, didapatkan dari penambahan angka-angka tunggal pada tanggal lahir, misalnya, si dia lahir pada tanggal 20/09/1985, maka numerologinya adalah 2+0+0+9+1+9+8+5 = 34, dan 3+4 = 7. Jadi numerologinya adalah 7.

Dan dibawah ini adalah daftar arti dari angka Numerologi tersebut :


Nomor 1:
Dia adalah pria yang membutuhkan seorang penyemangat dalam hidupnya. Dia termasuk orang yang selalu membutuhkan pujian. Sayangnya, si nomor 1 ini mudah tersulut emosi dan cepat marah. Namun, jalan berpikirnya cenderung realistis dan praktis.

Nomor 2:
Sifatnya yang penyayang dan tenang, membuat dirinya bisa diandalkan dalam segala hal. Dia memiliki karakter yang sangat terorganisir dan senang mengatur segala hal secara rinci. Namun, tipe pria ini mudah bergantung dan selalu mencemaskan pasangannya. "Jika Anda mencari pria yang menggunakan hatinya dalam segala hal, maka si nomor dua adalah orang yang tepat. Namun, dia bisa menjadi orang yang sangat lembek," kata Bender.

Nomor 3:
Si nomor tiga memiliki semangat dan gairah hidup yang meletup-letup, cerdas, gila kerja, dan ekspresif. Dia adalah pasangan yang menyenangkan dan mendambakan pasangan yang perhatian dan pendengar yang baik. Namun, sisi buruknya, dia mudah terjebak dalam kesedihan hingga rentan depresi.
"Orang ini bisa memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa diandalkan, dan menyenangkan," kata Bender.

Nomor 4:
Pria nomor empat akan memberi Anda rasa aman. Dia sosok yang tidak suka basa-basi, membutuhkan pengakuan dan penghormatan dari orang lain. Sifatnya yang patuh pada aturan, rapi, dan penurut, bertolak belakang dengan sisi lainnya yang hobi  adu argumen.

Nomor 5:
Suka berpesta! Jika Anda mencari pria yang bisa memberi Anda waktu yang menyenangkan setiap saat, maka si nomor 5 kandidat yang tepat. Sebab, dia akan memberikan pengalaman dan petualangan baru dalam hidup. Namun, dia juga termasuk orang yang membutuhkan ruang untuk kebebasannya. "Dia pria liar dan gila. Dia orang yang menyenangkan, tapi bukan orang yang mudah diajak berkomitmen dengan cepat," ujarnya.

Nomor 6:
Cinta dan pernikahan adalah fokus utamanya. Orang ini sangat menarik, visioner dan berorientasi pada keluarga. Bender mengatakan, nomor 6 merupakan pria yang memiliki sifat kebapakan yang begitu mendalam. Jadi, nantinya, kemungkinan besar dia akan menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab.
Sisi jeleknya, si nomor enam adalah orang yang mudah kecewa. Awalnya, mungkin saja, dia bisa memuji Anda, tapi mudah merasa kecewa saat Anda melakukan kesalahan meskipun kecil dan tak berarti. Dia juga sosok perfeksionis dan selalu merasa benar.

Nomor 7:
Dia misterius dan pemikir. Dia membutuhkan dasar kehidupan spiritual yang kuat, jika tidak, ia akan tersesat. Ada sesuatu yang menarik dalam dirinya, karena sosoknya terbilang misterius. "Orang ini sangat menarik. Kadang dia bisa haus akan pengetahuan, atau bahkan hal-hal mistis, hidupnya selalu menarik," katanya. Dia memiliki intuisi yang tinggi. Namun, orang ini membutuhkan waktu untuk sendirian, dan juga memiliki masalah kepercayaan pada orang lain.

Nomor 8:
Hmm... si nomor 8 adalah sosok yang selalu fokus pada uang. Selain itu, ia juga sangat peduli dengan pandangan orang lain tentang citra dirinya. Namun demikian, ia memang sangat menawan. Dia juga orang yang berprestasi, berpotensi menjadi workaholic, dan  berpendirian kuat.

Nomor 9:
Dia memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi, berkharisma, dan romantis. Namun, orang ini adalah sosok yang sulit meminta bantuan orang lain dan memiliki masalah keluarga yang berat.


Dan setelah saya coba jumlahkan tanggal lahir saya, angka Numerologi saya adalah 4.
Bagaimana dengan kamu? selamat mencari tahu yaa.. :)




Created By: Penulis Imajinasi




Sumber: http://female.kompas.com/read/2014/08/06/070000620/Ternyata.Si.Nomor.2.Penyayang.dan.Bisa.Diandalkan

Selasa, 05 Agustus 2014

Kisah Seekor Kelelawar.

Alkisah, ada seekor kelelawar yang tinggal di daerah pedesaan. Saat itu, si kelelawar sedang beristirahat dengan menggelantung terbalik di dahan sebuah pohon. Tiba-tiba, kelelawar itu melihat lima ekor burung terbang makin cepat dan makin tinggi. Burung-burung itu tampak begitu menikmati waktu mereka di siang hari.

Si kelelawar mengikuti kawanan burung itu dan mengetahui kalau ternyata burung-burung itu sedang berkompetisi untuk menentukan siapa yang bisa terbang lebih cepat dan lebih tinggi. Tapi begitu diikuti terus, kawanan burung itu tiba-tiba menghilang dari pandangan. Si kelelawar sangat tertarik untuk bergabung dengan mereka. Maka esok harinya, kelelawar itu menunggu kawanan burung itu di pohon.

Yang dinanti-nanti akhirnya datang di tempat yang sama keesokan harinya. Si kelelawar meminta izin untuk ikut serta dalam kompetisi itu. Kawanan burung itu menolaknya karena mereka menganggap si kelelawar spesies yang buruk dan mereka takut padanya. Tapi, si kelelawar tetap mengikuti mereka dari jauh. Tanpa sepengetahuan mereka, si kelelawar juga mengikuti kompetisi itu. Dalam beberapa menit, kawanan burung itu menghilang. Si kelelawar merasa kesepian dan rendah diri karena merasa dirinya makhluk terburuk di bumi ini. Dia merasa sedih dan memutuskan untuk melatih dirinya terbang dengan jarak jauh.

Si kelelawar mengarungi jarak jauh tanpa tujuan apa pun. Akhirnya, dia putuskan untuk beristirahat di sebuah pohon dan betapa terkejutnya saat melihat kawanan burung juga ada di sana. Si kelelawar menjadi sangat bahagia karena mampu menempuh jarak terbang kawanan burung itu. Si kelelawar bertanya pada mereka, apakah dia bisa ikut berkompetisi? Setelah berdiskusi sejenak, kawanan burung itu akhirnya membolehkan si kelelawar untuk bergabung.

Kawanan burung itu memulai terbangnya dan si kelelawar juga mengikutinya dengan energi penuh. Beberapa menit kemudian, langit menjadi gelap sehingga kawanan burung itu tidak bisa terbang di malam hari. Gerakan mereka mulai melambat dan si kelelawar terbang mendahului mereka karena dia mampu terbang di malam hari dengan menggunakan pantulan suara dan sensor khusus di tubuhnya. Si kelelawar begitu gembira dan terbang lebih cepat.

Setelah menempuh jarak beberapa meter, si kelelawar mengingatkan kawanan burung untuk mengikutinya. Tapi, begitu menoleh, si kelelawar baru menyadari kawanan burung itu sudah menghilang. Si kelelawar berbalik arah dan menemukan mereka di sebuah pohon. Kawanan burung itu memberi tahu kelelawar bahwa jarak yang mereka tempuh saat ini melebihi jarak yang biasanya mereka capai dan sekarang mereka tidak bisa kembali pulang karena mereka tidak mampu terbang di malam hari. Si kelelawar membantu mereka dan memandunya terbang pulang.

Si kelelawar merasa sangat bahagia, dan menceritakan kisahnya pada sesama kelelawar. Tapi, teman-temannya itu malah memberi respons negatif, "Kau ini bodoh, ya. Kau kan bisa saja dengan mudah memenangkan kompetisi itu dan bisa membanggakan spesies kita." Tapi si kelelawar yang bahagia itu menjawab lagi, "Aku sudah bahagia waktu aku mendapat kepercayaan dari kawanan burung itu, sehingga aku bisa menjadi pesaing mereka. Aku malah lebih bahagia begitu tahu kalau spesies kita punya kemampuan unik. Dan aku paling bahagia ketika kemampuan itu membantuku memandu burung-burung itu kembali pulang. Selain itu, kompetisi konyol seperti ini tidak lagi penting bagiku."



Created By: Penulis Imajinasi



Sumber: http://www.kaskus.co.id/thread/50e4766c6112439e32000007/inspiratif--kisah-kelelawar-yang-kesepian/

Kamis, 31 Juli 2014

Aku, Diriku, Hidupku...

Aku ? siapa aku ? Aku hanyalah seorang anak tunggal yang terlahir sederhana dan dari keluarga sederhana pula. Dari kecil aku hidup dengan segala sesuatu yang mampu diberikan orang tua ku. Aku kecil hidup tidak menetap di 1 daerah, hal itu dikarenakan aku mengikuti orang tuaku yang pindah-pindah dinas kerja.

Aku terlahir sekitar 29 tahun silam. 29 ? ya,itulah usia ku saat ini. Di usiaku saat ini, wajar bila orang tua maupun saudaraku sudah mulai menanyakan perihal pernikahan. Siapa pun manusia dibumi ini pastilah menginginkan memiliki pasangan. Karena memang sang Pencipta menciptakan Hawa untuk menemani Adam.

Namun terkadang, ada saja hal-hal yang membuat seseorang belum juga menemukan pasangannya. Entah karena tidak Pede, atau karena hal lain. Aku sendiri sejujurnya sudah sangat ingin melamar seorang gadis yang benar-benar menerima aku seutuhnya. Namun terkadang, kenyataan itu tidak sesuai dengan harapanku. Yah,sampai di usia ku sekarang belum ku temukan wanita yang bersedia menghabiskan sisa hidupnya untuk menemaniku,berjalan beriringan bersamaku.

Tidak munafik,aku juga pastinya menginginkan seorang pasangan yang cantik,sexy dan lain lain,namun itu bukanlah hal yang terlalu penting buatku, aku lebih menyukai wanita yang memiliki sosok sederhana, tidak banyak tingkah, keibuan (ini wajib,karena jika dititipkan Tuhan anak,anakku kelak akan bangga pada ibunya.. ^_^ ).

Aku bukan anak orang kaya,aku bisa dibilang tulang punggung keluarga, ayahku sedang memulai usaha baru yaitu bercocok tanam alias berkebun, aku juga tidak ganteng, aku endut, memakai kacamata minus dan aku punya banyak kekurangan lainnya. Saat ini, aku juga membagi perhatianku pada ibuku yang sakit Diabetes,aku selalu rutin membawanya check up atau hanya sekedar membeli obat diabetnya.

Mungkin hal ini yang menyebabkan beberapa wanita yang pernah dekat denganku menjauh, mungkin dibenak mereka semua, seorang lelaki yang perhatian pada ibunya hanyalah seorang anak mama/anak mami. Padahal sebenarnya aku sedang memanfaatkan waktu, waktu yang Tuhan masih berikan untukku dan ibuku,aku akan memanfaatkan waktuku untuk terus mengembangkan senyum bahagia diwajah menua ibuku.

Namun aku percaya, masih ada wanita yang tidak berpikiran sempit seperti itu dan menyukai pria yang memperhatikan ibunya sendiri. Dan bila wanita itu sudah ku temui, aku akan memperlakukan wanita itu sebaik aku memperlakukan ibuku sendiri. Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal, yang bisa kujanjikan pada wanita yang mau jadi pasanganku adalah aku dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang ku punya akan aku gunakan untuk selalu membuat wanitaku tersenyum bahagia.

Saat ini,aku bekerja disalah 1 perusahaan swasta dan hanya karyawan biasa saja, tidak berpangkat,aku hidup dijakarta dengan menyewa 1 kamar kos. Yaa, aku memang berasal dari daerah, Medan adalah kota dimana ke 2 orang tuaku tinggal. Walaupun aku anak tunggal, namun aku memutuskan untuk merantau agar aku bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang tua.

Aku dengan segala yang ku punya, mencari wanita yang walau wanita itu tau kekuranganku, wanita itu tetap mau bersamaku,menghabiskan sisa hidupnya bersama, bergandengan tangan berjalan beriringan bersamaku. Entahlah, apakah keinginanku ini terlalu muluk, aku tak tau. Semoga saja keinginanku ini tidak berlebihan dan segera dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.




Created by: Penulis Imajinasi

Kamis, 17 Juli 2014

Kisah Seorang Pramugari Dan Kakek Tua.

Sebuah kisah yang mungkin kalian semua pernah membacanya, sebuah kisah yang berpesan pada kita untuk selalu menghargai setiap orang yang kita jumpai, jangan hanya melihat penampilan luarnya saja. Selamat membaca...


Kisah Seorang Pramugari Dan Kakek Tua. 
Saya adalah seorang pramugari biasa dari china Airline. Karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan, setiap harinya hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.

Pada tanggal 17 juni yang lalu saya menjumpai suatupengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap
pekerjaan maupun hidup saya. Hari inijadwal perjalanan kami adalah dari shanghai menuju peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.

Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua, dan terlihatjelas sekali gaya desanya. Pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang. Kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju, seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.

Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minum, ketika melewati baris 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku ditempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.

Kami menanyakan mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak, kami hendak membantunya meletakkan karung tua di atas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkan duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengantegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.

Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia menjawab bahwa dia hendak ketoilet tetapi dia takutapakah dipesawat boleh bergerak sembarang, takut merusak barang didalam pesawat.

Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ketoilet, pada saat menyajikan minum yang ke dua kali, kami melihat diamelirik kepenumpang sebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakkan segelas minuman teh dimeja dia.

Ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan tidak usah, tidak usah, kami mengatakan engkau sudah haus minumlah, pada saat ini dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami, kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya, katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir. 

Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minuman kepada penjual makanan dipinggir jalan itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.

Saat kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya. Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik, putra sulung sudah bekerja dikota dan yang bungsu sedang kuliah ditingkat 3 di Peking.

Anak sulung yang bekerja dikota menjemput kedua orangtuanya untuk tinggal bersama dikota tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa, sekali ini orangtua tersebut hendak menjenguk putra bungsunya di Peking.

Anak sulungnya tidak tega orangtua tersebut naik mobil megitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersama – sama ke Peking, tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal dia bersikeras dapat pergi sendiri. Akhirnya dengan terpaksa disetujui dengan anaknya.

Dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai oleh anak bungsunya, ketika melewati pemeriksaan keamanan dibandara, dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur, akhirnya kami membujuknya meletakkan karung tersebut diatas bagasi tempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati – hati dia meletakkan karung tersebut.

Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi dia tetap tidakmau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar, saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil ? dan meminta saya meletakkan makanannya dikantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya, kami semua sangat kaget.

Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa dimata seorang desa menjadi begitu berharga. Dengan menahan lapar disisihkan makanan tersebut demi anaknya, dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh didalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut, tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri , perbuatan yang tulus tersebut benar – benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya.

Sebenarnya kami menganggap semua hal sudah berlalu, tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, dia yang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat, sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut menyembah kami, mengucap terima kasih bertubi – tubi, dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai, kami didesa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak. Hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik, saya tidak tau bagaimana mengucap terima kasih kepada kalian.

Semoga tuhan membalas kebaikan kalian, dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seorang anggota yang bekerja dilapangan membantunya keluar dari lapangan terbang.

Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam – beragam penumpang saya sudah jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain – lain, tetapi belum pernah menjumpai orang yang menyembah kami, kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan,hanya menyajikan minuman dan makanan, tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidak bersedia menerima makananyang bukan bagiannya, perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya.

Janganlah kalian memandang orang dari penampilan luar, tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat.



Sumber: http://forum.detik.com/kisah-nyata-seorang-pramugari-dan-seorang-kakek-sangat-mengharukan-t386939.html



Created by: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi
Created By: Penulis Imajinasi

Selasa, 18 September 2012

Kerja Adalah Kehormatan.


Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.
”Om beli bunga Om.”
”Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan laptopnya.
”Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om,” rayu si gadis kecil.
Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda berkata, ”Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu.”
Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya, si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya.
”Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om, murah kok satu tangkai saja.” Bercampur antara jengkel dan kasihan si pemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya.
”Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini sedekah untuk kamu,” ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil. Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana.
Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung. ”Kenapa uang tadi tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?” Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab, ”Maaf Om, saya sudah berjanji dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis.”
Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.
Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.

(Source by : Andrie Wongso)

Minggu, 12 Agustus 2012

Sebuah Kisah Dari Irlandia Utara..


Saya ibu terburuk di dunia ini. Oh Tuhan biarlah aku menceritakan hal ini sebelum ajal menjemput.......


20 tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam memberi ia nama Eric. Semakin berkembang semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak/pelayan, namun suami saya Sam mencegah niat buruk saya.


Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun yang kedua setelah melahirkan Eric, saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil, saya menamakannya Angelica. Saya sangat menyanyangi Angelica demikian juga Sam,
seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian
anak yang indah-indah..... tapi tidak demikian dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya melarangnya dengan dalih menghemat keuangan keluarga dan Sam selalu menuruti perkataan saya.

Di saat Angelica berumur 2 tahun Sam meninggal dunia dan pada saat itu Eric sudah berumur 4 tahun. Keluarga kami semakin miskin disertai hutang yang semakin menumpuk. Saya mengambil sebuah keputusan yang membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya itu beserta Eric yang masih tertidur lelap, di gubuk yang terpaksa kami tinggali. Setelah saya menjual rumah untuk melunasi hutang-hutang........


Setahun.....2 tahun.........5 tahun..... 10 tahun ...... telah berlalu. sejak kejadian itu ...Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Ia seorang pendeta di gereja St. Maria. 5 tahun lamanya umur pernikahan kami, dan berkatnya sifat2 saya yang semula pemarah, egois dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit. Saya menjadi lebih sabar
dan penyanyang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami sekolahkan dia di asrama putri perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Hingga suatu malam..........
Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. wajahnya agak tampan, ia tampak pucat sekali..... ia melihat ke arah saya sambil tersenyum ia berkata, "Tante, tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada mommy" Setelah mengatakan itu ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya. "Tunggu... sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?" "Nama saya elic tante" Eric......??? Eric....... ya Tuhan kau benar-benar Eric ????? Saya langsung tersentak dan bangun. rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba teirngat kembali kisah ironis yang telah
terjadi dulu kala, seperti pemutaran film lama di kepala saya. Namun baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Dan saya mengambil keputusan untuk mati saja saat itu, yah saya harus mati, mati, mati..........

Se inchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke urat nadi saya, saat itu saya teringat kembali dengan Eric, yah Eric... Eric mommy akan menjemputmu Eric.......

Sore itu saya memarkirkan mobil Civic biru saya di samping sebuah gubuk dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary apa yang yang sebenarnya terjadi Mary???" "Oh Brad .. kau pasti akan membenci saya setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu kala". Tapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak......... Tapi ternyata Tuhan sungguh berbaik hati pada saya, ia memberikan suami yang begitu baik dan pengertian kepada saya......... Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti Brad dari belakang, mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang 2 meter di hadapan
saya. Dan saya mulai ingat betapa gubuk tersebut pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric.......sa.......saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu............
dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka
pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap........ Tidak terlihat apapun juga!!
Perlahan-lahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan
kecil itu, dan saya tidak melihat siapapun di dalamnya......... Hanya sepotong kain butut di atas tanah. Saya mengambilnya dan mengamatinya... air mata saya kembali mengalir, karena saya mengenali potongan kain itu adalah baju butut yang dulu dikenakan Eric
sehari-harinya...........

Beberapa saat kemudian dengan perasaan yang sulit dilukiskan saya pun keluar dari ruangan itu..... air mata saya mengalir dengan deras dan saat itu saya hanya diam saja. Saat saya dan Brad mulai naik ke mobil, meninggalkan tempat tersebut, saya melihat seseorang di belakang mobil kami dan saya sempat kaget karena keadaan saat itu sudah gelap, dan terlihat wajah orang itu begitu kotor, ternyata seorang wanita tua..... kembali saya
tersentak kaget ketika ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.... "Hei!! siapa kamu, dan mau apa kamu kemari!" Dengan memberanikan diri sayapun bertanya, "Bibi apa kamu kenal dengan seorang anak bernama Eric, ia dulu tinggal di sini!" Ia ,"kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk." "Tahukah kamu 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini. Ia terus menunggu dan memanggil mommy...... mommy, karena tidak tega saya terkadang memberinya makanan dan mengajaknya tinggal bersama saya. Meskipun saya orang miskin dan pekerjaan saya mengumpulkan sampah namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu. Sampai tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini, ia belajar menulis setiap harinya selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu ..................."

Sayapun membaca kertas itu..."Mommy mengapa mommy tidak pernah kembali lagi..... mommy marah sama eric yah... mom biarlah eric yang pergi saja, tapi mommy harus berjanji kalau mommy tidak akan marah sama eric lagi. Bye Mom..."
Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan di mana dia sekarang??? Saya akan sangat menyanyanginya sekarang. saya tidak akan meninggalkannya lagi bu... tolong katakan!! Brad memeluk saya yang bergetar keras..."

"Nyonya semua sudah terlambat, (dengan nada melembut), sehari sebelum nyonya datang
eric telah meninggal dunia. ia meninggal di belakang gubuk ini". "Tubuhnya sangat kurus , ia sangat lemah. hanya demi menunggumu ia terus bertahan di belakang gubuk ini,
tanpa berani masuk ke dalam gubuk ini. Ia takut apabila mommy-nya datang akan pergi lagi bila melihat ia disana ... Ia hanya berharap dapat melihat mommy-nya dari belakang gubuk
ini...... meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu nyonya di sana". "Nyonya dosa anda tidak terampunkan!"

Saya langsung pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi...!!

Minggu, 08 Juli 2012

Ketika...


Setiap hal ada masanya..
Setiap Manusia punya masanya..
Dan ketika masa seorang manusia sudah habis..
Ketika itu pula lah manusia tersebut menjadi kenangan..


Hiduplah ketika kau diberi kesempatan...
Hiduplah ketika kau diberi kehidupan..
Namun..janganlah bersedih ketika hidup tak berpihak padamu..
Tetaplah kau tersenyum ketika hidup tak berada pada mu..


Cinta..
Ketika cinta datang padamu ?? Raihlah,tak perlu bingung..
Ketika cinta mengubah hidupmu ?? Jalani saja,itu aturan simplenya..
Dan..ketika cinta pergi darimu ?? hadapilah dan tegarlah..
Ketika cinta membuatmu mati ?? lawanlah,carilah cinta yang lebih baik...


Ketika itu sebuah kata yang terkadang bisa membuat kita menangis,bahagia,tertawa,teriak,marah,sedih..
Ketika itu memang hanyalah sebuah kata,namun jika kata "KETIKA" di padu padankan dengan kata lain,maka akan membuat sebuah kalimat yang dapat mempengaruhi jiwa,perasaan maupun pikiran..

Apapun kalimat atau kata yang didapat,hendaklah di tanggapi secara baik dan bijak,janganlah termakan permainan kalimat atau pun kata-kata..

Arti Uang Rp.10.000,-



Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"
Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"
Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.
Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.
Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"
Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.
Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.
Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"

Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!
Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.
Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah." 

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu!



Minggu, 25 Maret 2012

Hubungan Jarak Jauh.. Percaya Atau Tidak ?

Minggu,Maret 25 2012, 04.00 AM...


Pada dini hari ini..Saya baru saja memutuskan hub.telepon dengan seorang gadis yang merupakan teman saya sewaktu SMU.. Kami berkomunikasi kembali setelah sekian lama hilang komunikasi atau tepatnya 7 tahun kami lost contact..Banyak hal yang kami bicarakan.. Dan ini membuat hubungan yang ada semakin dekat,bukan hanya terjalin kembali..


Dan pada saat sedang mengobrol,dia melontarkan sebuah pertanyaan ini kepada saya: "
kamu percaya enggak dengan hubungan jarak jauh??" 
Lalu,saya pun menjawab.. "iya,saya percaya..". 
Dan dia kembali bertanya: "alasannya ??" 
Lantas saya menjelaskan..bahwa hubungan jarak jauh dapat berhasil sampai ke jenjang pernikahan jika ada komitmen yang begitu kuat yang dipegang oleh masing-masing pribadi yang menjalankan hubungan teersebut.

Saya katakan,hubungan jarak jauh membutuhkan rasa kepercayaan terhadap pasangan yang lebih besar dari rasa kepercayaan saat berhubungan jarak dekat..

Dan hubungan jarak jauh harus memiliki impian yang lebih baik,lebih indah dan lebih besar daripada impian hubungan jarak dekat.. Hal ini menurut saya,diperlukan agar masing-masing pasangan memiliki keinginan untuk mempertahankan hubungan jarak jauh yang ada demi terwujudnya impian yang mereka buat..

Lalu,teman saya pun bertanya kembali,
"emang bisa ya? yang dekat aja sulit dipantau,bisa selingkuh juga..gimana yang jauh..?!"
Lalu,saya pun menjelaskan bahwa saya meng-analisa pertanyaan dia dari segi perilaku selingkuh. Dan perilaku selingkuh itu ditentukan oleh mental dan sifat dari seseorang. 

Nah,dalam hal hubungan jarak jauh sulit dipantau,memang benar adanya,namun,jika kedua belah pihak masing-masing memiliki karakter/sifat/mental yang baik/jujur/setia,maka perilaku selingkuh yang dikhawatirkan pun akan tidak terjadi. Perilaku selingkuh itu ditentukan oleh pribadi masing-masing pasangan. Jika memang pasangan dan diri kita sendiri memiliki sifat yang setia,tidak perlu khawatir dengan selingkuh.

Memang,setiap hubungan,baik jauh maupun dekat,membutuhkan kadar kepercayaan yang berbeda. Ibaratnya,jika dalam hubungan jarak dekat,kadar kepercayaan hanya 70%,maka utk hubungan jarak jauh dibutuhkan kadar kepercayaan 140%. Mengapa di kasus hubungan jarak jauh,harus 2x lipat dari hubungan jarak dekat??

Hubungan jarak jauh memiliki kelemahan yang merupakan elemen penting dalam menjalin kebersamaan,yaitu lemah dalam hal waktu bertemu,dikarenakan jarak/tempat yang berjauhan. 

Untuk itu,dibutuhkan kadar kepercayaan yang besar agar membentuk pola pikir yang positif. Positif yang saya maksud disini adalah,kita harus berpikir positif pada pasangan bahwa pasangan tidak akan selingkuh,pasangan tidak macam2 di tempatnya yang jauh itu.

Kurangnya waktu untuk bertemu agar dapat memupuk rasa kebersamaan menurut hemat saya sejatinya kemungkinan dapat membentuk pola pikir curiga kepada pasangan kita. Dan jika masing-masing pribadi tidak memiliki kadar kepercayaan yang besar,niscaya hubungan tersebut akan berakhir. Rasa saling percaya,elemen yang penting dalam hubungan jarak jauh.

Selain Kepercayaan,kejujuran juga dapat menjadi penentu sebuah hubungan. Baik dalam hubungan dekat ataupun jauh,jujur pada pasangan ataupun jujur pada diri sendiri itu sebuah keharusan yang tak bisa di tawar lagi. Terutama,bila anda sedang menjalani sebuah hubungan jarak jauh,walaupun anda terpisah ribuan kilometer dari pasangan anda,bila anda tidak jujur,akan tetap ketahuan juga.

Impian. Setiap orang harus punya impian agar orang tersebut mau berusaha untuk meraih impiannya. Begitupula pada setiap hubungan asmara,khususnya hubungan jarak jauh,setiap pasangan harus memiliki impian yang dapat menyemangati masing-masing pihak untuk tetap mempertahankan hubungan demi impian yang mereka buat.

Hubungan jarak jauh maupun dekat tidak akan berhasil bila masing-masing pihak tidak mencoba mempertahankan komitmen yang telah dibuat. Jadi,tidak ada salahnya jika anda mencoba hubungan jarak jauh,karena hubungan jarak jauh dapat melatih kita untuk tetap survive dalam menjalani hubungan yang ada.

Komitmen bertahan demi impian yang telah ditetapkan. Percaya demi kenyamanan masing-masing pihak. 
Tidak ada yang buruk dalam setiap hubungan,termasuk hubungan jarak jauh. Yang membuatnya terlihat buruk adalah pribadi-pribadi yang tidak bisa memegang komitmen dan memiliki sifat yang tidak setia,sehingga hubungan yang ada pun tidak berhasil.


Created By: Penulis Imajinasi


PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini,harap mohon menyertakan link artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya. 

Kamis, 23 Februari 2012

Hirarki Memori Jiwa..........

Tulisan ini... refleksi jiwa..
Tulisan ini..reaksi hati...
Tulisan ini...hanyalah sebuah tulisan...




Kaget..shock..atau apapun namanya..
Tidak terima..namun kenyataan adanya..
Mencoba menerima..rasa ingin berontak..
Namun..berlapang dada akhirnya...


Cinta..buatku senyum melebar..
Cinta...buat bibirku manyun..
Cinta..buatku belajar...
Cinta...buatku................................................................


Kenangan....kini itu labelnya..
Memori....kini itu wujudnya..
Masa lalu....kini itu masanya..
Masa lalu.....ku tinggal berlalu...


Menyendiri dalam kubangan baru...
Menyentuh palung hati tergores...
Tersenyum raga menutup sayatan..
Gerakkan langkah gontai seimbang...


Hela nafas sekedar gundah..
Membuka mata selembut sutra..
Bibir tersenyum sehangat bara..
Tegakkan badan sekekar pohon..


Menutup lembar dengan titik..
Cerita berakhir tanpa spasi
Membasuh perlahan lembaran putih....
Paragraf baru merangkai cerita....




Created By: Penulis Imajinasi


PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini,harap mohon menyertakan link artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya.