Tampilkan postingan dengan label waktu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label waktu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 September 2016

[TRAVELLING] Short Holiday @Bandar Lampung.


Hai Hai.. Halooo semuaanyaa..
Apa kabar semuanya? 
Semoga semuanya dalam keadaan baik dan sehat selalu ya...

Di coretan saya kali ini saya akan sedikit sharing tentang pengalaman saya dan juga pacar saya saat kita travelling (sstt.. this is our 1st trip loch..hehehe *cuma info* *gak penting* *tapi tetap harus dibaca*  hahahahaa..) saat libur Idul Adha yang baru beberapa hari berlalu..

Setelah melalui diskusi yang alot (read: saking banyaknya destinasi yang mau didatangin akhirnya kita sampe bingung memutuskan mau kemana... :p ) terpilih lah kota Bandar Lampung sebagai destinasi kita di long weekend kali ini.. (by the way busway sih tadinya pengen ke Surabaya namun gagal karena 1 hal dan lainnya (cie cie bahasanya..) hahaha...


Kenapa kita akhirnya memilih Lampung sebagai destinasi kita pada long weekend kali ini dikarenakan jarak dari Jakarta yang tidak terlalu jauh, hanya butuh 30 menit naik pesawat dan kamu sudah sampai di kota Lampung plus juga harga tiket pesawat yang tidak terlalu mahal (bila dibandingkan dengan kota lainnya). 
Selain itu dikarenakan kita juga belum pernah menginjakkan kaki di propinsi Bandar Lampung, jadi yaa sekalian jalan-jalan sekalian explore tempat baru gituuu,hehehehe... :D


DAY 1

Daaaannn... akhirnya pemirsahh.. setelah beli tiket dan booking hotel melalui salah 1 aplikasi travel online, ditentukanlah keberangkatan kita pada tanggal 10 Sept 16 sore hari.. Kenapa sore?? simple! karena harga tiketnya lebih murah, hahahaa...

Dengan cukup membayar 665ribuan/orang, kami sudah mendapatkan tiket PP Jakarta-Lampung, perginya dengan NAM Air dan pulangnya memakai Sriwijaya Air.

Meting point yang kita sepakati adalah terminal 2F Bandara Soetta, karena di terminal inilah pesawat yang akan membawa kita ke Lampung, parkir, hehehe...

Saya memilih menggunakan Bus Damri tujuan Bandara untuk meluncur menuju 2F,  (bus bandara ini tersedia di semua terminal bus di Jakarta maupun kota sekitar jakarta loh).. Hanya bayar 40ribu saja, saya sudah sampai di bandara,hehehe..




Tiket bus Bandara. 

Dengan menggunakan armada pesawat dari maskapai NAM AIR, pada pukul 17.00 kami pun bertolak menuju Lampung dan penerbangan ini adalah penerbangan tersingkat yang kami pernah rasakan, hanya 30 menit mengudara dan kami pun mendarat di Bandara Radin Inten II, Bandar Lampung. 


Foto sebelum terbang dan saat sedang di udara.


Sesaat setelah mendarat, poto dulu baru cuzz keluar bandara :p


Setelah mendarat, kami pun segera keluar bandara dan mencari driver dari rental yang sebelumnya telah kami minta untuk menjemput di bandara.


By the way, sekedar info aja gaes, Bandara di Lampung itu tidak berada di pusat kota Lampung, tetapi berada di Branti Raya, Lampung Selatan (kurang lebih 30-45menit dari pusat kota Lampung). 
Inilah perusahaan rental mobil yang kami sewa untuk antar-jemput bandara plus juga kami menyewa mobil sebagai alat transportasi kami selama di lampung, CV. Tsamania Lintas Usaha. Drivernya cukup ramah, cekatan dan sangat paham lokasi wisata di lampung plus jugak customer servicenya cukup fast respon, ramah dan kooperatif :).

So buat kalian yang ingin pergi ke lampung, bisa memakai jasa taksi (Loket taksi tersedia di dalam bandara) atau bisa juga meminta rental mobil untuk menjemput kalian di bandara.




Antar/Jemput Bandara + Sewa Mobil.


Setelah bertemu dengan driver, kami pun bergegas meluncur menuju hotel. Bukan apa-apa sih, cuma saya dan pacar sudah kangen sama benda bernama Bantal Guling, hahahaha....  
Hotel yang kita pilih kali ini adalah Whiz Prime Hotel yang terletak di jalan A. Yani,Bandar Lampung. (bai de wai, tepatnya sih pacar saya yang pilih ini hotel, sebagai pacar yang baik saya hanya menuruti keinginannya saja supaya dia bahagia, hahaha..  :p) 


Di hotel sembari menunggu lift, selfie sajahlah..  :p

Whiz Prime Hotel A. Yani, Lampung. 


Kamar yang kita pesan, csantikz! :p



Foto Kolase hasil bikinan sang pacar :D

Saat check-in, pacar saya ditanya oleh mba resepsionisnya,  "Tidak takut ketinggian kan bu?? " Saya dan pacar saya sempat kebingungan dengan pertanyaan itu dan ternyata tujuan dari pertanyaan itu karena kami mendapatkan kamar di lantai 16. 
Waw! Pasti viewnya bagooss! Dan inilah view dari lantai 16...


View Dari Lantai 16, Whiz Prime Hotel Lampung. 


Boleh dibilang kita itu beruntung yah, karena kami mendapatkan diskon dari aplikasi travel online saat pacar saya mem-booking hotel ini. Well bila mengikuti rate normal,  seharusnya kami dikenakan rate 700ribuan per kamar untuk 2 malam, tapi karena dapat diskon, cukup dengan 670ribuan saja per kamar untuk 2 malam,hehehehe...

Tidak ada aktifitas apapun di hari 1 kita di Lampung, kami hanya keluar hotel untuk menuju minimarket membeli cemilan dan juga air mineral, hehehe.. 


DAY 2
Pagi hari, setelah kita sarapan (um saya doang sih yang sarapan,  pacar saya mah jarang sarapan pagi, hahaha..  :p) sekitar pukul 9 lebih 60 menit (hah??  :p), kita pun memulai perjalanan mengunjungi beberapa tempat wisata seperti Pantai Mutun yang berdekatan dengan Pulau Tangkil, Vihara tertua di Lampung, Pusat oleh-oleh khas Lampung di Jalan Ikan Kakap (lokasinya bersebrangan dengan Vihara, sama-sama di Jalan Ikan Kakap).

Lalu kita juga mencicipi kuliner khas dari Lampung, Pindang Patin dan Pepes Ikan Sambal Tempoyak di RM. Rasa Palembang. Setelah kenyang, kita pun melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi Lembah Hijau, Area Taman Satwa(1 lokasi dengan Lembah Hijau) dan tak lupa pula mengunjungi Mall Boemi Kedaton,  salah 1 mall besar di kota Lampung. 

Well, tak perlu panjang Lebar lagi, berikut ini poto-poto kita keliling Lampung, cekidot yak!  :D


Poto kaki hasil request pacar saya!  Gak ada objek lain apa sayang??  hehehe.. 


Pantai MUTUN dengan Pulau Tangkil tepat berada di sebrang Pantai. 


Masih Tentang Pantai MUTUN,  LAMPUNG


Selfie di pantai?? Wajib coy!



Video saya saat berada di Pantai Mutun. 




Panorama Pantai Mutun, Bandar Lampung



Foto Di Vihara Tertua Di Lampung, sudah berdiri dari tahun 1850, saksi bisu dahsyatnya Letusan Krakatau tahun 1883.

Vihara Thay Hin Bio.  (Pacar saya fotonya ber 2, bikin jealous ajah! huh!  :p).



Pindang Patin & Pepes Ikan Baung Sambel Tempoyak.



Bon Makan Siang kita ber 3 (plus driver) di RM. Rasa Palembang.



Harga Tiket Masuk Lembah Hijau (NB: Untuk memasuki area Taman Satwa,  kamu wajib membeli tiket lagi seharga 25ribu rupiah).



Pose Di Depan Lembah Hijau. 


Poto bareng sepasang Kakak Tua saat masuk ke area Taman Satwa. 


Pacar saya pose sama Gajah Dari Way Kambas. 


Masjid Agung Al Furqon (Masjid Terbesar di kota Lampung) 


Salah 1 jalan di kota Lampung (Yang pasti sih bebas macet! Cihuyy banget deh?! :P). 


Tak ketinggalan mampir di Mall Boemi Kedaton hanya untuk nonton film, hihihi..  :p
 



Daaaaaann itulah setumpuk foto-foto kita saat city tour di kota Lampung pada hari ke 2. Mengunjungi kota yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya memang memiliki kepuasan tersendiri yah :).


Ada 1 hal menarik yang saya amati selama berada di Lampung, sejauh mata memandang, selama berada di Lampung, saya selalu melihat Mahkota Siger di pasang hampir di semua bangunan dan badan instansi pemerintahan dan swasta.


Bagi yang belum tau apa itu Mahkota Siger, saya akan jelaskan secara singkat. Mahkota Siger merupakan simbol dari propinsi Bandar Lampung. Mahkota Siger ini biasanya di pakai sebagai mahkota mempelai wanita dalam suatu acara pernikahan di Suku Lampung. Jaman dahulu, mahkota Siger terbuat dari emas asli dan tidak hanya di pakai saat acara pernikahan saja melainkan juga di pakai sebagai perhiasan sehari-hari.



DAY 3

Di hari ke 3 ini tidak ada kegiatan yang kami lakukan karena memang di hari ini kami menjadwalkan penerbangan pulang ke jakarta. Pada pukul 6.00 pagi kita sudah check out dari hotel dan langsung menuju airport karena pada pukul 8.10 kami akan terbang kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air dan liburan long weekend kali ini pun berakhir sudah.



Bagi kamu-kamu yang ingin jalan-jalan ke Bandar Lampung juga, dibawah ini kisaran biaya (harga dapat berubah setiap saat) yang harus disiapkan:

(bisa lebih ataupun kurang tergantung gaya travelling masing2 yaa... )


-Tiket Pesawat Lampung - Jakarta (PP): Rp. 665ribu/org
-Hotel Whiz Prime Lampung: Rp. 670ribu/kamar/untuk 2malam
-Jemput Bandara/Drop ke Bandara: Rp. 135ribu/trip
-Sewa Mobil Toyota Avanza 1 hari (Mobil + Driver): Rp. 375ribu/hari (tidak termasuk BBM yaa)
-Wisata Kuliner di Lampung: Rp. 196ribu (3orang)
-Tiket masuk ke tempat wisata di Lampung: Rp. 150ribu (bisa lebih jika lebih banyak tempat yang dikunjungi)




Sampai jumpa di next trip saya dan pacar saya yah, bye-bye guys...




Created By: Penulis Imajinasi.









Mohon sertakan alamat blog saya ini jika anda ingin mengkopi atau posting ulang cerita ini ke dalam website ataupun blog anda. Terimakasih

Kamis, 07 Januari 2016

[TRAVELLING] Jalan-Jalan Ke Cihampelas, Bandung {Solo Travelling} .

***Holiday, Here I Come....***



***Happy New Year 2016 viewers.....***

Halooo.. apa kabar kalian semua?? semoga semua dalam keadaan baik2 saja yaa..
Sudah masuk tahun 2016 saja yaa, waktu cepat berlalu..
By the way, apa nih resolusi kalian di tahun 2016 ini guys? Semoga semua selalu dalam keadaan sehat dan bertambah sukses yaa..

Oia, cerita tentang awal tahun, pastinya kalian juga melewatkan masa yang namanya akhir tahun dong yaa? Nah yang namanya akhir tahun pastinya identik dengan liburan kaaann..? Kemana aja kah kalian wahai viewers saat liburan akhir tahun kemarin?? Bagi yang stay di rumah aja juga gak masalah sih sebenarnya, malah enak loch kalau gak kemana-mana, gak kena macet, gak boros juga dan yang pastinya bisa bermalas-malasan ria dirumah,hehehee..



Kalau saya sendiri pada masa liburan akhir tahun kemarin, setelah mengambil beberapa hari cuti dari kantor, saya langsung terbang ke Medan, karena sudah lama sekali penulis tidak pulang ke Medan, kota orang tua dan sebagian saudara saya tinggal.

Cuma pada tulisan kali ini,saya bukan akan menceritakan tentang trip ke Medan, melainkan ke kota ke 2 yang saya datangi pada saat musim liburan kemarin. Setelah kembali dari medan, Minggu 3 Januari 2016, keesokan harinya saya pergi ke salah 1 kota di daerah jawa barat, Bandung tepatnya.

Pada trip kali ini saya mencoba sesuatu yang agak diluar kebiasaan saya bila ke Bandung. Kalau biasanya saya bawa mobil atau naik travel/bus, trip kali ini saya memutuskan untuk naik Kereta Api ke Bandung.

Agak ragu juga sebenarnya untuk naik KA, dikarenakan waktu keberangkatan saya yang hari senin 4 Januari 2016 itu boleh dibilang masih masa liburan sehingga kemungkinan untuk kebagian tiket juga tipis.

Walaupun agak ragu, saya memutuskan tetap berangkat pakai KA, senin pagi saya menuju stasiun Gambir dan langsung menuju loket untuk membeli tiket KA Argo Parahyangan (Jkt-Bdg).
Nampaknya, rencana saya ini direstui oleh Tuhan, karena tiket KA ke Bandung masih tersedia dan tanpa berpikir 2x langsung saya beli.

Untuk kelas eksekutif, menurut saya harga tiket yang saya dapatkan cukup murah, yaitu hanya Rp.100.000,- saja/orang. Dan saat itu saya mendapatkan tempat duduk di gerbong 4. Jam sudah menunjukkan pukul 12.45 yang berarti waktunya KA yang saya tumpangi untuk berangkat menuju Bandung.

Tiket KA Argo Parahyangan JKT-BDG.


Beberapa foto selama perjalanan dari Jakarta-Bandung.



Tepat pukul 16.00 KA Argo Parahyangan pun tiba di Bandung. Setelah sampai, saya pun langsung menuju daerah Cihampelas dengan taksi. Agak berbeda dengan Jakarta, untuk tarif buka pintu taksi di Bandung masih di angka Rp.7.000,- namun saya tidak sempat menghitung berapa rupiah/km argonya.

Sampai di Cihampelas, saya pun langsung keliling jl.Cihampelas yang memang banyak menjual pakaian/oleh-oleh khas Bandung. Tidak terasa waktu di jam tangan saya menunjukkan pukul 18.00 dan saya pun membatalkan rencana saya untuk pulang pergi dikarenakan badan saya sudah cukup letih juga.

Yang saya suka bila mengunjungi jl.Cihampelas adalah selain dapat dengan mudah membeli pakaian/oleh-oleh, di jalan ini juga dapat dengan mudah ditemui hotel yang bertebaran sepanjang jl.Cihampelas. Dan pilihan saya jatuh pada salah 1 hotel yaitu Hotel Vio Cihampelas.

Vio Hotel Cihampelas.

Setelah bertanya pada resepsionis hotel, akhirnya saya check in di kamar tipe Comfort dengan harga Rp.450.000,-/malam. Sebuah kamar yang cukup bagus dengan harga yang juga tidak terlalu mahal.

Kamar tipe Comfort Vio Hotel Cihampelas.

Setelah beristirahat sejenak, tibalah waktunya untuk saya makan malam dan Bandung merupakan kota gudang kuliner yang enak dan murah (murah bila dibandingkan jakarta yaa,hehehe..).
Setelah selesai makan,kembali lagi ke hotel untuk beristirahat agar besok kembali fresh dan siap pulang ke jakarta.

Keesokan harinya saya lebih memilih travel Xtrans untuk mengantarkan saya pulang ke Jakarta dan bukan KA. Hal ini dikarenakan counter travelnya berada persis di sebelah hotel tempat saya menginap, sehingga saya tidak perlu susah payah untuk mencari moda transportasi lainnya.

Dengan uang Rp.100.000,- saja tiket travel Xtrans sudah ditangan saya dan tinggal menunggu jam keberangkatan travel pukul 11.30. Puji Tuhan selama perjalanan dari Bandung menuju Jakarta sangat lancar sekali sehingga dengan 3 jam saja saya sudah sampai di counter travel Xtrans Blok M, Jakarta.

Dengan berhentinya travel di blok M maka berakhir pula lah trip saya pada musim liburan awal tahun ini. Well semoga saya masih diberikan kesempatan untuk mengunjungi kota lain di Indonesia dan berbagi ceritanya kepada viewers semua melalui coretan saya seperti ini.


Tetap semangat dan semoga kalian semua sehat selalu yaa supaya tetap bisa melakukan kegiatan apapun yang kalian sukai. Sampai ketemu di coretan saya yang lain yaa guys... Bye Bye.....




Created By:  Penulis Imajinasi









PERHATIAN!! Jika anda ingin mempublikasikan kembali cerita ini di forum/web anda sendiri,harap mohon menyertakan link asli artikel saya ini dibawah postingan anda. Terimakasih atas perhatiannya.

Kamis, 31 Juli 2014

Aku, Diriku, Hidupku...

Aku ? siapa aku ? Aku hanyalah seorang anak tunggal yang terlahir sederhana dan dari keluarga sederhana pula. Dari kecil aku hidup dengan segala sesuatu yang mampu diberikan orang tua ku. Aku kecil hidup tidak menetap di 1 daerah, hal itu dikarenakan aku mengikuti orang tuaku yang pindah-pindah dinas kerja.

Aku terlahir sekitar 29 tahun silam. 29 ? ya,itulah usia ku saat ini. Di usiaku saat ini, wajar bila orang tua maupun saudaraku sudah mulai menanyakan perihal pernikahan. Siapa pun manusia dibumi ini pastilah menginginkan memiliki pasangan. Karena memang sang Pencipta menciptakan Hawa untuk menemani Adam.

Namun terkadang, ada saja hal-hal yang membuat seseorang belum juga menemukan pasangannya. Entah karena tidak Pede, atau karena hal lain. Aku sendiri sejujurnya sudah sangat ingin melamar seorang gadis yang benar-benar menerima aku seutuhnya. Namun terkadang, kenyataan itu tidak sesuai dengan harapanku. Yah,sampai di usia ku sekarang belum ku temukan wanita yang bersedia menghabiskan sisa hidupnya untuk menemaniku,berjalan beriringan bersamaku.

Tidak munafik,aku juga pastinya menginginkan seorang pasangan yang cantik,sexy dan lain lain,namun itu bukanlah hal yang terlalu penting buatku, aku lebih menyukai wanita yang memiliki sosok sederhana, tidak banyak tingkah, keibuan (ini wajib,karena jika dititipkan Tuhan anak,anakku kelak akan bangga pada ibunya.. ^_^ ).

Aku bukan anak orang kaya,aku bisa dibilang tulang punggung keluarga, ayahku sedang memulai usaha baru yaitu bercocok tanam alias berkebun, aku juga tidak ganteng, aku endut, memakai kacamata minus dan aku punya banyak kekurangan lainnya. Saat ini, aku juga membagi perhatianku pada ibuku yang sakit Diabetes,aku selalu rutin membawanya check up atau hanya sekedar membeli obat diabetnya.

Mungkin hal ini yang menyebabkan beberapa wanita yang pernah dekat denganku menjauh, mungkin dibenak mereka semua, seorang lelaki yang perhatian pada ibunya hanyalah seorang anak mama/anak mami. Padahal sebenarnya aku sedang memanfaatkan waktu, waktu yang Tuhan masih berikan untukku dan ibuku,aku akan memanfaatkan waktuku untuk terus mengembangkan senyum bahagia diwajah menua ibuku.

Namun aku percaya, masih ada wanita yang tidak berpikiran sempit seperti itu dan menyukai pria yang memperhatikan ibunya sendiri. Dan bila wanita itu sudah ku temui, aku akan memperlakukan wanita itu sebaik aku memperlakukan ibuku sendiri. Aku tidak bisa menjanjikan banyak hal, yang bisa kujanjikan pada wanita yang mau jadi pasanganku adalah aku dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang ku punya akan aku gunakan untuk selalu membuat wanitaku tersenyum bahagia.

Saat ini,aku bekerja disalah 1 perusahaan swasta dan hanya karyawan biasa saja, tidak berpangkat,aku hidup dijakarta dengan menyewa 1 kamar kos. Yaa, aku memang berasal dari daerah, Medan adalah kota dimana ke 2 orang tuaku tinggal. Walaupun aku anak tunggal, namun aku memutuskan untuk merantau agar aku bisa lebih mandiri dan tidak bergantung pada orang tua.

Aku dengan segala yang ku punya, mencari wanita yang walau wanita itu tau kekuranganku, wanita itu tetap mau bersamaku,menghabiskan sisa hidupnya bersama, bergandengan tangan berjalan beriringan bersamaku. Entahlah, apakah keinginanku ini terlalu muluk, aku tak tau. Semoga saja keinginanku ini tidak berlebihan dan segera dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.




Created by: Penulis Imajinasi